Gadis Tegar

Gadis Tegar
ฺ´2.4` ฺ


__ADS_3

.../Two Four\...


.........


...◎ ◎ ◎...


Bayu mengajak Tiara dan Natasya ke sebuah cafe yang terletak di kawasan Jakarta selatan. Kawasan ini terkenal sebagai pusat berkumpulnya para artis dari berbagai kelas.


"Apa kalian sering kesini" tanya Bayu


"Jarang, disini terlalu ramai," ucap Tiara yang terlihat tidak nyaman. Ia memang tidak terlalu suka tempat keramaian, Ia lebih suka tempat yang tenang.


Bayu menganggukan kepalanya. Ia lupa jika Tiara bukanlah gadis biasa yang bisa diajaknya datang ke tempat sederhana seperti ini.


"Bagaimana denganmu Natasya?"


"Jika sedang sedih atau ingin melepaskan penat aku sering datang kesini dan melihat lukisan dinding yang terhampar dengan indahnya."


"Kamu menyukai lukisan dinding yang ada disini?" seru Bayu tertarik mendengar ucapan Natasya.


"Banyak gambar dinding yang dilukis selama 13 tahun lalu salah satunya adalah lukisan seorang anak-anak. Pemilik toko memohon pada pelukis untuk menambah bunga pada bagian badan dan juga menggambarkan ayam untuk memberikan kesan Rumah makan ayam goreng. Akhirnya pelukis itu melukis gambar anak kecil yang disampingnya seekor ayam. Karena lukisan itulah rumah makan itu kini menjadi terkenal dan dikunjungi banyak tamu" terang Natasya.

__ADS_1


"Wah, kamu tahu juga tentang kisah itu!" ucap Bayu tidak menutupi kekagumannya pada Natasya.


"Semua orang yang sering berkunjung ke kawasan sini pasti tahu kisah itu."


Sedetik kemudian obrolan seru mulai mengalir antara Natasya dan Bayu tentang berbagai jenis lukisan dinding yang terdapat di sepanjang jalan. Tiara tersenyum dalam hati melihat Natasya begitu menikmati obrolan panjangnya dengan Bayu, sepertinya ide yang tadi terlintas di pikirannya berjalan sukses. Ia memang sengaja ingin mendekatkan Natasya dengan Bayu, siapa sangka jika ternyata mereka mempunyai minat dan hobi yang sama.


Sebenarnya Tiara ingin sekali melihat Natasya dekat dengan seorang pria. Selama ini ia hanya melihat Natasya menghabiskan waktu untuk bekerja. Tak pernah sedikitpun ia melihat Natasya memberikan waktu untuk dirinya sendiri.


"Hei, kenapa jadi melamun?" Tegur Natasya.


Tiara tersenyum tipis.


"Aku senang melihat kalian begitu akrab," terang Tiara.


"Bu..bukan begitu maksudku! Aku tidak menyangka jika Natasya punya kesukaan yang sama denganku," ucap Bayu cepat menghindari kesalahpahaman.


"Kamu jangan salah mengerti," tambah Natasya tersadar jika mereka dari tadi asyik mengobrol dan nyaris melupakan keberadaan Tiara.


"oh... tidak! Tidak apa-apa aku sungguh senang melihat kalian berdua begitu akrab," ucap Tiara sungguh-sungguh.


Natasya menatap wajah Tiara yang kini sedang tersenyum nakal padanya. Ia baru menyadari jika ini salah satu dari taktik Tiara untuk mendekatkan dirinya dengan Bayu.

__ADS_1


Pantas saja Tiara begitu memaksa untuk ikut pergi bersama. Dasar gadis banyak akal! Ia selalu banyak cara untuk mengecoh orang lain. termasuk kedua orang tuanya. Natasya mencubit lengan Tiara sebagai tanda protes kepadanya yang membuat ia tiba-tiba teriak.


"Kalian kenapa?" Tanya Bayu heran.


"Tidak ada apa-apa" Jawab Tiara dan Natasya kompak.


...~~~...


Bayu melirik gadis yang duduk disampingnya yang tengah tertidur. Hampir setahun ia sudah mengungkapkan perasaannya pada Tiara namun gadis itu tetap tidak merubah jawabannya. Ia hanya menganggap dirinya sebagai kakak lelaki. meski sudah ratusan kali ia mencoba untuk bersikap lebih baik untuk membuat Tiara membuka hati tetapi sepertinya harapan itu semakin tipis. Melihat sikap cuek Tiara Sepertinya tidak sedikitpun bagian dari dirinya yang ada di dalam hati gadis ini.


Entah kenapa Bayu terus saja bertahan untuk membuktikan pada Tiara jika perasaannya tulus. Ia sangat menyayangi gadis berlesung pipi ini. Meski sikap manja dan keras kepala sering membuatnya menahan emosi tapi cintanya tidak sedikitpun berkurang. Justru ia merindukan saat Tiara marah atau merajuk padanya.


...◎ ◎ ◎...


...*...


...*...


...*...


...*...

__ADS_1


...*...


...(Jangan Lupa Like, Comment, Dan Klik Favorite 😊)...


__ADS_2