Habib ku Suamiku

Habib ku Suamiku
keputusan menjadi Cinta


__ADS_3

hargai istri sebagaimana engkau menghargai ibumu sebab istrimu juga seorang ibu dari anak anakmu


kini waktu menunjukan pukul 12 malam dini hari. Aisyah langsung beranjak dari ranjangnya namun nihil tangan kekar khaliq tetap memeluk tubuh mungil aisyah.


“Mas bangun..Shalat Dulu”Sahut aisyah sembari menggoyangkan tangan khaliq


“Iyh Sayang”Jawab khaliq dengan mata tertutupnya.


“Iyh iyh tapi belum bagun”Jawab ketus aisyah


“Cepet mas,kalau ga...”Lanjut aisyah namun ucapannya terpotong karena khaliq langsung mencium bibir aisyah sekilas,,setelah mencium aisyah Khaliq langsung pergi meninggalkan aisyah yang jengkel dengan sikapnya.


Aisyah hanya tersenyum melihat tingkah khaliq tanpa aisyah sadari bahwa khaliq sedang memandangi wajah aisyah yang sedang tersenyum senyum sendiri.


“Kenapa senyam senyum sendri?”Tanya khaliq sembari membentangkan sejadahnya


“Apa sih mata mas kali buram”Jawab aisyah sembari bangkit menuju kamar mandi


“Hahah”Tawa khaliq melihat tingkah aisyah


“ga usah ketawa ga lucu”Jawab ketus aisyah


Aisyah pun keluar kamar mandi Merekapun melakukan Shalat Sunah 2 rakaat setelah melakukan shalat sunah mereka membaca Mushaf secara bersamaan. setelah membaca mushafnya khaliq meminta Hafalan aisyah.


“Mau kemana?”Tanya khaliq mencekal tangan aisyah yang akan beranjak dari tempat shalatnya tadi


“Mau olahraga”Jawab ketus aisyah


“Olahraga tengah malam?”Jawab khaliq


“apa jangan jangan mau ngajak olahraga ranjang”Goda khaliq sembari menatap wajah aisyah yang mulai memerah.


“Apaan sih mesum”Jawab aisyah menundukan kepalanya


“Haha mas bercanda kali”Jawab khaliq sembari berdiri dari posisinya tadi langsung mencubit hidung mancung aisyah


“Iyh aisyah tau”Jawab aisyah dengan memiringkan bibirnya


“kalau tau kenapa merona gitu tuh pipi”Jawab khaliq mencubit pipi aisyah yang mulai memerah.


“Mas yang goda aisyah terus”Jawab Aisyah langsung memalingkan pandangannya ketika khaliq menatap sayu mata Aisyah


“Ya udah apa cepet mas”Lanjut aisyah


“Ya udah duduk dulu”Jawab khaliq seraya duduk. Aisyah pun duduk di hadapan khaliq


“Hafalan kamu udah sampai mana”Tanya khaliq seraya membuka mushafnya.


dia tuh suami aku apa guru tahfidz aku sih?Bisa bisa aku di omelin kalau aku jarang ngehafal lagi!!. monoloq hati aisyah


“Hmm”Jawab aisyah dengan bingung


“Juz 29”Jawab aisyah


“Surah apa?”Tanya khaliq menatap wajah aisyah


“Aisyah lupa?”Jawab datar aisyah sembari cengengesan


“Aisyah serius!!”Sahut khaliq dengan nada tinggi namun tidak membentak


“iyh maaf!”Jawab aisyah langsung menunduk


“Maafin mas,,mas ga maksud membentak aisyah Tapi mas minta kamu serius dulu”Jawab khaliq seraya mengelus tangan aisyah.


“Surah Al-Haqqah”Jawab aisyah


“Alhamdulillah,,Tingkatkan lagi aisyah”


“Aamiin ”


“Na'am mas ingin mendengarkan Kamubaca Surah Al-Mulk”Sahut Khaliq membuat mata aisyah terbuka lebar,,masalahnya aisyah lupa sebagian Surah tersebut karena aisyah jarang mengulang bacaannya


“Kenapa??”Tanya khaliq


“Gpp”Jawab Aisyah dengan senyum khawatirnya


“Ya udah Silahkan”

__ADS_1


aisyah pun memulai murotalnya dengan tartil dan benar semua tajwid bacaannya sangat jelas di baca oleh aisyah .


“Alhamdulillah,,”Sahut khaliq.


kini aisyah bangkit membereskan alat shalatnya dan menyimpan di meja .


Namun berbeda dengan khaliq yang sibuk dengan handphonenya. Aisyah hanya merhatiin khaliq di ranjangnya.


“mas”Tanya aisyah.


“Iyh sayang ada apa?”Jawab khaliq tampa menoleh aisyah


“Hmm gpp”Jawab Aisyah


“Terus ngapain manggil?”Tanya khaliq seraya mendekati Aisyah


“Ingin manggil ajah”Jawab ketus aisyah


kini khaliq berada di dekat aisyah khaliq langsung merangkul bahu aisyah agar kepala aisyah bersender di bahunya.


“Aisyah??”Tanya khaliq Aisyah langsung melirik wajah khaliq


“Kamu udah ngambil keputusan?”Tanya khaliq namun ketika Khaliq bertanya hal ini Aisyah langsung memalingkan wajahnya


“Mas akan selalu menghargai keputusan mu aisyah”Tangan kekar Khaliq memegang dagu aisyah agar menatap mata khaliq aisyah pun kini menatap wajah tampan khaliq.


“Mas akan selalu mendengarkan keputusan aisyah. meskipun berat mas terima mas akan menerimanya dengan ikhlas.”Jawab khaliq seraya mencium kening aisyah.


“Aisyah,,Jika surga itu setangkai bunga, Mas akan memetiknya untukmu. Jika surga itu seekor burung, Mas akan menangkapnya untukmu. Jika surga itu sebuah rumah, Mas akan membangunnya untukmu. Tapi karena surga adalah tempat yang belum pernah dilihat oleh siapapun, maka mas akan berdoa kepada Allah supaya menyiapkan surga itu untukmu”.Sahut khaliq membuat aisyah tidak bisa membendung kesedihannya. Aisyah pun menangis di dada kekar aisyah.


“aisyah jantung rumah tangga adalah seorang istri jika kamu tidak bahagia maka seisi rumah akan tampak seperti neraka mas ga mau jika kamu terpaksa dengan hal ini. maka mas akan menerima keputusan mu dengan ikhlas mas akan selalu membuatmu bahagia dan merasa bahwa kebahagiaan yang mas berikan adalah Jannah bagimu”Jawab khaliq dengan memeluk erat tubuh aisyah.


kini aisyah masih mengeluarkan aisyah matanya bukan sesekali khaliq menyeka air mata aisyah.


“Aisyah jangan terus menangis!!Mas akan merasa bersalah karena sudah membuat kamu menangis aisyah”


“Maafin aisyah maafin aisyah”Kata terlontar hanya maaf .


“Mas akan selalu memaafkan mu aisyah”Jawab khaliq langsung mencium pucuk kepala aisyah.


“Apakah mas akan memaafkan aisyah jika aisyah mengambil keputusan agar tetap disi”tanya aisyah Dengan menatap saya wajah khaliq


aisyah hanya tersenyum,, aisyah melihat wajah khaliq yang tampak kecewa dengan keputusan aisyah namun khaliq berusaha menutupinya.


“Jangan sesekali keluar malam,,mas akan selalu menagih setoran hafalan kamu”Ucap tegas khaliq kini aisyah bangit dan melepaskan pelukan khaliq


“Mas ini suamiku apa guru ku sih”


“Hahaha”


“Ko malah ketawa”


“Guru Yang telah jatuh cinta pada wanita yang satu ini”


“Dan akan bersama hingga Jannah mempertemukan kembali”lanjutnya


aisyah hanya tersenyum mendengar perkataan khaliq. kini keduanya menatap dengan mata sayunya. ntah siapa yang pertama melakukannya tapi itu tidak penting baginya kini mereka pun beradu cinta di atas Agama Allah.


Kini Khaliq pun menatap wajah Aisyah yang hanya berjarak satu cm dari wajahnya Khaliq pun meminta izin pada aisyah dengan tatapan matanya. Aisyah hanya tersenyum


khaliq pun perlahan membuka Hijab Aisyah dan melepaskan satu persatu yang di kenakan Aisyah. begitupun khaliq


“Mas beruntung menjadi suami mu aisyah kelembutan akhlak yang kau punya sikap baik nan menyenangkan yang kau punya membuat iman dan derajat ku bertambah karena engkau Aisyah. Terimakasih telah menjaga kehormatan mu untuk ku suamimu aisyah”


Khaliq pun tersenyum bahagia Dan berulang kali mencium kening aisyah.


Khaliqpun beranjak dari ranjangnya segera membersihkan tubuhnya.


berbeda dengan aisyah yang berbaring lelah dan mulai tertidur dengan lelap.


Adzan Shubuh pun memanggil.


Khaliq yang baru saja keluar kamar mandi langsung bangunkan Aisyah yang masih tertidur lelap.


“Sayang udah shubuh sebaiknya Kamu shalat dulu?”Sahut Khaliq


“Aisyah ngantuk banget mas”Jawab aisyah dengan mata tertutup dan kembali menarik selimut di sekujur tubuhnya

__ADS_1


khaliq hanya menatap wajah cantik aisyah tanpa baluran make up membuat khaliq makin tergila gila dengan aisyah. kini tatapan Khaliq berubah menjadi gairah yang sangat besar.


Ide Cerdas dan Kotor khaliq pun muncul di benaknya. Khaliq langsung membisikan ke telinga aisyah. membuat aisyah bangit buru buru masuk kedalam kamar mandi:v)Ayo Kepo yah kalian apa yang di bisikin Khaliq😂


setelah mereka melakukan shalat shubuh aisyah kembali merebahka tubuhnya,, khaliq hanya melihat tingkah aisyah membuat Hasrat khaliq kembali mucul.


khaliq pun mulai mendekati tubuh Aisyah dan memeluk tubuh aisyah.


“Mas apa sih pagi pagi otaknya mesum”


“ Tapi mas ingin gimana ??Mau Di laknat ?”


dengan begitu aisyah menuruti kemauan Khaliq. Keduanya pun mengulang Nya dengan Berbeda Tampaknya Khaliq semakin bergairah membuat aisyah sangat kewalahan dengan apa yang dilakukan khaliq.


“Mas....Cape”Kesah aisyah


“Tanggung sayang”Jawab khaliq dengan nafas tersengal-sengal


Aisyah hanya mengikuti permainan yang diberikan khaliq. Tubuh Aisyah terlihat sangat lelah. Khaliq langsung mencium kening aisyah.


kini khaliq beranjak dari tempat tidur dan langsung membersihkan tubuhnya setelah melakukan ritual mandi,,Khaliq langsung memakai pakaian,,khaliq yang masih melihat aisyah sedang memilih pakaian


“Sayang,,”Panggil khaliq


“hmm”Jawab Aisyah


“Kenapa belum mandi juga”Tanya khaliq


“Bentar dulu mas aisyah lagi beresin pakaian aisyah”Jawab aisyah membuat khaliq kebingungan


“beresin pakaian?”Tanya khaliq mendekati Aisyah.


“Iyh Aisyah akan pergi dengan mas”Jawab aisyah Khaliq langsung memeluk aisyah dengan erat.


“Makasih sayang,,Sekarang kamu mandi sayang”Jawab girang Khaliq


Aisyah langsung membersihkan tubuhnya setelah Aisyah keluar kamar mandi aisyah tidak melihat khaliq di dalam kamarnya.


Aisyah pun langsung memakai gamis hitam dengan hijab yang menjulur menutupi sebagian lekuk tubuhnya.


kini Khaliq muncul di balik pintu dengan membawa nampan berisi sayur dan nasi


“mas ko bawa ke sini sih?”Tanya aisyah


“Sengaja!Biar kmu ga usah turun ke bawah ngambil sarapan,,mas takut kamu lelah”Jawab khaliq sambil menyimpan makan di atas meja.


aku mulai mencintai semua kelakuan dan perhatian yang dimilikinya apakah ini yang di namakan benih benih cinta yang sudah tumbuh besar.


“Ko di sini duduk”Aisyah pun duduk di samping khaliq.


“Ko cuman bawa satu”Tanya aisyah


“Sengaja”Jawab datarnya


“Kenapa?”Tanya Aisyah dengan bingung


“ ini sengaja mas bawain untuk kamu Aisyah”


“Mas belum makankan?” tanya aisyah


“Mas udah kenyang liat wajah cantik kamu”Goda Khaliq mencium pipi kanan aisyah.


“Gombal mulu serang yah”Sahut aisyah dengan senyum terpancar di wajah cantiknya


setelah aisyah makan mereka bersiap untuk keberangkatan mereka ke mesir Siang ini.






Bersambung


***When a husband and wife look at each other with love, Allah looks at both with Mercy.

__ADS_1


Ketika suami istri saling memandang satu sama lain dengan penuh cinta dan kasih sayang, maka Allah memandang keduanya dengan tatapan kasih sayang.***


__ADS_2