
.../Two One\...
.........
...◎ ◎ ◎...
"Tiara, kemarin ayah melihat kamu bersama Sarah di Mall, apa yang sedang kalian lakukan disana saat jam kerja," Tuan Aditya menegur Tiara yang baru saja pulang.
Tiara menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Ia berpikir cepat untuk mencari alasan agar ayahnya tidak marah. Kemarin memang ia bersama Sarah keluar kantor untuk berbelanja. Ia tidak menyangka jika ayahnya juga berada di tempat yang sama.
"Aku ... aku membeli perlengkapan untuk keperluan tamu ayah," ucap Tiara bohong.
Tuang Aditya menggelengkan kepala melihat kalimat putri semata wayangnya yang jelas berbohong. Siang itu ia ada janji makan siang dengan beberapa klien dan melihat Tiara dengan temannya sedang asyik berbelanja di sekitaran jakarta. Jika berbelanja untuk keperluan tamu tidak mungkin mereka keluar masuk butik mahal.
"Apa ayah harus bertindak keras padamu?"
Tiara langsung berlari memeluk tubuh tuan Aditya yang sedang membaca koran. Ia yakin ayah tidak akan tega memberi hukuman meski berulang kali mengulangi kesalahannya. Pelukan hangat sudah membuat marah ayah mereda.
__ADS_1
"Masa ayah tidak percaya padaku?" rajuk Tiara manja.
"Kamu selalu seperti ini jika ayah sedang marah" keluh Tuan Aditya sambil mencubit pipi anak kesayangannya.
Tiara tertawa terbahak. Ia yakin kalimat seperti itu akan terucap karena setiap kali hendak marah Tiara selalu mengeluarkan jurus ampuh untuk meredakan emosi ayahnya. Sejak ibu meninggal sepuluh tahun lalu sikap ayah jauh berubah. Ia memperlakukan Tiara seperti putri raja yang semua keinginannya dipenuhi. Apapun yang Tiara inginkan tidak pernah sedikitpun ditolak bahkan saat Tiara menolak ikut ayah ke Amerika dan memilih kuliah di Indonesia.
Tiara yakin semua yang dilakukan ayah untuk menebus waktu telah banyak terbuang karena tidak bisa menemani hari-harinya sejak ditinggal ibu. Perusahaan travel yang semakin berkembang pesat membuat ayah lebih banyak menghabiskan waktunya di kantor. Dua tahun setelah kepergian ibu, Tiara dikenalkan dengan seorang wanita muda cantik. Ayah meminta izin untuk menikah karena kesibukan membuatnya mencari pengganti ibu untuk mengurusinya.
Tiara marah dan tidak terima. Berhari-hari ia tidak keluar kamar sebagai bentuk protes dengan tindakan ayah yang ingin menikah kembali. Ia tidak ingin seorangpun menggantikan posisi ibu dihati ayah atau hatinya. Masih teringat jelas dalam ingatan saat ayah meminta untuk berkenalan terlebih dahulu agar bisa mengakrabkan diri.
"Nona Sari sangat baik, sifatnya tidak beda jauh dengan ibumu," ujar Tuan Aditya dari balik pintu.
"Jangan begitu, Tiara! kamu harus mengenalnya terlebih dahulu," bujuk tuan Aditya.
"Pokoknya aku tidak mau!" Tiara berteriak lebih kencang.
Akhirnya Tuan Aditya menyerah dan menunda keinginannya. Sebenarnya ia hanya berniat membahagiakan putri semata wayangnya karena selama ini tidak ada yang mengurus. Dengan menikah kembali sudah dipastikan rasa kesepian Tiara akan jauh berkurang dengan kehadiran Sari.
__ADS_1
"Sudahlah, Tidak apa-apa! Tiara masih terlalu muda untuk mengerti tentang hubungan kita, aku yakin suatu hari nanti hatinya akan terbuka" ucap Sari bijak.
"Anak itu memang sangat manja jadi kita harus lebih sabar menghadapinya" Tuan Aditya meminta pengertian Sari melihat sikap Tiara.
Hingga beberapa waktu ayah tidak lagi membawa bibi cantik itu datang lagi hingga mencairkan kemarahan Tiara dan hubungan mereka kembali dekat. Cobaan kedua dalam hidup Tiara datang saat ayah tiba-tiba jatuh pingsan dalam rapat. Kesibukan ayah yang berlebihan membuatnya jarang memperhatikan kesehatan. Dokter memvonis jika salah satu ginjal ayah telah rusak dan harus segera diangkat sebelum merusak fungsi ginjal lainnya.
Dunia seolah berwarna hitam pekat dimata Tiara. Selama ini ia selalu yakin jika ayahnya akan selalu sehat dan bisa terus mendampinginya hingga dewasa. Ketakutan akan kehilangan orang yang disayanginya kembali hadir saat melihat wajah pucat ayah saat memasuki ruang operasi. Ia terus menangis tiada henti sambil memohon pada Tuhan untuk tidak mencabut nyawa ayah. Ia berjanji akan memenuhi semua permintaan ayah termasuk menikahi bibi Sari asalkan ayah bisa kembali sehat.
...◎ ◎ ◎...
...*...
...*...
...*...
...*...
__ADS_1
...*...
...(Jangan Lupa Like, Comment, Dan Klik Favorite 😊)...