Gairah Dosen Introvert

Gairah Dosen Introvert
Kondisi Aaron


__ADS_3

Happy Reading.


"Lepaskan aku!! aku tidak bersalah!" seru Celine ketika beberapa orang berbaju hitam membawanya keluar dari Villa itu dan memborgol tangannya.


Ya, selama beberapa hari ini Aaron memang membawa Celine ke Villa milik keluarganya, keberadaannya yang jauh dari kota membuat para petugas dari kepolisian itu sedikit lama sampai ke tempat tersebut.


Alexander memberitahukan kepada polisi jika Aaron dan Celine ada di villa itu, Alexander telah menyuruh orang-orangnya untuk melacak nomor telepon Aaron yang digunakan untuk menghubunginya semalam.


"Ini surat penangkapan anda, karena anda adalah otak rencana pembunuhan untuk Nona Devina!" ujar salah satu polisi.


"Tapi saya juga korban Pak!! saya korban pemerkosaan dan orang yang memerkosa saya ada di dalam kamar sana!" tunjuk Celine pada sebuah kamar.


Deg!


'Sial, hancur sudah semuanya!'


Celine merutuki kebodohannya karena membiarkan polisi mengetahui jasad Aaron yang tergeletak di lantai kamar.


Usai sudah perjalanan Celine, kali ini dia benar-benar ditahan dan yang pasti akan merasakan dinginnya penjara.


*****


Zoey menatap suaminya yang masih terbaring di ruangan ICU. Matanya nampak berkaca-kaca, mengetahui nasibnya yang seperti ini.


Sebulan sudah Aaron kona dan belum ada tanda-tandanya dia akan sadar. Sungguh hati Zoey begitu sakit saat mengetahui jika suami itu ditemukan di Villa bersama dengan seorang wanita.

__ADS_1


Padahal selama ini dia sudah berusaha untuk menjadi seorang istri yang baik, Zoey benar-benar tulus terhadap Aaron, tetapi nyatanya pria itu selalu saja menyakitinya.


'Apakah sesakit ini rasanya dikhianati oleh orang yang kita cintai!'


Zoey hanya bisa meremat bajunya, rasanya begitu sesak ketika mendengar sebuah berita jika ada seorang wanita yang tengah hamil anak dari suaminya.


Ya, nyatanya wanita yang bernama Celine yang saat ini telah dipenjara sudah hamil 1 bulan.


Dan wanita itu mengaku jika anak yang dikandungnya adalah anak Aaron. Setelah mengetahui kabar berita itu rasanya dada Zoey bagai dihantam batu besar.


Sakit sekali!! sungguh Zoey tidak pernah menyangka jika takdir hidupnya akan seperti ini. Berharap jika pernikahannya bersama Aaron selamanya langgeng, tetapi kehadiran calon bayi darah wanita lain membuat Zoey benar-benar frustrasi.


Terlebih jika saat ini Aaron masih belum sadar dari sebulan yang lalu, karena hantaman keras di bagian kepalanya. Wanita itu hanya bisa menjaga suaminya siang dan malam berharap keajaiban segera datang.


'Aku hamil anak dari suami brengsekk mu, dia memperkossa ku!! dasar pria sialan!!'


"Apakah ini yang dirasakan oleh Devina ketika Aaron berselingkuh denganku? sungguh sakit sekali!!"


Zoey baru menyadari jika Devina pasti merasakan sakit yang luar biasa ketika kekasihnya berkhianat dengan wanita lain, apalagi telah tidur dengannya sampai membuatnya hamil.


"Tolong maafkan aku Devina, maafkan Aku!! sepertinya Tuhan telah menunjukkan karma padaku, sekarang apa yang telah terjadi pada dirimu kini telah berbalik dan aku pun merasakan semuanya!!" hanya isak tangis yang terdengar dari mulut Zoey.


Kini wanita itu merasakan apa yang dirasakan oleh Devina, ternyata Aaron membalasnya dengan begitu kejam dan menghamili wanita lain.


Suara langkah kaki terdengar mendekat ke arahnya, wanita itu segera menghapus air matanya, dia tidak ingin terlihat rapuh meskipun memang hatinya sudah sangat rapuh.

__ADS_1


"Aku merasa prihatin dengan keadaan Aaron, aku berharap dia bisa segera sadar dan pulih," suara bariton keras disampingnya membuat Zoey menoleh.


"Mr. Alexander?"


Alexander yang disebut namanya langsung menatap wanita itu.


"Celine berusaha untuk membunuh calon bayinya, tetapi berhasil digagalkan oleh para petugas dan sekarang wanita itu sedang berada di ruang isolasi agar tidak mengamuk!"


Kini lolos sudah air mata Zoey yang sejak tadi dia tahan, wanita itu semakin terisak setelah mendengarkan kabar dari Alexander tentang Celine.


Meskipun begitu, calon bayi yang dikandung Celine adalah calon anak dari suaminya


"Mister, bisakah saya ketemu dengan Devina, saya ingin meminta maaf kepadanya karena saya telah menyakitinya," ujar Zoey.


"Devina sedang berada di rumah kedua orang tuanya kondisinya begitu lemah saat hamil muda seperti ini, nanti aku akan bilang padanya jika kamu ingin bertemu!" jawab Alexander kemudian melangkah pergi dari hadapan Zoey.


Harapan wanita itu hanya satu yaitu ingin bersujud di kaki Devina dan meminta maaf.


****


Devina tersenyum ketika melihat suaminya datang, "bagaimana keadaan Aaron?"


Alexander mencium bibir istrinya, "masih sama, belum ada kemajuan!" pria itu membawa Devina ke dalam pelukannya.


"Zoey ingin bertemu denganmu, bolehkah?"

__ADS_1


Devina bersandar di dada sang suami, mencari kenyamanan di sana. "Suruh saja dia datang, tapi bilang padanya buatkan aku sup iga kambing terlebih dahulu!"


Bersambung.


__ADS_2