Gadis Tangguh Dan Ceo Muda

Gadis Tangguh Dan Ceo Muda
Batu pertama


__ADS_3

Tok... tok.. tokkk Permisi buk!


"Ya silahkan masuk"


Mencium tangan buk eny "


eh nak agam ada


apa nak pagi - pagi udah keruangan ibu ada


yang bisa ibu bantu?


ga ada buk, ini saya datang mau melunasi semua uang spp saya buk selama tiga bulan ini


" Menyerah amplop "


Uang sekolah "ulang buk eni "


Iya bu saya sudah menunggak selama tiga bulan buk, dan kemaren buk kepala sekolah menyuruh saya untuk segera melunasi semuanya


supaya nanti saya bisa mengikuti ujian nasional buk "jelas agam"


Sebentar ibu cek dulu ya daftar kamu,


"iya bu"


Tapi semua uang sekolah kamu sudah lunas nak


ini buktinya "memperlihatkan data pembayaran"


Agam yang melihat itu manjadi bingung


"Loh buk tapii baru satu hari lalu ibu Kepala sekolah menyuruh saya melunasi, dan


saya juga merasa belum pernah bayar buk selama tiga bulan belakang ini .


Siapa buk yang udah melunasi uang sekolah


saya apa kakak saya tapi ga mungkin buk?


Iya Kemaren ada seorang orang laki- laki tampan


gagah ah ganteng banget lah pokoknya " buk eny yang malah Senyum-senyum sendiri membayangkan nya "


dia datang untuk membebaskan semua uang sekolah kamu dan adik kamu


"kata bu eny menjelaskan"


siapa dia buk apa ibu mengenalnya, tolong kasih tau saya buk siapa dia "mohon agam"


Udah kamu tidak perlu tau karena dia juga melarang ibu untuk memberitahukan kepada kalian, tenang aja dia orang baik kok


ga ada maksud tertentu, jadi sekarang mending kamu fokus lagi ke pelajaran kamu dan kembali


masuk kedalam kelas oke!


Baik lah buk, tolong smpaikan trimakasih kami


buk kepada beliau, dan kalau bisa saya juga mau ketemu kalau dia memperbolehkan


"kata agam"

__ADS_1


Iya nanti akan ibu sampaikan sekarang kembali ke ruangan mu .


"Biak buk trimakasih "


siapa ya orang baik itu, kok dia membebaskan


semua uang sekolah aku dan monic ya,


ah semoga rejekinya semakin bertambah dan


kami bisa ketemu nanti amin "batin agam ".


\*\*\*\*\*\*\*\*\*


Setelah sarapan ala kadarnya dirumah Pak RT


mereka pun langsung menuju lokasi proyek tersebut.


Gimana sudah bisa berangkat sekarang Ke lokasi?" tanya agrel "


Sudah pak, ayo berangkat sekarang!


topi proyeknya jangan lupa dipake pak, buat jaga - jaga aja nanti "menyerahkan topi"


Ya, sudah kan ayok,


Hendak masuk ke dalam mobil.


Eh pak mau ngapain naik mobil, jalan kaki aja


ga terlalu jauh juga, dan jalan juga ke sana kayaknya susah deh pak, "kata mira"


Apa jalan kaki, ga mau - ga mau, naik mobil aja


Yaudah terserah bapak aja kalau ga mau denger "ikut nai kedalam mobil "


.


.


.


Tuh kan pak apa saya bilang jalanya juga belum memadai, susah mana licin lagi semalam habis hujan deras, kita turun aja pak n


kita lanjut jalan udah deket pak ayo "ajak mira"


Dengan wajah masam" huh susah amat hidup di desa, hujan turun aja licin yasudah mau ga mau jalan " turun dari mobil.


pak RT yang menyaksikan pertengkaran mereka hanya tersenyum saja,


"Ya begitu lah pak, hidup di desa emang serba susah pak, belum memadai semua ga kaya di kota apa-apa udah serba lengkap " pak RT menanggapi ".


" mereka berjalan sambil berbincang-bincang "


iya Pak, memang benar tapi di desa "menarik nafas ,lalu menghembuskan dengan berlahan"


hufff masih damai pak udara yang masih


segar, bersih, toleransi juga masih kuat ,tenang pokoknya kehidupan di desa juga ga kalah enaknya pak asal kita bisa menikmati aja


"sela mira"

__ADS_1


Iya bener mba asal kita menikmati aja apa yang ada di sekeliling kita.


"Tenang apa nya semua susah" sewot agrel.


Hus pak jangan ngomong gitu, coba deh bapak


menikmati tarik nafas, lalu lepas pasti tenang pak .


"Ini pak lokasinya kita udah sampai " kata pak Rt.


Disana sudah terdapat banyak bahan - bahan bangunan seperti pasir, batu, bata, besi dan bahan bangunan lainnya, orang - orang yang akan melakukan pembangunan sudah pada berkumpul dan menunggu kedatangan CEO


Muda pemilik proyek tersebut tidak lain agrel pranaja.


"para pekerja yang sudah melihat agrel datang langsung berkumpul untuk memberi salam pada agrel".


Selamat pagi bos, sapa mereka semuanya.


Selamat pagi juga, jadi saya disini sebagai perwakilan dari 2 perusahan yaitu perusahaan


Pranaja dan mahatama grup, akan membuka acara pagi hari ini untuk supaya proyek ini bisa segera dilaksanakan.


Pertama - tama mari mari kita mengucap syukur karena diberi kesempatan untuk bisa melakukan pembangunan rumah sakit ditempat ini semoga pembangunan bisa berjalan dengan lancar nanti dan secepatnya selesai.


saya juga meminta supaya para pekerja untuk bekerja dengan sungguh - sungguh dan tulus supaya rumah rumah sakitnya nnti bisa sesuai seperti yang kita inginkan , saya percayakan ini semua kepada kalian.


Baiklah langsung saja kita mulai acar peletakan batu pertamanya, " ini adalah tradisi yang dilakukan sebelum melakukan pembangunan.


Sebelum kita mulai ada baiknya kita berdoa terlebih dahulu, doa menurut kepercayaan masing-masing.


Acara peletakan batu pertama ahirnya selesai juga, dan para pekerja juga sudah mulai melaksanakan tugasnya masing-masing.


Pak tadi udah kayak lagi pidato aja, cuma mau melakukan sambutan untuk pembangunan juga tpi bapak udah kayak lagi bicara sama para kolega "kata mira sambil tertawa"


entah dari mana keberanian mira bicara seperti itu kepada bosnya.


Ups maaf Pak saya cuma bercanda, jangan diambil hati "sela mira lagi yang tersadar di keceplosan.


Owh berani kamu ya ngomong gitu, lagian saya hanya bersikap profesional ada yang salah?


Ah tidak kok pak sekali lagi maaf Pak saya cuma bercanda tadi.


Tunggu kamu nanti " balas agar sambil tersenyum ".


Semoga pembangunan ini berjalan dengan lancar ya pak agrel" kata pak RT.


Iya Pak amin, sesudah nanti kami kembali ke kota saya harap bapak bisa memantau pembangunan ini "kata agrel"


Tenang saja pak, tanpa pak agrel mengatakan juga saya pasti melakukan kan untuk kepentingan desa ini juga nanti jadi sudah menjadi kewajiban saya, "kata pak RT".


Iya Pak , tenang aja pak nanti mungkin orang suruhan saya juga akan datang kok membantu menangani proyek ini, untuk memberikan lapo! perkembangannya .


Mira hanya mendengar obrolan Pak agrel dan Pak RT yang sambil memantau, Tiba-tiba teringat sesuatu.


"Yaampun aku dari semalam aku lupa kabarin mama kalau kami sudah sampai " langsung merogoh ponselnya yang ada didalam tas kecilnya.


langsung mencari no tujuannya dan melakukan panggilan. tut.. tut.. tut.. ya ampun tidak ada sinyal sambil manaik - naikan HPnya untuk mencari signal


Agrel yang melihat tingkah mira, bertanya


"Kenapa kamu kayak begitu?

__ADS_1


Saya lagi cari signal pak.


Bersambung...


__ADS_2