Garis Imajinasi

Garis Imajinasi
Sang penyelamat


__ADS_3

..."Terkadang banyak masalah yang hanya bisa diselesaikan dengan kekuatan bukan dengan pikiran."...


Paus itu merubah wujudnya menjadi seorang roh penjaga prinsip, dia kemudian mengangkat kepalanya yang tertunduk dan melihat ke arah Leo yang sedang memegang pedang kegelapan.


"Terimakasih telah menyelamatkanku dari musuhmu dengan menggunakan pedang itu." Ucap sang penjaga prinsip.


Leo tersenyum kepada penjaga itu dan berkata kepadanya.


"Berterimakasihlah kepada istriku, karena ia yang menyuruhku untuk menolongnya." Balas Leo


Sang penjaga prinsip itu melihat ke arah Ria yang sedang beristirahat di tepi daratan.


"Ternyata ia tak lari, dan menyuruhmu untuk menolong ku, sebagai permintaan maaf, aku akan menyembuhkannya dari akibat guncangan yang ku berikan karena pertarunganku." Ucap sang penjaga.


Ia terbang mendekat ke arah Ria dan segera mengobatinyanya, Ria bangun dari istirahatnya seperti pulih total dan tak terjadi apa apa sama sekali. Leo dan Ria saling bertatapan setelah beberapa waktu tidak bertemu. Kini tak ada sama sekali halangan yang membuat mereka berpisah. Takdir kembali mempersatukan mereka di alam yang dingin ini. Sang penjaga prinsip pun cemburu melihat tatapan mereka berdua yang sangat romantis.


"Tatapan kalian sangat romantis, tatapan ini dahulu pernah ku rasakan namun kini, aku tak dapat lagi merasakan perasaan yang indah ini. Tetapi kalian telah mengubah hatiku yang sudah lama mengeras menjadi es dengan tekad kalian menyelamatkanku." Jelas sang penjaga prinsip.

__ADS_1


"Sebagai hadiah akan kuberikan sebuah kristal es yang mungkin akan berguna bagi perjalananmu nanti, aku akan menyiapkan pintu keluar alam ini, kunci dari pintu ini ada di dalam kalian sendiri." Tambah sang penjaga prinsip


Perkataan dari sang penjaga membuat Ria berpikir bahwa ia adalah sang penjaga prinsip tekad. Dengan tekad lah yang membuat ia memenangkan perlawanan dengan sang hiu. Dan dengan tekad Leo untuk bertemu dengan Ria yang menyebabkan keinginannya menjadi kenyataan. Pintu itu melayang dan mendekati Leo dan Ria.


Penjaga tekad segera berpamitan dan ia pergi menjauh menghilang dari pandangan Leo dan ria. Kemudian sebuah pintu besar muncul di hadapan mereka, dan pintu itu tampak lebih spesial dari pintu pintu yang Ria temui sebelumnya. Seperti akan menjadi alam terakhir yang akan menutup petualangan petualangan mereka. Tetapi tampaknya pintu itu masih di kunci, dan sang penjaga berkata bahwa kunci dari pintu itu berada di dalam diri kalian sendiri.


Entah apa maksud dari sang penjaga berkata seperti itu. Kunci di dalam diri sendiri, sedangkan untuk membukanya perlu sesuatu. Leo dan Ria menatap satu sama lain kembali, seperti sama sama bingung. Tiba tiba Ria mengalihkan pandangannya dari Leo seakan terjadi sesuatu yang membuat Ria marah. Akan tetapi Leo paham terhadap apa yang dimaksud oleh Ria, cukup dengan melihat ekspresinya yang kecut.


"Hai manis kenapa kamu seperti marah denganku." Ungkap Leo tersenyum.


"Maksudmu?.." Tanya Ria


"Maksudmu?.." Ria kembali mengulangi pertanyaannya.


"Maniss.. Maaf jika aku ada salah dan tolong katakanlah apa yang membuatmu berwajah masam seperti ini agar aku bisa memperbaiki kesalahanku." Balas Leo


"Perbaiki?.. Kamu pikir mudah memperbaiki hubungan pernikahan.. Aku tak pernah memiliki sedikitpun perasaan cinta kepadamu, dahulh aku hanya terpesona kepadamu.. Hingga kamu memaksaku untuk menikahiku dengan memasang sebuah kutukan... APA INI SEMUA YANG DINAMAKAN CINTA!!" Ungkap Ria yang kesal

__ADS_1


"Maaf... Karena aku telah memaksa mu untuk menikahi ku dengan memasangkan kutukan, ini semua karena aku menyukaimu.." Jawab Leo


"BOHONGGGG!!!" Teriak Ria


"KAMU BOHONGGG!!! SEMUA INI HANYA TIPUAN KAMU MENIKAHIKU KARENA SESUATU KAN!! Aku mengetahuinya karena seorang penjaga prinsip memberitahuku tentang pernikahan kita, aku mohon kepadamu jangan berbohong dan mulai lah jujur kepadaku dan aku juga akan memberitahukan tujuanku." Jelas Ria


"Jadi kamu telah mengetahui semuanya... Baiklah aku akan ceritakan secara perlahan dan aku mohon agar kamu bisa memaafkan ku setelah aku menceritakan semua ini." Balas Leo


"Baiklah." Balas Ria kembali


"Aku menikahimu karena suatu perjanjian dengan roh perang yang isinya agar aku mendekatimu dan berhasil mengambil hatimu yang murni, tetapi seiring berjalannya waktu, kini aku mulai mencintaimu dan tak rela untuk mengambil hatimu. Lalu saat kamu tiba tiba menghilang dari kerajaan, aku kira kamu sedang berjalan jalan dan aku memutuskan untuk pergi keluar kerajaan, ternyata saat itu Kira sedang menyerang perkampungan, aku memutuskan untuk menghentikannya dengan berkata bahwa aku tak lupa dengan janjinya. Ia lalu pergi dan ternyata menagih janji lainnya di kerajaan Odomo atau kerajaan tetangga. Terjadilah perang selama beberapa waktu, aku membantu Odomo Dan akhirnya berhasil membunuhnya. Kini janji Odomo dan Aku telah hilang. Pernikahan kita tak lagi terikat dengan janji dan aku akan mematuhi kontrak pernikahan dan akan mencintai mu selamanya." Jelas Leo


"Baiklah aku percaya kepadamu, Aku akan memberimu tujuan yang selama ini ku sembunyikan, waktu itu aku pergi ke perpustakaan bersama ayahanda. Aku membaca sebuah buku tentang cara hidup kembali ke alam manusia. Aku rindu dengan ayah dan ibuku serta teman temanku, jadi aku mencari buah kerd dan suatu hari aku ingin mencari informasi lebih lanjut mengenai buah Kerd, tapi sayangnya aku malah terjebak di labirin kehidupan ini." Jelas Ria


"Buah kerd atau biasa disebut buah mitos karena keberadaannya yang sedikit dan jarang ditemui, dipercaya dapat menghidupkan kembali roh yang sudah mati untuk kembali ke alam asalnya yaitu alam manusia. Baiklah aku akan membantumu walaupun pada akhirnya aku dan kamu akan segera berpisah kembali." Ungkap Leo dengan nada pelan


Ria tersenyum tetapi disisi lain ia termenung karena ia akan meninggalkan suaminya di alam ini dan statusnya akan menghilang sebagai seorang istri dan jika ia berhasil mendapat buah Kerd, ia akan terlahir kembali sebagai seorang balita yang tumbuh dengan ingatan yang terlupa, disisi lain ia akan kehilangan ingatan tentang petualangan yang selama ini ia raih.

__ADS_1


Mereka kini telah membulatkan tekadnya, Ria bertekad untuk mendapatkan buah mitos atau buah kerd sedangkan Leo bertekad membantu Ria mendapatkan buah Kerd yang sangat sulit untuk di dapat. Setelah mereka membulatkan tekadnya kemudian pintu yang tertutup menjadi terbuka. Mereka akhirnya sadar dari maksud perkataan penjaga tekad bahwa kunci di dalam diri mereka sendiri adalah sebuah tekad yang dapat membuka pintu yang tertutup.


Leo melihat kearah Ria dan mengangguk seperti menginsyaratkan bahwa mereka sudah siap untuk melanjutkan perjalanan. Kini pertualangan mereka berdua dan akan menjadi akhir sebuah perjalanan, Karena alam selanjutnya adalah alam terakhir yang harus mereka lintasi untuk mendapatkan buah Kerd atau pergi kembali ke alam Sazer.


__ADS_2