Gadis Tangguh Dan Ceo Muda

Gadis Tangguh Dan Ceo Muda
Sepenggal tentang sella


__ADS_3

Regan sedang menjalankan tugas konyol yang disuruh Agrel, yang bisanya dia disuruh mencari tau tenang kehidupan para musuh atau saingan nya dalam dunia bisnis, tapi kali ini berbeda, dia malah disuruh mencari tau kehidupan seorang gadis yang tidak lain sekertaris nya sendiri.


"Diruang kerja" Jadi bagaimana apa kamu sudah dapat semua informasi tentang dia?


"Iya bos sudah, saya sudah mencari tau sedetail mungkin" menyerah sebuah map.


Langsung membuka isi map tersebut


"Di sana tertulis jelas" bahwa mira memang seorang dari kalangan sederhana, yang mempunyai 2 orang adik,dan masih banyak information lainnya.


"Hm ternyata dia memang wanita baik" gumam Agrel.


Dan bos saya juga tadi mencari tau, bahwa


Adiknya itu ternyata sekolah di SMA Tunas kelapa yang kita memiliki saham disekolah itu sebesar 60 %, dan adik laki-lakinya itu sebentar lagi akan menyelesaikan sekolahnya, dia salah satu siswa berprestasi bos di sana.


Hm menarik juga, kalau begitu tolong kamu bebaskan semua biaya sekolah ke2 adiknya itu.


"Baik bos, kalau begitu saya permisi " pamit Regan.


Ya baiklah laksanakan tugas mu, jangan lupa kamu terus selidiki Sella cari bukti sebanyak-banyaknya" perintah Agrel.


Iya bos tenang aja!, kalau soal itu saya sudah mengatur rencana yang baik , saya juga sudah mengirim mata-mata handal bos untuk selalu mengawasi mereka dari jarak jauh" tegas Regan.


🍀☘️🍀☘️☘️☘️☘️☘️


"Sedangkan di belahan bumi lain "


Sella dan David yang sedang sedang berada dikamar hotel, ya semalam sehabis mabuk-mabukan, mereka langsung menuju hotel mereka menghabiskan malam bersama.


Ya Sella dan David memang tidak sekali dua kali lagi melakukan hubungan Terlarang tersebut, itu sudah sebagai sebuah kebiasaan bagi mereka, saling memuaskan satu sama lain.


Tapi sayang, mereka berfikir Agrel belum tau kebusukan mereka berdua, padahal Agrel sudah tau dan bahkan jijik jika mengingat mereka.


"Sayang bangun, ini sudah siang" Sella menggoyang-goyangkan bahu David.


Hmm sambar sayang, kepala aku masih pusing masih ngantuk nih," jawab David malas".


Ihh ayo buruan bangun, kita harus pergi dari tempat ini, nanti kalau ketahuan gimana, ayo bangun! .


Iya,,, iya,, ini dah bangun kok, " berjalan ke kamar mandi dengan santainya tanpa sehelai benang pun ditubuhnya".


"Oke sekarang kita pergi jangan lupa maskernya biar ga ada yang tau" ucap Sella".


"Iya tenang, aja aku tau kok" jawab David.

__ADS_1


Mereka berhasil keluar dari kamar Hotel, dan masuk kedalam mobilnya, tapi tanpa mereka ketahui ada mata yang sedang mengintai mereka, semenjak mereka berada clubs malam, masuk ke kamar hotel, bahkan sampai keluar kamar. Siapa lagi kalau bukan suruhan David.


"Merekapun meninggal tempat tersebut "


Kembali lagi ke suasana kantor .


"Pak tolong tanda tangani berkas-berkas ini" meletakkan di atas meja"


ya, jawab Agrel singkat, tanpa berpaling dari laptopnya.


Pak gimana permintaan saya tadi, bapak bakalan bantu saya kan? "tanya Mira lagi".


"Kamu biasa tidak, jangan tanya itu terus, ini lagi jam kerja, jadi jangan bahas yang lain selain pekerjaan paham!" tegas Agrel.


"Mira tertunduk ketakutan" iya Pak maafkan saya, lain kali saya tidak mengulangi lagi.


"Ya udah kamu lanjutkan pekerjaan kamu, untuk urusan itu dibahas nanti saja setelah jam kerja selesai" jawab Agrel lagi.


iya Pak baik, saya ijin dulu.


"Tunggu dulu! " cegah Agrel.


"iya Pak ada apa?"tanya Mira.


Iya Pak bisa, bapak mau saya buatkan kopi?


Iyalah, kalau saya bertanya berarti saya lagi mau, gak mungkin kan saya tanya dan suruh kamu buat untuk satpam "jawab Agrel dengan kesal.


Ah iya Pak maaf, kalau begitu saya buatkan dulu, permisi Pak.


Eh tunggu dulu, emangnya kamu tau selera saya bagaimana, nanti asal buat lagi.


"Oh iya,selera bapak yang bagaimana?" tanya Mira dengan lembut .


"Kopi panas, gula 1 sendok saja, kopinya 2 sendok, habis itu jangan lupa diaduk, udah itu aja, buatkan jangan pakai lama saya sedang pusing jadi butuh kopi" perintah Agrel.


"Baik laksanakan Pak" meninggalkan ruangan dan pergi ke pantri.


"Di pantri " beberapa OB yang sedang istirahat karena sedang nganggur alias tidak ada suruhan maka mereka duduk dan mengobrol saling berbagi cerita masing-masing.


"Tiba-tiba "


"Eh mba Mira ngapain kebelakang? , lagi butuh sesuatu, kenapa ga hubungi kesini mba?" tanya seorang OB perempuan.


"Sambil tersenyum ramah" ngk ada mba saya tidak butuh apa-apa kok, saya kesini karena disuruh buat kopi sama pak Agrel kok.

__ADS_1


Duh mba Mira, senyuman nya manis sekali , meleleh ni hati saya "canda seorang OB laki-laki di sana. Tiba-tiba dian langsung mencubit lengan doni "dududuh sakit an ngapain sih cubit ², cemburu ya!.


Kamu yang sopan, jangan semuanya dibawa becanda, dia itu sekertaris bos kita tau gak sih!


Mira hanya tersenyum menyaksikan pemandangan itu "tidak apa-apa kok dian," sela Mira.


"Tuh kan, mba Mira nya aja ga ada masalah, udah cantik, ramah, baik lagi idaman semua pria ini " jawab Doni lagi .


"Dion,... maaf mba Mira teman saya memang rada lemes mulutnya, ga bisa direm sekali lagi maaf ya mba" ucap Dian.


Iya ndak papa kok, kalau begitu saya buatkan kopi dulu ya, takut nanti Pak Agrel kelamaan nungguin!


Biar saya saja mba Mira yang buatin, yang biasanya buatin Pak agrel kopi saya jadi mba Mira tunggu aja disitu ya!.


Eh jangan, yang disuruh Pak Agrel kan saya, nanti kalau yang buat kamu bakalan ketahuan!


karena dia sudah hapal dengan rasa kopi buatan kamu, jadi biar saya aja yang buatin, tidak apa kok santai saja ya.


"Ah baiklah mba Mira".


.


.


"Ini Pak kopinya" meletakkan di atas meja.


"Kenapa lama sekali, saya kan sudah bilang tadi ga pake lama ini malah lama, awas ga sesuai dengan selera saya. Menyeruput kopinya.


Maaf Pak, tadi dibelakang para OB nya ngajak ngobrol jadi saya tidak enak.


Saya tidak peduli, kalau saya bilang cepat,ya cepat jangan malah ngobrol!.


Iya Pak, bagaimana kopinya Pak, apa sesuai dengan selera bapak?


Hm, biasa saja, padahal dalam hati Agrel kopinya pas, sesuai yang dia inginkan tapi karena gengsi dia malah bilang biasa saja .


yasudah sekarang kamu boleh keluar sekarang, dan ingat mulai besok yang buatin saya kopi kamu saja.


" Baik Pak " ucap Mira pasrah.


"Setelah keluar dari ruangan" katanya biasa aja ,tapi yang buatin kopi mulai besok saya, huh tinggal bilang enak juga gengsi Pak bos. Mira yang heran dengan sifat bos nya tersebut.


"Ah ga kerasa, dah waktunya makan siang, Pak Agrel juga ga nyuruh apa-apa mending ke kantin aja, pasti mereka berdua udah ada di kantin" tidak lupa membawa bekal yang disiapkan dari rumah.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2