
Acara makan siang sudah berakhir. Aku kembali untuk melakukan pekerjaanku lagi, begitu juga dengan bos dingin saya.
Sementara di tempat lain...
...----------------...
"Anak-anak sebentar lagi kalian akan menghadapi ujian nasional, jadi kita akan melakukan pelajaran tambahan di sekolah setelah pelajaran sekolah usai, jadi diharapkan semuanya untuk tidak bermain-main lagi, kalian harus lebih giat lagi belajarnya, supaya kalian bisa masuk ke Perguruan tinggi harapan kalian semua.
"Baik buk" jawab semua murid kelas Xll IPA1.
"Untuk Agam, nanti kamu bisa temuin ibu diruang ibu?" suruh ibu kepala sekolah .
"Iya bu bisa " Jawab nya.
"Baik, kalau begitu ibu hanya ingin menyampaikan itu saja,agar kalian bisa lebih serius lagi dalama belajar, dan lebih pintar lagi dalam membagi waktunya" ucap kepala sekolah.
"Agam ayo ikut ibu sekarang".
Diruang kepala sekolah
"Ada apa ya bu saya sampai dipanggil kesini, apa saya melakukan kesalahan bu?" tanya Agam.
Tidak ada kesalahan, ibu panggil kamu kesini karena ada hal serius yang ingin ibu sampaikan!
"Jadi begini, kamu kan sebentar lagi mau lulus, dan kamu merupakan salah satu murid kebanggaan kami, yang mempunyai kelebihan dibandingkan dengan teman-teman mu jadi ibu harap, kamu tidak akan mengecewakan kami semua.
Kamu harus bisa mendapatkan nilai terbaik nanti saat ujian, supaya kamu juga bisa mendapatkan beasiswa penuh untuk ke perguruan tinggi nanti, ibu tau kamu itu anak yang baik, dan cerdas, jadi besar harapan kami supaya kamu juga bisa membawa nama baik sekolah kita ini. "
Itu satu poin yang ibu mau sampaikan.
Poin keduanya, Ibu tau kalian sedang mengalami masa sulit, tapi syarat untuk bisa mengikuti ujian nanti, semua wajib melunasi SPP sekolah nya, dan kamu sudah menunggak selama 3 bulan, jadi ibu harap kamu bisa segera menyelesaikan administrasinya secepat mungkin!.
Sudah , ibu cuma mau sampaikan itu saja, jangan patah semangat, ibu percaya kamu anak bijak, jadi ingat kata-kata ibu tadi, sekarang kembali lah ke ruangan mu.
"Baik buk, saya akan melunasi SPP saya secepat mungkin, dan saya akan berusaha sebaik mungkin untuk bisa melakukan yang terbaik, terimakasih buk, saya pamit keluar". Pamit Agam.
Sesampainya di kelas.
"Eh bro ada apa , sampai lo dipanggil kepsek , diajak ke ruangan nya lagi?" Tanya Reno sahabat dekat agam.
"Ga ada apa-apa! santai aja, ga usah mikir macam-macam bro" ucap Agam dengan tenang.
...----------------...
"Jadi begini pak, pembangunan rumah sakitnya akan segera dilaksanakan, dan keputusan dari perusahaan Mahatama grup maka kalian diharapkan untuk berkunjung langsung ke lokasi pembangunan nya".
"Kenapa tiba-tiba begitu, apa saya harus turun langsung hanya untuk melihat lokasi doang? " tanya Agrel.
__ADS_1
"Iya Pak, itu yang dikatakan oleh sekertaris pak dion sendiri tadi, dan untuk kunjungannya akan dilakukan esok lusa, bagaimana pak apakah bapak keberatan, supaya saya bisa menyampaikan keputusannya kepada perusahaan mahatama" ucap Mira.
"Hm baiklah, saya menyanggupi nya, dan kita akan pergi esok lusa, jadi saya harap kamu mempersiapkan semuanya, dan persiapkan juga dirimu sendiri, karena tempat yang akan kita kunjung itu desa terpencil, jadi siapkan semua yang kami rasa perlu! " perintah Agrel.
"Baik Pak " saya akan mempersiapkan semuanya.
Langit yang cerah kini sudah berganti dengan awan kuning, menandakan sore sudah tiba, jam kantor akan segera usai.
Mira yang sedang mempersiapkan semua hal penting seperti berangkas-berangkas yang belum diselesaikan harus segera mungkin untuk diselesaikan, untuk bisa mengejar target.
Itu karena, masih banyak proyek yang harus di selesaikan.
Kali ini Mira tidak pulang dengan Agrel lagi, Mira merasa tidak enak hati jika harus menumpan terus, jadi untuk pulang saja Mira tidak pamit lagi, setelah dia tau jam kerja selesai, ia langsung memesan ojek online, menggunakan aplikasi yang ada di handphone nya itu.
"Ayok pak langsung aja, dan nanti kita bisa mampir di supermarket dulu kan pak sebentar? " tanya mira pada kang ojeknya.
"Baik mba bisa" jawab driver tersebut.
"Di supermarket"
Apa aja ya yang yang mau aku beli untuk persiapan kunjungan proyek yah! sambil keliling.
Ah iya, Mira pun mengambil semua yang dia rasa dibutuhkan untuk kebutuhan dirinya sendiri, seperti sabun, tissue, obat-obatan dll.
"Ah kebutuhan badan udah, aku beli ayam ah buat besok pagi, ah cemilan juga buat adek di rumah, gapapa lah jarang-jarang bukan boros kok" gumam Mira .
"Jadi totalnya semua 300 ribu mba" ucap kasir.
"Ini mba " menyerahkan kartu ATM nya.
Setelah semua selesai Mira akhirnya melanjutkan perjalanan pulangnya.
"MIRA PULANG BUK, DEKKK " kebiasaan Mira kalau pulang kerja suka teriak-teriak.
"Ya ampun nak, jangan teriak-teriak kamu cewek loh, yang anggun dikit kenapa! kayak di hutan aja teriak segala," ucap mama Mira.
"Hehehe iya ma, dah bisa jadi kalau g teriak itu kayaknya ada yang kurang deh" canda Mira.
"Eh kk bawa apa tuh" ucap monic mengambil belanjaan yang ada ditangan Mira.
Oh itu kaka tadi abis dari supermarket, buat beli perlengkapan.
Wah ada cemilan juga ini buat aku ya kak!
Bagi-bagi sama Agama juga , sana!
"Ayamnya tolong kamu masukin kedalam kulkas ya, itu untuk sarapan kita besok" ucap Mira.
__ADS_1
"Wah makan ayam, enak tuh oke kak siap" langsung menuju dapur .
Emang perlengkapan apa Mir, dan kamu juga jangan terlalu boros-boros begitu lah, kamu kan baru masuk bekerja, jadi belum terima gaji kan?!.
"Iya ma nanti Mira jelaskan, sekarang Mira mau bersih-bersih dulu ya, badan dah lepek banget ini " langsung masuk kamar.
*Sementara keadaan di kantor *
"Ah sudah mulai gelap ternyata" keluar dari ruangan.
Memicingkan sebelah alisnya, plonga plongo seperti sedang mencari sesuatu.
Regan!!!
"Iya bos ada apa?" tanya Regan.
Kemana sekertaris saya kenapa tidak ada?
Oh mba Mira!
"Hm ya iya lah emang sekertaris saya ada berapa!" kesal.
Oh mba Mira udah pulang dari jam kantor usai tadi bos.
"Sudah pulang? tumben sekali tidak pamit, biasanya sebelum pulang pamit dulu" ucap Agrel.
Mana saya tau bos, mungkin dia menghindar bos!.
"Ah ya sudah lah peduli apa juga saya, ayo pulang " ajak Agrel.
"loh kayaknya yang tadi nanyain dia deh, kenapa sekarang jawabnya gitu, hadeh sibos memang ya ".
Mobil Regan melaju dengan kecepatan sedang, membelah keramaian kota di Sore menjelang malam itu, pemandangan ya sudah menjadi santapan sehari-harinya untuk dilihat.
Ada yang sibuk dengan dagangannya, ada yang sedang sibuk mengantri untuk mendapatkan bagian masing-masing, ada juga yang sedang mengamen.
Begitu lah yang akan dia lihat setiap akan
pulang, sangat membosankan tapi itu lah cara setiap orang berbeda-beda dalam mengais rejeki.
Agrel selalu bersyukur, walaupun dia jarang bahkan bisa dibilang tidak pernah yang namanya menikmati Dunia luar, seperti anak remaja padaumumnya.
Dan harus menanggung beban yang begitu besar sejak kecil yaitu belajar dengan giat untuk meneruskan perusahaan keluarganya.
Bersambung...
Halo semuanya jumpa lagi dengan ai, jangan bosan ya mampir disini maaf kalau bahasanya tidak jelas, kalau ada kesalahan minta sarannya ya🤗🤗
__ADS_1