
Pesta terus berlangsung dengan meriah, semua orang puas dengan acara tersebut Jesica juga telah mencapai keinginan nya, dia mendapatkan pendukung yang banyak untuk proyek pertamanya, tentu saja yang lebih senang disini adalah sang produser, bahkan sahabat Sean Rudolf saja terpikat oleh pesona jesica vallery
Tuan Besar jorgh sedang duduk mengamati pesta, dia duduk bersama Tuan john dan clarisa, ada tuan Alex dan jane juga disana, seperti biasa tuan Dewa tersebut akan sangat menjaga istrinya dari tatapan para buaya
"Sayang, aku ingin ke sana mengambil makanan" ucap Jane
"Ayo ku antar" sahut Alex
"Tidak, kau temani ayah berbincang" ucap Jane
"Tidak mau" sahut Alex lagi
"ckk, masih sama" sindir tuan Jorgh
"..... "
"Hufftt baiklah ayo" ucap Jane menarik tangan Alex, dan senyum pun mengembang di bibir pria posesif itu
"itu kakek ku kan, tuan john" batin Shine
Lalu dia berjalan menuju stand makanan, perutnya sudah berbunyi dari tadi
Jane yang berjalan dengan terburu buru pun , sampai kaki nya terinjak gaunnya sendiri dan terjatuh, Alex tidak sempat menarik tangan istrinya, dia hanya bisa melotot karena terkejut
"Sayang" teriaknya
"Brukkk"
Jane menimpa tubuh kecil Shine yang sedang berdiri di sana, piring Shine pecah, dan membuat semua orang menatap ke arah mereka
Mata Jane berkedip kedip, dia tidak merasakan sakit, tapi dia malah menimpa seseorang, Shine hanya diam dan menatap ke atas atap
"Arghh ya ampun maafkan aku" ucap Jane mengangkat tangan nya dan menatap Shine yang berada di bawah nya, lalu dia pun berdiri di bantu oleh Alex
"Stt, kakiku sakit sayang" adu Jane
Shine juga berdiri dibantu oleh Devan yang langsung berlari dari kursi tamu setelah melihat Shine tertimpa oleh seseorang
"Lili kau baik baik saja" ? ucap Devan khawatir
" Aku baik baik saja paman" sahut Shine
"Nona maafkan saya ya" ucap Jane
"Aku akan membayar semua kerugian" ucap Alex
Mata Shine menatap Alex dengan nyalang, dan membuat Alex terkejut
"Uang anda tidak akan berguna untuk saya" ucap Shine dingin, lalu dia pergi tanpa mengatakan apapun, perutnya yang kelaparan mendadak kenyang, dia marah karena semua orang kaya berpikir segala sesuatu bisa selesai dengan uang,
"Sayang, kamu menyinggung nya, kasihan gadis tadi cantik sekali, tubuhnya yang mungil, malah tertimpa olehku" ucap Jane kecewa melihat tingkah suami nya
"Jangan marah sayang" ucap Alex, dan Jane hanya diam tanpa menyahut, ini lah kelemahan seorang Alex, jika istrinya diam maka dia yang akan tersiksa
"Devan duduk membawa Shine bersama nya, gadis itu hanya diam saja dan memperhatikan acara, tiba tiba Sean dan Max datang menghampiri mereka
" Selamat datang tuan devan, terimakasih anda sudah datang kemari" ucap Sean menjabat tangan Devan
__ADS_1
Sean menatap Shine, dia pikir Shine adalah Sugar baby milik devan, karena Sean sudah mencari tau latar belakang Devan , yang hanya seorang duda tanpa anak yang di tinggalkan istrinya
"Tuan devan, saya tau sepak terjang anda selama ini, dan saya harap setelah perusahaan anda di resmikan, kita bisa bekerja sama" ucap Sean
"Suatu kehormatan bagi saya tuan, tentu saya setuju" ucap Devan senang
"Setelah ini akan ada lelang mentahan bahan batu permata, saya harap anda bisa menunjukan keahlian anda" ucap Sean
"Baik tentu, saya akan mencoba" ucap Devan, benar saja apa yang dia pikirkan, nasib baik gadis ajaib Shine ada bersamanya.
Mc sudah mengumumkan tentang acara lelang, orang orang pembisnis mulai berbondong bondong menduduki kursi yang telah di sediakan
"Selamat berjuang tuan Devan" ucap Sean
Devan pun berdiri dan membawa Shine ke tempat lelang
"ini adalah batu batu yang tentunya akan berisi batu permata, dan hanya orang beruntung saja, yang bisa menemukan bahan yang berisi permata Asli yang harganya Fantastis" ucap mc
"Batu pertama di lelang dengan harga lima juta dollar" ucap nya lagi
"Satu juta"
"Dua juta"
"empat juta"
Orang orang terus menawar, sedangkan Devan belum menerima kode dari Shine, jadi diam dan tak menawar, hingga akhirnya batu yang berisi Yellow jade pun muncul
"Batu ini sangat kecil hanya sebesar bola badminton, mungkin isi nya hanya sebesar kepalan tangan, dan bahan ini di bandrol dengan harga awal tiga juta dollar" ucap Mc
Shine mengangkat nomor nya
Semua orang hampir tertawa, karena mereka pikir Shine membual, bagaimana mungkin ada seseorang yang membeli sebuah batu kecil dengan harga mahal seperti itu, dan mereka diam tanpa ada yang beradu harga dengan Shine
"Baiklah karena tidak ada lagi yang menawar maka batu bahan ini menjadi milik nona bernomor Sepuluh disana" ucap mc
Sean dan Max melihat laju acara tersebut, mereka terkejut melihat Shine membeli bahan baku dengan harga yang lumayan fantastis
"Sepertinya gadis tuan devan juga suka dengan judi batu" ucap Max
"Hmmm" sahut Sean mengangguk
"Hey nona kau begitu percaya diri membeli batu sebesar kepalan tangan itu, apa anda tidak akan rugi" ucap salah satu peserta lelang
"..... "
Shine hanya diam dan tidak menanggapi mereka
"untuk menghilangkan kecurigaan para tamu, apakah nona bersedia, jika saya memotong bahan ini disini"? Tanya Mc
" Ya benar, aku penasaran dengan isi batu itu"
Suara ricuh pun terdengar
"Tenang, tenang, bagaimana pun ini adalah Privasy nona itu, saya hanya meminta izin saja" ucap Mc
"Potong" ucap Shine
__ADS_1
Mc tersenyum dan langsung mengambil alat pemotongan bahan, semua orang melihat dengan tegang, termasuk Sean dan Max, sedangkan Devan tau, pasti ada batu permata murni disana
Benar saja, terlihat kilauan permata berwarna emas disana
"Woow Yellow jade" teriak Mc
Semua orang terkejut melihat isi dari batu itu, mereka mulai menyesal telah membuat Shine menang dengan mudah
"Luar biasa, gadis itu bisa menemukan Yellow jade,siapkan uang max aku akan membelinya " ucap Sean takjub
"Baik tuan muda" ucap Maxim
"Gadis muda yang sangat beruntung" gumam tuan john
"Benar, dia beruntung dapat menemukan Yellow jade yang berharga milyaran dengan hanya membayar jutaan" ucap tuan Jorgh
Shine mengambil ponselnya dan mengetik pesan kepada Devan
"Agar tidak menimbulkan kecurigaan orang terhadap ku, paman ikut menawar, namun setelah harga naik berhenti, jika paman mendapat kode dari sentuhan tanganku, itu pertanda teruskan sampai Deal, di sana masih ada dua bahan yang semua berisi Yellow jade lagi"
"Dddrrtttttt"
Ponsel Devan bergetar, lalu dia pun membaca isi pesan dari Shine, lalu dia mengangguk, tanda mengerti,
Lelang terus berlangsung,dan Devan terus berpura pura untuk ikut menawar, hingga munculah batu mentah yang berisi Yellow jade yang kedua
Shine mengetuk tangan Devan, dan devan mengerti bahwa dia harus terus menawar
"Satu millyar dollar satu, dua , tiga, woow selamat tuan bernomor empat belas, batu ini menjadi milik anda" ucap mc
Devan merasa lega akhirnya dia mendapatkan batu nya, namun dia tidak mau memotong batu nya di sana
"Batu ini berukuran besar, kita simpan sendiri" bisik Shine, dan Devan mengiyakan
Lelang dilanjutkan kembali, kali ini batu permata itu berukuran sedang, dan isi nya juga Yellow jade
Shine terus menawar, sehingga tuan besar vallery juga ikut penasaran dan juga menawar
Tinggal lah mereka berdua yang terus saling berlawan
"sepuluh milyar dollar" ucap tuan John
Shine merasa kakek nya menginginkan batu itu, sebagai bakti nya dia pun memilih untuk mengalah
"Batu ini saya persembahkan untuk anda" ucap Shine
John terkejut, gadis itu mengalah untuk nya, dan dia merasa tersentuh seperti ada perasaan yang sangat familiar, apalagi nyonya clarissa, semenjak lelang di mulai, dia terus memperhatikan Shine, dia berpikir Shine mirip dengan Ryan dalam bentuk versi wanita
"Terimakasih gadis, saya merasa tersanjung" ucap Tuan John
"Apakah tuan bersedia menunjukan isi nya" ucap Mc
"Silahkan" sahutnya, dia juga penasaran dengan batu yang dia perebutkan dengan gadis cantik tadi
"Woah, yellow jade tuan, selamat" ucap Mc
Suara ricuh kembali terdengar, Semua orang menatap aneh ke arah Shine, mereka berpikir gadis itu adalah pembawa keberuntungan
__ADS_1
"Kita harus berterima kasih dengan benar" ucap clarissa kepada suaminya".
Bersambung~🌻