Gelora Cinta Sang Mafia (I Love You My Diva)

Gelora Cinta Sang Mafia (I Love You My Diva)
Kekuatan Hukum dan Pemerintahan


__ADS_3

Tok Tok Tok..


"Dante, apa kau ada di dalam?" Celia mengetuk pintu kamar pria itu.


"Masuklah Celia" membuka pintu kamarnya dengan sangat lebar dan mempersilahkan wanita itu masuk.


"Dante, bagaimana sekarang?" Celia yang sudah berada di kamar pria itu langsung bertanya tanpa basa basi lagi.


"Bagaimana apanya?" berpura-pura bodoh.


"Jangan sok lugu, ayo katakanlah padaku, apa rencanamu selanjutnya?" mendesak pria didepannya.

__ADS_1


"Aku sudah menghubungi Diego untuk membantu mengurus hal ini" dengan santainya pria itu kemudian duduk di sofa yang berada di sudut kamarnya.


"Diego tidak akan sanggup menyelesaikan ini semua!" meskipun keluarga Alejandro memiliki anak laki-laki yang menjabat posisi tertinggi di kepolisian negara M, namun Celia tetap meragukannya, mengingat sepak terjang para mafia di negara tersebut begitu ganas, terlebih lagi Enrique dan Emily yang terkenal sangat licik dan keji.


"Diego itu hebat, dia pasti bisa diandalkan untuk menangani hal ini! Apa kau lupa kalau dia sudah banyak menertibkan mafia yang selama ini meresahkan masyarakat luas?" Dante yakin bahwa adik laki-lakinya itu bisa diandalkan untuk membantu misinya.


"Oke, katakanlah Diego bisa membantu kita, lalu apa yang bisa ia lakukan untuk hal ini? Emily itu sama kuatnya seperti Enrique, jaringannya cukup luas!" mencoba menelaah ucapan pria dihapannya.


"Tapi mau sampai kapan kita akan terkurung di sini!?" kesabaran Celia sudah diujung tanduk melihat kelakukan Dante yang terlihat cuek, sementara ia tau bahwa pada kenyataannya nyawa mereka terancam oleh Emily yang begitu dendam terhadap Dante yang telah membunuh kakaknya.


"Sampai aku naik menjadi pemimpin di ibukota" katanya sambil membuka botol wine.

__ADS_1


"Setelah itu aku akan menghabisi Emily dan semua yang tersisa tanpa ampun sambil bekerja sama dengan pihak yang berwenang dibawah komando Diego" katanya lagi sambil mulai menuangkan wine ke dalam gelas.


"Lalu bagaimana jika kau tidak terpilih?" Celia berkacak pinggang.


"Aku pasti terpilih, apa kau lupa kalau citraku di depan masyarakat umum begitu baik? Mereka tau bahwa aku adalah satu-satunya orang yang bisa mereka andalkan untuk membasmi gembong mafia di negeri ini!" menyesap dan meneguk anggur yang telah terfermentasi tersebut.


"Ck, percaya diri sekali kau!" wanita itu semakin kesal dibuatnya.


"Lihat saja nanti, perpaduan antara kekuatan hukum dan kekuatan pemerintahan pasti akan sangat hebat untuk membasmi para bajingan itu!" senyum misterius tersungging dibalik wajah tampan dan rupawannya.


Keberanian Dante dalam melawan mafia kelas kakap dan berdarah dingin seperti Enrique memang sudah tidak diragukan lagi. Ia bahkan dikenal sebagai pahlawan bagi rakyat kecil karena menjadi satu-satunya orang yang berani melawan Erique secara terang-terangan. Tidak tanggung-tanggung, bahkan Dante sempat dijuluki raja mafia karena menjadi ketua umum dari beberapa geng mafia besar yang kehilangan induk semang mereka akibat ulah licik Enrique. Setelah menyatukan geng-geng tersebut, Dante pun kemudian membinanya menjadi orang-orang yang lebih baik serta memberikan mereka pekerjaan yang layak dengan upah yang jauh diatas rata-rata. Oleh sabab itulah maka tidak heran jika saat ini mereka semua begitu loyal terhadapnya dan siap melakukan apapun yang Dante perintahkan, sehingga dengan mudah ia pun bisa menghabisi geng milik Enrique tersebut.

__ADS_1


__ADS_2