
..."Kebencian menghancurkan banyak hal termasuk dirimu sendiri."...
Leo berjalan menuju sebuah pegunungan yang menarik baginya, Ia menatap ke arah pegunungan itu dan berpikir.
"Mengapa ada pegunungan di tengah hamparan luas di alam kegelapan ini"
Angin berhembus membuat Rambut Leo berterbangan. Kepala Leo masih dipenuhi oleh pertanyaan pertanyaan yang susah untuk di jelaskan. Leo kembali berjalan dan berbalik arah untuk kembali duduk beristirahat di dekat istrinya yang sedang terlelap. Leo bergumam kepada dirinya sendiri.
"Apakah kali ini aku akan kehilangan orang yang ku sayang kembali." Gumam Leo yang bertanya kepada diri sendiri.
Ia menundukan kepalanya seperti rasa kecewa dan setelah beberapa waktu ia mengangkat kepalanya dan menarik nafasnya yang panjang. Seperti sedang menginsyaratkannya bahwa ia akan mengikhlaskan itu semua. Semua nya akan leo lakukan untuk menembus kesalahan kepada istrinya. Karena nya hati istrinya yang sudah percaya terluka.
Jadi Leo berpikiran bahwa ia harus melindungi istrinya bagaimanapun caranya. Serta membahagiakan istrinya walaupun yang dilakukannya dapat memisahkan dia dengan Ria. Apapun yang terjadi intinya Ria adalah segalanya di dalam benak Leo. Tak peduli bagaimanapun perasaan Ria terhadapnya, ia sudah cinta mati terhadap Ria.
Tampak Ria sudah terbangun dari tidurnya. Leo segera kembali ke hadapannya dan menggoda nya yang baru saja bangun dari istirahatnya.
"Alo manis, kamu sudah bangun... Lucu sekali wajahmu." Goda Leo
Ria tak membalas apa apa, wajahnya memerah dan ia hanya senyum tipis tipis karena malu. Leo bertanya kepadanya apakah mereka akan melanjutkan perjalanan atau Ria masih ingin beristirahat. Ria berkata bahwa yang mereka tempuh adalah dunia berbaya jadi lebih baik melanjutkan perjalanan dan tak perlu berlama lama dalam beristirahat. Leo yang beristirahat hanya duduk seperti segar kembali karena melihat Ria yang terbangun dari tidurnya. Mereka pun sama sama melanjutkan perjalanannya.
__ADS_1
Mereka mencari seorang penjaga prinsip di alam yang terakhir ini, entah penjaga seperti apa yang akan mereka temui. Tetapi biasanya penjaga prinsip akan menguji dahulu roh yang melintasi alamya. Setelah diuji mereka baru memberikan sebuah kunci yang dapat membuka pintu untuk melintas ke alam selanjutnya. Ujian yang diberikan oleh setiap penjaga pasti selalu berbeda beda.
Saat mereka berjalan, monster monster yang mengejar mereka muncul kembali. Leo mulai geram melihat mereka, ia menurunkan senyuman di mulutnya yang menandakan kekesalannya. Dan ia memanggil pedang Clori Dark. Dengan sangat cepat ia berlari ke arah musuh dan menusuk monster itu satu persatu dengan menggunakan pedang kegelapan itu. Di alam ini pedang itu seperti bereaksi lebih cepat dan kekuatannya menjadi berlipat lipat ganda. Monster monster yang tertusuk oleh pedang itu satu persatu meledak dan hancur lebur menjadi abu yang menyatu dengan tanah.
Kini tersisa Raksasa yang ternyata hingga saat ini masih mengejarnya. Raksasa itu berteriak dengan keras sehingga memekikan telinga pendengarnya. Leo segera pergi mengedepani Ria seperti ingin melindunginya dari kemungkinan bahaya yang terjadi. Leo segera memanggil pedangnya dan kali ini ia mencoba menggabungkan perpaduan sihirnya. Yaitu kekuatan sihir angin dengan kekuatan pedang kegelapan. Dengan kekuatan penuh ia mengeluarkan mantra pada pedang itu.
Saat sedang mengucapkan mantra seluruh aliran angin disana berkumpul menjadi satu padu dan bersatu memasuki pedang. Pedang yang digunakan oleh Leo semakin menggila dan ia dengan cepat menusukan pedangnya ke kepala raksasa itu. Dengan cepat pedang itu melesat dan tak terlihat seperti angin, tiba tiba pedang itu menancap di kepala Raksasa itu dan raksasa tersebut tumbang seketika, aliran sihir di dalam raksasa itu kini sudah tak ada lagi. Sepertinya raksasa itu telah kalah di kalahkan oleh satu serangan.
Leo mengambil kembali pedang yang ia tancapkan ke arah kepala raksasa tersebut. Ia segera mengajak Ria untuk melanjutkan perjalanannya. Perjalanan mereka dirasa seperti semakin jauh dan pasti akan segera berakhir. Yang hanya mereka lakukan kini terus berjalan hingga menemukan sang penjaga alam yang mengerikan ini. Saat berjalan terlihat bulatan hitam yang seperti menarik semua energi kegelapan untuk menyatu. Dan kekuataannya sangat dahsyat karena auranya sampai kejauhan masih terasa.
Leo melarang Ria untuk mendekatinya karena dianggap akan membahayakan keselamatannya. Tetapi Ria memaksa untuk ikut memeriksa ada apa disana. Karena rasa penasaran yang begitu tinggi. Akhirnya hati Leo luluh setelah beberapa godaan dilancarkan oleh Ria. Mereka memeriksanya secara bersama.
Terjadi tarik menarik antara Leo dan bulatan hitam itu. Ria melihat suaminya sedang dalam kondisi yang butuh bantuan, segera membantunya dengan memeluk badan Leo dan membantunya menarik pedang legendaris tersebut. Sampai beberapa waktu tarik menarik masih terus terjadi hingga Leo dan Ria akhirnya kehabisan tenaga. Pedang itu tersedot oleh bulatan hitam yang sangat besar energinya dan kini energinya menjadi semakin gila karena telah bercampur dengan energi kegelapan pedang Clori Dark.
Setelah membesar beberapa waktu bulatan itu akhirnya pecah dan dari situ munculah seoarang roh yang berpakaian baju zirah perang dengan bewarna gelap. Wajahnya ditutupi oleh topeng bewarna hitam. Sihirnya sangat kuat sehingga terasa sekali auranya. tak lama kemudian ia berjalan dengan perlahan lahan dan mengarahkan pandangan ke arah Leo dan Ria.
"Seorang roh yang fana, berani beraninya datang ke alam ku." Ucap Roh misterius itu
"Siapa kamu, kenapa kamu tiba tiba muncul setelah bulatan energi itu pecah?." Tanya Leo
__ADS_1
"Hmmm apakah aku harus memberitahu mu?.." Balas roh misterius itu dengan sombong
"Pasti kamu sang penjaga prinsip... Apakah kamu bisa membantu kami membukakan pintu keluar?." Tanya Ria
Roh bertopeng itu melihat ke arah Ria dan mengangkat tangannya lalu mengarahkan ke arah Ria.
"Boom" Ucap Rooh misterius itu
Seketika Ria terpental jauh, Leo yang melihat itu langsung tak terima dan memasang wajah yang cukup serius. Amarah Leo meningkat tetapi ia masih belum menyerangnya dan bertanya kepada Roh bertopeng misterius itu.
"Siapa namamu?" Tanya Leo kembali
"Sudah ku bilang bukan? Apakah aku harus memberitahumu" Ucap roh bertopeng itu
Seketika pria bertopeng itu menghilang dari pandangan Leo dan kini ia berada tepat dibelakang Leo.
"Roh yang fana.... Baiklah baiklah akan kuberitahu satu hal.. Namaku adalah Clori Dark sang kegelapan dan aku kini menjaga prinsip kehancuran... " Ucap pria bertopeng itu
"C...Lori Dark?" Ucap Ria yang sedang terperosok dengan nada takut.
__ADS_1