
Happy Reading.
Devina dan Alexander menatap Zoey yang saat ini menangis didepan mereka. Setelah berjanji akan datang menemui Devina sambil membawa sup iga kambing, akhirnya luluh sudah air mata Zoey karena perasaan bersalahnya pada istri dari Alexander itu.
Bruk!
Devina terkejut dan mundur selangkah, Zoey berlutut didepannya sambil berujar maaf.
"Devina, maafkan aku, aku banyak salah sama kamu, aku sungguh-sungguh minta maaf!" ucap Zoey dengan suara parau.
"Bangun Zoey, jangan seperti ini!" seru Devina.
Alexander sedari tadi hanya diam saja, melihat bagaimana Zoey meminta maaf pada istrinya itu, apakah tulus dari dalam hati, ataukah hanya berpura-pura.
"Tidak, aku tidak tenang jika kamu belum menampar ku atau memukuliku, aku ingin kamu ...!"
"Zoey!!" seru Devina.
Wanita itu langsung menarik lengan Zoey menyuruhnya untuk berdiri. Sungguh Devina tidak suka dengan sikap Zoey yang seperti ini.
"Aku bukan wanita yang suka melampiaskan emosi dan kemarahan dengan kekerasan!" seru Devina dengan ketus. "Aku lebih suka mengikhlaskan dan berbenah diri dari pada membenci, jadi kamu nggak usah bersikap seperti ini, nanti dikira aku orang jahat!"
Zoey langsung menggeleng, "maafkan aku Devina, aku tidak bermaksud seperti itu, maaf jika sikapku membuat mu marah," Zoey menunduk.
Alexander mengelus kepala Devina dan tersenyum bangga. "Ya sudah, sebaiknya cepat makan sup iga kambingmu, sayang, nanti keburu dingin."
__ADS_1
Devina mengangguk, kemudian menarik lengan Zoey dan mendekapnya. "Ayo, kita makan, aku sudah memaafkan mu sejak lama, lagian aku dan Aaron tidak berjodoh, dan juga sepertinya aku harus berterima kasih padamu, Zoey!"
Zoey mengerutkan keningnya, "berterima kasih karena apa?"
Devina menghadap ke arah Zoey dan tersenyum, "terima kasih karena telah merebut Aaron, sehingga aku bisa menemukan pria yang benar-benar tepat untukku, yaitu Alexander."
*****
Milea dan Kevin bergantian menjaga Aaron yang masih belum membuka mata, sungguh mereka tidak pernah menyangka jika putra satu-satunya berubah menjadi pria yang begitu brengsek seperti ini.
Kabar kehamilan Celine tentu saja membuat semua pihak terlebih kedua orang tua Aaron begitu terkejut.
Entah apa yang dipikirkan oleh putranya itu, Milea benar-benar telah gagal mendidik anak.
"Kenapa semua jadi begini!" lirih Milea.
Tiba-tiba terlihat jemari Aaron bergerak, Milea yang melihat hal itu langsung mendekat ke ranjang dan memastikan jika putranya sudah siuman.
"Aaron, kamu sadar sayang?" Milea meneteskan air matanya saat melihat mata Aaron terbuka perlahan.
Kevin langsung bergegas memencet tombol untuk memanggil dokter, tidak lama kemudian datang seorang dokter dan beberapa perawat yang langsung memeriksa kondisi Aaron setelah sadar dari koma sebulan lebih.
Aaron mengerjabkan matanya, menyesuaikan cahaya di tempat tersebut. Dia pun mendengar suara suara yang begitu familiar.
"Aaron, apakah kamu bisa mendengar kami?" tanya dokter tersebut.
__ADS_1
"A-air!"
Seorang perawat mengambil air di botol dan dituangkan ke dalam gelas.
"A-aku dimana? Siapa kalian?" Aaron menunjuk ke arah kedua orang tuanya, dan hal itu tentu saja membuat Milea dan Kevin terkejut.
"Kami akan memeriksa kondisi pasien, silahkan tunggu diluar."
****
Zoey, Devina dan Alexander baru saja tiba dirumah sakit ketika mendengar kabar jika Aaron sudah sadar dari koma.
"Bagaimana keadaan suami saya Dokter?" seru Zoey.
"Kondisi pasien sudah stabil, tapi pasien mengalami amnesia, dia tidak mengingat siapapun!" jelas sang dokter.
Zoey menangis terisak, sungguh tidak pernah menyangka jika Aaron akan mengalami amnesia.
Devina langsung memeluk Zoey merasa prihatin dengan wanita itu, "sabarlah, Aaron pasti akan sembuh, kita doakan yang terbaik!" ujar Devina mengelus lembut punggung Zoey.
Zoey semakin terisak ketika melihat perhatian Devina kepadanya, sungguh dia begitu menyesal karena dulu pernah begitu jahat pada Devina.
"Devina, aku-aku akan menyerah jika Aaron sudah ingat kembali, aku akan meminta perceraian, jika memang kehadiran ku membuat Aaron sakit dan sedih, aku akan menyerah!"
Devina menggeleng, "tidak, jangan seperti itu, aku yakin jika Aaron pasti akan mencintai mu, sekarang kamu harus kuat untuk bisa membantu Aaron pulih!" ujar Devina menghapus air mata Zoey.
__ADS_1
Bersambung.