
Pintu kamar terbuka "Mama monic kangen"
sedikit berteriak dan langsung berhambur kepelukan sang mama.
Yaampun anak bontot mama udah pulang,
bikin kaget aja kayak udah ga ketemu lama aja
segitu kangennya hum "ucap mama".
Pokoknya monic kangen banget, mama udah
sehat kan ga sakit lagi kan " tanya monic "
Iya mama udah enakan, ini baru aja selesai makan bubur yang kakamu buat tadi, sekarang mau minum obat biar cepet pulihnya mama dah ga betah diam terus.
Yaudah monic bantu ambilin obatnya yaa, mama dim duduk aja tunggu.
"berjalan ke dapur untuk menanyakan resep dan dimana obatnya disimpan oleh kakanya.
Kaka obatnya mama ditaro dimana, mama udah beres makanya sekarang mau minum obat katanya!
Oh obatnya ambil aja di laci kamar mama, disana ada aturannya baca baik - baik jangan sampai salah " ucap mira ".
Yaampun kak tenang aja aku ini bukan bocah SD lagi, pasti tau lah " Jawab monic".
Kan jaga² aja nanti salah kan masalah lagi,
oh iya abis mama minum obat kamu langsung
keluar aja biar mama bisa langsung istirahat.
Iya iya kakak aku juga tau, lagian kan aku belum makan udah lapar jadi pasti abis ini langsung
keluar lah.
Yaudah sana kasih.
.
.
.
Ma ini minum dulu biar cepet pulih terus nanti
kita Jalan-jalan ya ma, kan kita dah lama tuh
ga liburan bareng, pasti seru deh "ucap monic".
Iya sayang makasih yaa " menerima obatnya dan langsung meminumnya ".
setelah selesai minum obat, monic membantu mama memperbaiki posisi tidurnya dan menyelimuti nya supaya nyaman.
Nah beres monic keluar ya ma kalau mama
haus atau butuh sesuatu panggil aja pasti
monic langsung datang" jelas Monic".
"baiklah sayang " jawabannya.
"Monic keluar dari kamar langsung menuju meja makan"
Udah beres, mama udah istirahat? "tanya mira"
Beres ka udah ah jangan nanya malu monic
udah lapar ini sekarang mau makan dulu,
kaka masak apa nih "membuka tudung saji"
namanya baru pulang dari rumah sakit, belum sempat belanja ya masak apa adanya dulu lah
adanya cuma telor, sama sayuran tadi , udah
makan aja jangan banyak tanya "balas mira lagi"
Yaah kaka malah nyindir monic lagi,
"sambil menyendokkan nasi dan lauknya kedalam piring nya dan langsung menyantapnya dengan lahap .
Mira masih duduk sambil melihat adiknya yg makan sedang makan.
" Ah kenyang juga masakan kaka emg ga ada
tiganya deh enak " ucap mira.
__ADS_1
Mira yang mendengar tiganya menyeritkan dahinya sambil bertanya " kok ga ada tiganya
dimana - mana itu ga ada duanya tau bukan tiganya " ucap mira melongos"
Yee ada dong kak, karna yang ga ada duanya itu
cuma masakan mama ,masakan mama kan nomor satu "jelas monic sambil nyengir".
Heleh pantesan yaudah mau duanya mau tiganya juga ga urus sekarang mending kamu
beresin bekas kaka masak , kamu cuci piring kita bekas makan tinggal itu aja , kaka mau istirahat dulu udah capek banget ni badan
besok kk juga udah harus balik kerja "
ucap mira dengan malas "
Oke kak beres kaka istirahat aja mama biar aku
yang jagain "jawab monic"
Mira pun langsung beranjak dari meja makan
ke dalam kamarnya, badannya yang udah
sangat lelah minta untuk segera diistirahatkan
benar saja sesampai didalam kamar tanpa
menunggu lama mira udah sampai dialam
mimpi.
.
.
Monic juga segera membereskan semua yang tadi diperintahkan kakaknya hanya hal kecil
saja yang bisa ia lakukan untuk membuat kakaknya mengurangi beban nya yang serba segalanya.
Ah udah beres semuanya, sekarang mau apa ya
"batin monic" ah iya aku cek mama dulu mana
tau butuh sesuatu!
Mama masih tidur kaka juga tidur masa aku
ikutan tidur nanti kalau mama Bangun dan butuh sesuatu gimana ah lebih baik aku
nonton aja dulu " Monic bermonolog dengan dirinya sendiri ".
Supaya tidak ngantuk ahirnya monic menonton
TV sendiri.
.
.
.
"Sementara keadaan dikantor"
Karena Mira belum masuk kerja dan belum
ada yang membantu agrel dalam segala hal
agrel menjadi sedikit kerepotan menghadapi semua.
"Agh Pusing saya mana kerjaan numpuk lagi "
ucap agrel, ya wajar saja sepulang dari survei
kemaren dia juga termasuk belum istirahat yang benar, itu karena dia sudah disambut
banyak berkas - berkas yang harus ditandatangani, belum lagi dia bekerja sendiri
bahkan sampai kolega "yang datang pun diserahkan semua kepada Regan orang kepercayaannya itu.
" Bos emangnya sekertaris bos belum masuk bekerja, kapan dia masuk masa cutinya
udah tiga hari bos "ucap Regan.
Saya juga ga tau, pusing saya Cape juga
katanya mamanya sakit jadi dia tambah cutinya yang satu hari menjadi dua hari kemarin tapi
__ADS_1
kenapa udah tiga hari dia belum masuk juga
apa mamanya belum pulang dari rumah sakit "
ucap agrel menjawab pertanyaan Regan.
Gimana kalau bos telfon aja, kalau belum sembuh juga kita bisa menjenguknya kerumah sakit kan bos, mana tau mamanya sakit parah lagi "usul Regan".
Ya sudah kenapa pakai tanya segala, kamu
telfon aja sekarang " perintah nya ".
"Baiklah"
Tut... tut... tut.. terdengar suara telfon yang masuk tapi tak kunjung diangkat.
"Sementara dirumah mira"
Karena mira yang tidurnya sangat pulas dan
monic juga yang sedang asik menonton televisi
ahirnya tidak ada yang mengangkat teleponnya .
"Ga diangkat bos, mungkin sibuk kali " Ucap
Regan "
Hufss, yasudah lah terserah dia saja saya juga
udah pusing ditambah mikirin kenapa dia belum masuk kantor tambah pusing saya.
Tolong suruh OB buatkan kopi untuk saya ,
supaya kepala saya bisa rileks sedikit "perintah agrel lagi".
Baiklah, kalau begitu saya keluar dulu.
Hm " hanya itu ucapannya ".
" Kembali lagi dikediaman mira "
Jam sudah menunjukan pukul 5 sore,
mira terbangun dari tidurnya dan melihat hpnya
yang ditaruh nya diatas lemari kecil dekat tempat tidurnya.
Yaampun sudah jam 5 kenapa g ada yang bangunin aku, "mira yang panik sendiri".
apa ini 3 panggilan tak terjawab dari mister hm" mira kaget dan pasti sudah takut dimarahin.
btw nama agrel disimpan dikontak hpnya mister hm karena agrel yang suka jawab hm, hm kalau lagi ditanya 😅".
Setelah Mengumpulkan nyali ahirnya mira
memberanikan diri untuk menelpon balik
"panggilan langsung terhubung"
hmm ya "hanya itu sahutan dari Seberang"
selamat sore Pak, maaf tadi panggilannya
tidak saya angkat soalnya saya tadi sedang
sedikit sibuk, dan HP saya tinggal dikamar"
ucap mira sedikit berbohong, kalau dia jujur
karena tidur bisa tamat riwayatnya ".
Oh jadi sudah pulang dari rumah sakit,
terus kapan kamu bisa kerja lagi kalau tidak bisa , supaya saya langsung cari pengganti
kamu nanti" ucap agrel dingin ".
Ehh pak jangan langsung cari pengganti,
nanti saya kerja apa, besok saya pasti
masuk lagi pak, tolong jangan cari pengganti saya .
"mohon mira dengan nada sedikit bergetar".
Bersambung
__ADS_1