
..."Tentang sebuah takdir yang akan menyatukan dan mempertemukan, walaupun ada ikatan yang telah dilupakan."...
Ternyata roh yang muncul dihadapan mereka adalah rival dari pencipta alam roh yaitu Great Peter. Dan ia adalah pemilik asli dari pedang yang dimiliki oleh Leo yaitu Clori Dark. Keringat dingin muncul di tubuh mereka semua. Badan Ria gemetar ketakutan saat mendengarkan ia menyebutkan namanya sendiri.
Hingga saat ini Clori Dark masih hidup sebagai penjaga prinsip tetapi prinsip yang ia jaga adalah sebuah prinsip keburukan. Ia menjadi penjaga prinsip kehancuran. Kekuatan Clori dark sangat besar dan mereka berdua sudah menyerah seperti tak akan mampu untuk melawannya. Tetapi Ria berusaha melawan rasa takutnya dengan bermodalkan petualangan petualangan sebelumnya.
Saat pertama yang ia harus hadapi adalah tentang kehidupan, kedamaian, keberanian, dan sebuah tekad. Masing masing prinsip mereka memiliki penjaganya. Tetapi poin point prinsip bisa dijadikan kekuatan untuk melawan sebuah prinsip kehancuran. Dengan semangat yang membara pasti mereka bisa mengalahkan Clori Dark.
Clori Dark berjalan mendekati Leo, ia tersenyum dengan lebar lalu di lanjutkan dengan tawanya yang menyeramkan. Tangan nya kembali diangkat oleh nya dan kali ini dia arahkan tangannya ke arah Leo. Dalam sekejap ia berkata
"Kabummmmm" Ucap Clori Dark
Terpentalah Leo dan kali ini ia terpental lebih jauh dari pada Ria. Ria dengan sigap menolong Leo dan membantunya untuk berdiri. Kali ini akan menjadi pertarungan yang akan menjadi penentu dan menjadi pertarungan yang sengit. Ria siap untuk menanggung kematian rohnya jika ia kalah melawan Clori Dark, tetapi Leo sebaliknya, ia tak ingin Ria mati karena ialah isi hati dari Leo saat ini. Jika jiwa Ria mati maka jiwa Leo pun akan seperti mati karena tak ada isi.
"Ria, kamu berlindung saja biarkan aku yang melawan Clori Dark sendirian." Ucap Leo
"Jangan melakukan hal konyol, aku tahu kamu kuat dan berusaha melindungiku tetapi kekuatannya sangatlah lebih besar dari siapa saja bahkan pencipta alam roh (Sazer) pun kalah olehnya, aku tak mau melihatmu menderita, karena...." Ria tersipu malu dan tak ingin melanjutkan perkataannya
"Karena apa?" Tanya Leo
"Karena... Emm aku mulai sayang kepadamu." Lanjut Ria
Kali ini Leo yang tersipu malu mendengar ucapan Ria yang tak pernah terdengar sebelumnya. Tak disangka sangka ia akhirnya berhasil membuat Ria merasakan sebuah perasaan jatuh cinta. Walaupun belum sedalam yang dia harapkan tetapi ini permulaan dari sebuah awal bentuk cinta. Leo segera mengalihkan pandangannya dari Ria dan membiarkannya untuk membantunya melawan Clori Dark.
Kini ia percaya akan kekuatan cinta dan kekuatan kepercayaan pasangan. Mereka menatap Clori Dark dengan serius dan yang awalnya diselimuti oleh perasaan takut kini dibalut oleh senyuman. Mereka siap menanggung kematian kedua kalinya bersama sama sebagai pasangan roh. Leo dengan hanya mengandalkan sihir nya dan Ria yang mengandalkan sihir dari tongkat api yang diberikan oleh sang penjaga prinsip keberanian.
Clori Dark yang kesal karena ekspresi dari wajah mereka yang tak menampakan ketakutan sama sekali dan mereka malah bersemangat untuk mengalahkannya. Ia mengangkat kedua tangannya dan mengarahkan ke arah Leo dan Ria. Tanpa membaca rapalan sihir, sihir itu langsung melancarkan serangannya ke arah Leo dan Ria.
__ADS_1
Leo membuat sebuah perisai dengan sihir yang dia ucapkan. Setelah mengucapkan sihir untuk membuat sebuah perisai, munculah sebuah perisai yang besar. Sihir Clori Dark menabrak perisai yang dibuat oleh Leo dan dengan penuh keyakinan dan kekuatan, Leo menahan perisai tersebut dengan maksimal. Kekuatan sihir Clori Dark sangat dahsyat hingga sihir perisai kerajaan yang terkuat pun harus menahannya hingga kewalahan.
Ria mencoba membantu Leo dengan mengeluarkan sihir perisai tetapi yang ia gunakan adalah sihir perisai api. Kini keduanya sama sama menahan kekuatan sihir Clori Dark yang sangat besar itu. Clori Dark dengan cekatan menambah kekuatan sihir itu berkali kali dan akhirnya ia memutuskan untuk menggunakan pedangnya yang di alam itu akan memiliki kekuatan berkali kali lipat.
Perisai mereka berdua hancur dan mereka terpental lagi. Goresan luka terdapat di badan Roh mereka. Leo yang terluka berusaha untuk mengeluarkan sihir penyembuhan tetapu sepertinya semua itu percuma. Regenerasi tak berlaku di alam yang mencekam ini. Kemenangan telak sepertinya menjadi milik Clori Dark.
Clori Dark menatap ke arah Leo dengan membawa pedangnya dan berjalan dengan sangat santai tetapi berekspresi seperti orang yang sedang kesal. Pedang itu diseret dan ujungnya pun mengikis tanah tanah yang ada di alam itu karena kekuatannya yang hebat. Clori Dark mengarahkan pedangnya ke perut Leo yang terbaring dan tanpa banyak bicara ia menghunuskan pedangnya ke perut Leo.
Saat pedang dihunuskan, tiba tiba
"Adazio esferato."
Sebuah sihir api menjalar di tubuh Clori Dark yang membuatnya merasa kepanasan. Leo melihat kesempatan itu langsung bangun dari tempatnya dan mengeluarkan sebuah sihir angin yang membuat badai sangat kuat...
Badai itu membuat Clori Dark terbang ke atas dengan tubuh yang di penuhi oleh api. Pedang Clori Dark terjatuh dan Leo dengan cekatan mengambilnya. Ria teringat bahwa ia memiliki sebuah kristal es yang di berikan oleh penjaga tekad. Dia melemparkan es itu ke arah Clori Dark dan ia membeku seketika.
Pedang kegelapan itu berubah menjadi sebuah pedang cahaya. Kekuataan kegelapan pedang seperti terkikis habis. Kini pedang yang mereka pegang adalah sebuah pedang suci yang murni. Mereka pun melemparkan pedang itu secara bersamaan. Pedang itu melesat dengan kecepatan Cahaya dan tepat mengenai sasaran perut Clori Dark yang membeku.
Clori Dark yang membeku hancur berkeping keping dan saat ia hancur muncul sebuah benih kegelapan. Ria ingat bahwa ia memiliki sebuah tetesan air yang diberikan oleh penjaga kedamaian. Ia mencoba membuka tutup botol yang berisi tetesan air.
"Leo mari bantu aku memegang botol ini, kita akan menyiramnya bersama sama." Ucap Ria
"Baiklah" balas Leo
Mereka meneteskan tetesan air itu ke benih pohon yang muncul itu. Seketika munculah sebuah awan kegelapan yang mengairi air lebih banyak. Dan tumbuhlah sebuah pohon yang selama ini di cari oleh Ria...
"INII BUAH KERDD" Teriak Ria kepada Leo
__ADS_1
"Haha ternyata buah ini memang ada ya" Ucap Leo
Pohon itu hanya mengeluarkan 2 buah Kerd dan mereka bersama sama mengambil kedua buah itu.
"Baiklah saatnya kembali ke dunia asal kita, kita akan memakan ini secara bersamaan" Ucap Ria
"Tunggu dulu"
*Leo memeluk Ria dan menciumnya.
"Kita akan bertemu lagi di dunia kita sebelumnya, dan suatu saat kita tak akan mati seperti ini dan kita akan menjadi suatu pasangan suami istri suatu hari nanti di dunia yang asli." Ucap Leo sambil ternyum
"Baiklah Leo, aku mencintaimu lebih dari siapapun itu. Kini aku mengerti apa arti dari kata cinta. Terimakasih telah menyadarkanku tentang apa itu arti cinta, sampai jumpa di kehidupan selanjutnya... Sayangku" Ungkap Ria
Mereka mengambil buah dari pohon itu dan memakannya secara bersamaan. Dan seketika...
"Mereka terlahir kembali sebagai seorang bayi yang suci di dunia asli mereka. Ingatan mereka tentang alam roh dihapuskan, apakah takdir akan mempertemukan mereka kembali sebagai seorang suami istri...."
...----------------...
...END...
...----------------...
^^^Garis Imajinasi (End)^^^
^^^Sunday, December, 04 March^^^
__ADS_1
^^^Muhammad Alif Rifai^^^