GUARDIAN ANGELS

GUARDIAN ANGELS
Transisi


__ADS_3

"Kamu harus pergi Hyung. Bukankah hari ini kamu ada syuting siang" Kata Kyuhyun mencoba melepaskan kekasih nya yang sejak tadi menempel pada nya.


"Aku masih merindukan mu" Kata Siwon enggan beranjak dari sisi Kyuhyun.


"Tapi kamu harus bekerja hyung. Ingat. Kebutuhan ku mahal" Kata Kyuhyun.


Siwon melepaskan rangkulannya dan menatap kekasih manis nya. "Baiklah. Aku tau itu. Aku akan bekerja keras"


"Kamu mengakui jika belanja ku sangat banyak dan mahal?" Kata Kyuhyun menatap Siwon dengan sudut mata nya.


"Anni. Hanya saja aku melupakan jika kekasih ku suka barang mahal dan makan yang enak" Goda Siwon.


"Yak! Hyung" Omel Kyuhyun.


Siwon mengusap kepala Kyuhyun dengan sayang. "Kyu"


"Hem" Jawab Kyuhyun yang asik dengan game nya.


"Kamu tidak lupa bukan jika minggu depan kita ada acara makan malam"


Kyuhyun menghentikan permainan game nya sejenak. Lalu tersenyum pada Siwon "Tentu saja" Jawab Kyuhyun. "Dengan Hanan bukan?"


Siwon menganggukan kepala nya. "Gwanchana?" Tanya nya.


"Tentu saja aku baik-baik saja" Jawab Kyuhyun. "Aku senang jika bertemu dengan Hanan. Semua nya juga sangat senang dengan Hanan" Jawab Kyuhyun.


Siwon meraih satu tangan Kyuhyun dan menggenggam nya erat. "Sejujur nya, hyung takut"


"Waeyo? Hanan anak yang baik. Walau aku tau akan sulit. Tapi percayalah Hyung. Aku akan bertahan." Kata Kyuhyun balik menggenggam tangan Siwon memberikan kekuatan. "Aku tidak ingin menyakiti Hanan terlalu dalam hyung"


"Hyung tau" Kata Siwon masih ragu.


Kyuhyun mengusap lembut punggung tangan Siwon. "Hanan bukan orang yang sulit di ajak komunikasi. Dan aku yakin itu juga sangat sulit bagi nya menerima fakta jika Oppa kesayangannya sudah memiliki kekasih" Jelas Kyuhyun. "Tapi, setidak nya itu tidak membuat nya tersakiti sangat dalam jika kita memberitahu nya sendiri di bandingkan dengan orang lain" Lanjut Kyuhyun. "Sejujurnya. Selama hampir 2 tahun menyembunyikan hubungan ini dengan Hanan. Membuatku merasa bersalah. Jadi.. Aku harap hyung bisa menjadi jembatan untuk kami untuk bisa saling memiliki"


"Pasti Kyu" Kata Siwon mengecup kening Kyuhyun dengan sayang. "Hyung tau ini akan menjadi hal yang berat bagi Hanan, kamu dan Hyung. Tapi hyung harap kamu bisa bertahan"


"Aku akan bertahan Hyung" Kata Kyuhyun. "Ini tidak sebanding dengan penantian mu selama ini terhadapku. Semua pengorbanan yang sudah kamu berikan"


"Kyu"


Kyuhyun menaruh tangannya pada wajah Siwon "Biarkan kali ini aku yang berjuang hyung" Kata Kyuhyun. "Biarkan kamu tau, jika aku pun mencintai"


Cups-


Siwon mengecup bibir pink milik Kyuhyun dengan cepat. "Kamsahamnida Kyu"


Kyuhyun menyunggingkan senyumannya pada kekasih tampannya itu. "Cah, sekarang pergilah. Prince manager sudah menjemput" Kata Kyuhyun melihat namja tampan menghampiri Siwon.


"Kajja Siwon. Syuting akan berjalan"


"Nde" Jawab Siwon. "See you Baby Kyu" Kata Siwon mengecup puncul kepala Kyuhyun. "Jangan lupa makan, ne"


"Ne hyung" Jawab Kyuhyun.


Siwon meninggalkan ruang istirahat nya dan berjalan menuju lift. "Hari ini bukankah kita akan syuting di luar ruangan?" Tanya Siwon.

__ADS_1


"Seperti nya" Jawab Prince Manager. "Dimana naskah mu?" Tanya nya.


Siwon mengingat ngingat dimana dia menaruh naskah nya. "Ah.. Seperti nya aku meninggalkan di rumah" Kata Siwon.


"Yak! Siwon. Kamu sangat ceroboh" Omel Prince manager bertepatan pintu lift terbuka.


"Aku akan minta orang rumah ambilkan saja" Kata Siwon meraih ponsel nya.


"Permisi sajangnim" Sapa seorang yeoja menghampiri Siwon.


"Ne?"


"Ini seperti nya barang sajangnim" Kata yeoja itu memberikan naskah yang di cari Siwon.


"Oh, ini dia" Kata Siwon. "Dimana kamu menemukannya?"


"Tadi seorang namja menitipkannya di receptionist"


"Namja?" Tanya Siwon.


"Mungkin Kangin-ssi" Kata Son Guk. Bodyguard pribadi Siwon.


"Ah" Jawab Siwon. Mungkin Kangin sekalian lewat sebelum mengantar Hanan. "Baiklah. Kamsahamnida" Kata Siwon.


"Nde sajangnim. Saya permisi" Kata yeoja itu.


"Aku tidak mau kelalaian lainnya" Kata Prince manager pada Siwon.


"Ne.. Ne.." Jawab Siwon.


"Baik" Jawab Siwon. "Kau ingin kopi?"


"Americano" Jawab Prince sebelum pergi.


"Baiklah." kata Siwon mampir ke Caffe milik agency yang berada di dalam gedung.


"Oh, Siwon" Sapa Yongson ketika mereka papasan di Caffe.


"Hyung" Sapa Siwon. "Aku fikir hyung sedang cuti"


"Aku memang akan cuti. Tapi setelah kalian selesai konser" Kata Yongson. Yongson memperhatikan naskah yang di bawa Siwon. "Kamu seharus nya tidak meninggalkan itu di rumah. Jika Prince tau dia akan marah besar" Kata Yongson pada naskah yang di bawa Siwon.


"Dia sudah marah karna kecerobohan ku" Jawab Siwon. "Tapi, bagaimana hyung tau ini tertinggal?"


"Hanan yang membawa nya. Tadi kami berpapasan di lift." Kata Yongson. "Kamu tidak bertemu dengan nya?"


Siwon terdiam. "Hanan? Bukan Kangin?" Tanya Siwon.


"Yah tentu saja Hanan dan Kangin." Jelas Yongson. "Apa kalian tidak bertemu?" Tanya namja bertubuh tinggi itu. "Aku mengantar nya hingga lantai 10. Ketika ingin ku antar sampai ruang rapat Hanan menolak nya" Cerita Yongsan.


Siwon masih terdiam. Mencerna ucapan managernya itu. Lalu, Siwon meraih ponsel nya dan segera bergegas pergi.


"Ada apa dengan nya?" Tanya Yongsan bingung.


"Son hyung. Coba cek CCTV pagi ini" Kata Siwon.

__ADS_1


"Baik Tuan" Kata namja bertubuh tinggi itu segera menuju ruang CCTV.


Siwon mencoba memanggil nomer Hanan. Namun tidak aktif. Feeling nya tiba-tiba merasa tidak enak. Lalu Siwon mendial nomer Kangin. Namun tidak dapat di hubungin juga. "Sial" Omel Siwon dan segera menuju ruang CCTV.


"Tuan" Panggil Son Guk ketika Siwon datang dan memperlihatkan CCTV lobby. "Nona Choi datang kesini bersama Kangin"


Siwon menutup mata nya. Masih mencoba menepis fikiran buruk nya.


"Benar kata Yongson jika dia mengantar Nona Choi sampai ke lantai 10" Lapor Son Guk.


Siwon menghampiri monitor CCTV. Terlihat Hanan masih membawa naskah ditangannya ketika dirinya dan Yongson berpisah. Setelah itu mereka tertangkap CCTV akan masuk ke dalam ruang rapat. Namun setelah nya Hanan tidak terlihat karna mereka berada di blind spot CCTV. Dan tidak lama mereka kembali terlihat memasuki lift dengan naskah yang di bawa Hanan sudah berada di tangan Kangin. Dan Hanan yang terdiam. Siwon mengusap wajah nya kasar. Hati nya terasa ditikam. Ketakutannya sejak tadi benar.


"Tuan?" Panggil Son Guk.


"Kita kembali ke mobil" Kata Siwon. Mereka pun kembali kedalam mobil dan melihat Prince anager disana.


"Kalian lama sekali" kata nya.


"Mianhe Hyung. Ada hal penting yang harus aku selesaikan" kata Siwon.


"Ada apa?" tanya Prince Manager.


"Aku tidak bisa menceritakan semua nya. Aku minta tolong para kru jika aku tidak bisa syuting. Dan tolong bantu aku mengganti biaya produksi untuk krcerobohan ku ini" kata Siwon.


"Baiklah. Aku akan mengurus semua nya" kata Prince melihat artisnya sangat panik dan melihat panggilan nama Hanan di ponselnya yang tidak di angkat. Namja tampan itu yakin jika ini berkaitan dengan adik Siwon.


"Maafkan aku" kata Siwon membungkukan badannya. "Dan katakan pada kru jika aku memohon maaf sebelumnya dan dengan sangat amat" lanjutnya.


"Sudah.. Sebaiknya kamu urus saja dulu urusan mu. Biar aku yang urus semua nya"


"Gomawoyo" kata Siwon sebelum masuk mobil. Siwon kembali mencoba menghubungi Hanan di dalam mobil. Namun ponsel nya masih tidak aktif. Sedangkan Kangin, dia tidak mengangkat nya. "AAKKHH.. SIAL" kata Siwon kesal pada dirinya sendiri. "Cepat cari tau Kangin. Dan tanyakan apa yang terjadi"


"Baik Tuan" Kata Son Guk.


Siwon mengusap wajahnya kasar. Tidak lama ponsel nya berdering. "Eomma"


"Nde Siwon. Mian, Eomma tadi ada meeting. Ada apa? Bukankah naskahmu sudah di antar Hanan? "


"Hanan?"


"Ia Hanan. Kalian tidak bertemu? Tadi Eomma meminta tolong Hanan mengantar naskah mu ke agency. Karna Eomma ada meeting penting pagi ini. Kalian tidak bertemu?"


"Eomma-" Kata Siwon kata Siwon terhenti.


Son Guk menghampiri boss yang sejak tadi gelisah dan dalam mood tidak baik. "Tadi aku sudah berhasil menghubungi Kangin Tuan" kata Son Guk memberi laporan.


"Eomma. Nanti aku hubungi kembali ne" Kata Siwon menutup telfonnya. "Lalu apa kata nya? Dimana mereka? Kenapa Hanan mematikan ponsel nya?" Cecar Siwon dan segera meraih ponsel nya lalu mendial nomer Kangin. Namun tidak bisa di hubungi.


Son Guk memperlihatkan chat dari Kangin


Nona Hanan bersamaku. Bnear kami tadi mampir ke Agency untuk memberikan naskah Tuan Siwon. Hanya itu yang bisa aku berikan info. Nona memintaku diam dan tidak memberi tahu apapun pada siapapun. Jadi maaf. Katakan pada Siwon untuk tidak perlu khawatir dengan Hanan. Dia bersama ku. Dan berikan Nona Hanan waktu sendiri dulu untuk saat ini.


Siwon memijat keningnya yang terasa berdenyut. "Cari mereka jika sampa jam 5 tidak ada kabar. Lacak keberadaan nya"


"Baik Tuan" Kata Son Guk.

__ADS_1


...


__ADS_2