
***hati itu ibaratkan gelas semakin di penuhi dengan kecintaan kepada allah semakin sedikit ruang untuk kecintaan terhadap dunia***
•
•
•
•
-------------
khaliq semakin khawatir dengan aisyah yang kini tidak kembali pulang apalagi aisyah tidak mengetahui jalan pulang karena aisyah masih baru mengenal tempat ini. waktu menunjukan pukul sepuluh malam hujan menguyur kota ini sangat deras.
khaliq pun bertekat untuk menyari aisyah di luar sana.
memang tatkala cinta harus melewati ujian untuk mencapai kesempurnaan cinta.karena kekuatan cinta lah yang mampu membuat pasangan My Husband Bahagia apalagi di landasi dengan cinta besar terhadap sang pencipta.
Di dalam mobil khaliq berusaha mencari keberadaan Aisyah seraya menelpon Sahabatnya Rahman meminta waktunya untuk membantu khaliq mencari keberadaan aisyah sekarang.
khaliq pun menunggu Rahman Di Dekat taman kota yang ada di daerah kampus Al-Azhar tempat khaliq dan rahman belajar.
“Maaf saya telat”Ucap Rahman seraya membuka kaca mobilnya karena khaliqpun berada di dalam mobil.
“Tidak papa,,Man Tolong bantu saya menemukan Aisyah”Jawab khaliq dengan nada khawatir .
Rahman pun mengetahui Aisyah karena aisyah Adalah adik dari Haliq .
“Untuk saat ini saya bantu karena kau adalah sahabat baik saya”Ucap rahman
merekapun berpencar mencari Aisyah dengan membawa mobilnya masing masing.
sementara aisyah sedang duduk di bawah Pohon besar yang terlihat sangat tua,,Dengan Baju yang amat basah
“Kenapa mas mengapa!!”Ucap Aisyah dengan air mata yang masih terus membasahi pipinya karena masalah ini membuat aisyah teramat sakit melebihi dirinya terluka.
Tiba Tiba saja Mobil Berwarna hitam berhenti pas di depan tubuh aisyah.
Lelaki itu pun menghampiri aisyah.Ya untung saja dia orang indonesia.
“Permisi Mbak Ada yang saya bisa bantu”Ucap wanita itu seraya mendekati Tubuh basah aisyah aisyah hanya menggelengkan kepalanya.
“Apakah mbak mengerti bahasa saya?”Ucap wanita itu aisyahpun menganggukkan kepalanya.
“Kalau begitu Biar mbak ikut ke apartemen saya!!”Ucap wanita berhati nurani ini.
aisyah pun menerima ajakan wanita berhati nuraini ini. Aisyah pun kini berada di dalam mobil wanita tadi bibirnya membiru karena kedinginan seluruh badannya Menggigil. akhirnya wanita itu mengambilkan switer miliknya dan di pakaikan ke tubuh mungil aisyah.
“Kalau boleh saya tau Nama kamu siapa?”Ucap wanita itu
“Aisyah”Ucap aisyah dengan suara kecilnya
__ADS_1
“Massyaallah nama yang cantik seperti orangnya”Ucap wanita Itu yang pokus mengendarai mobilnya.
“Nama saya Madya”Ucap madya seraya melemparkan senyumannya
aisyah hanya membalasnya dengan senyuman lagi.
Akhirnya merekapun sampai di apartemen Madya teman baru aisyah.
“Alhamdulillah sampai”Ucap mandya seraya melihat ke arah aisyah.
merekapun berjalan menuju lift karena apartemen madya berada di kamar nomer 345 di lantai 5 mereka pun sampai di apartemen madya.
Aisyah pun melangkahkan ntah kenapa aisyah tak bisa menahan badannya kini aisyah kehilangan kendali bahkan tubuhnya sekarang jatuh di lantai. Membuat Madya terkejut.
“Aisyah...”Panggil kaget madya. Madya pun bingung harus berbuat apa. Akhirnya Madya berusaha sendiri membopong tubuh aisyah.
Madya pun bingung harus apa akhirnya memanggil Dokter agar memeriksa kondisi aisyah . karena aisyah terkena demam tinggi.
Akhirnya dokter pun datang ke apartemen madya dan langsung memeriksa kondisi Aisyah setelah dokter memeriksa aisyah madya langsung menanyakan kondisi aisyah.
“Bagaimana kondisi teman saya sekarang dok”Tanya Madya dengan wajah cemas.
“Kondisinya Baik mungkin 3 jam ia baru sadarkan diri karena demam ini sangat tinggi”Ucap dokter seraya memberikan resep obat
“Tapi..”Lanjut dokter
“Tapi apa dokter...”Jawab madya dengan wajah khawatir
“Jadi dia Sedang hamil dokter?”
“Betul...Usia kandungannya bahkan sudah memasuki usia 1 bulan 2 hari ini adalah usia kandungan yang Rawan untuk sang bayi”Ucap bayi
“Kalau gitu saya pamit dulu”Pamit dokter
“Terimakasih dok”Ucap madya
Madya pun bingung dengan Aisyah
Tanpa berpikir panjang Madya langsung menelpon tunangannya agar cepat datang ke apartemennya seraya membawakan obat yang madya suruh.
Ting tong
(Bunyi bell)
madya pun langsung membukakan pintunya.
“Assalamualaikum”ucap lelaki itu
“Waalaikumussalam cepat mas masuk”Ucap Madya seraya melangkah di samping tunangannya.
“Ini obatnya”Seraya memberikan obatnya kepada madya.
“Makasih”
__ADS_1
“Kamu masih berhutang penjelasan padaku”Ucap Tunangan Madya
“Ikut aku”Ucap madya seraya menaiki anak tangga
Madya pun membukakan pintu kamar apartemennya sontak membuat tunangannya kaget melihat aisyah terbaring lemas di ranjang madya ternyata Itu Rahman Sahabat Khaliq suami aisyah
“Sayang kamu nemuin dia dimana?”Tanya Rahman Seraya mendekati aisyah
“Aku ga sengaja liat dia kehujanan jadi aku bawa dia ke apartemenku”Tutur kata Madya
“Kondisinya bagaimana?”Tanya Rahman
“Dia Demam Tinggi....Tapi?”Ucap madya seraya melihat rahman yang sedang sibuk menelpon seseorang siapa lagi jika buka Khaliq.
“Tapi apa?”Ucap Rahman masih sibuk dengan handphone genggamnya.
“Dia sedang hamil usia kandungannya Memasuki usia 1 bulan”
Rahma pun menelpon Khaliq suami aisyah dan ingin memberitahunya jika Aisyah sedang ada di apartemen tunangannya dalam keadaan keadaan pingsan. Bahkan Rahman pun tidak tau permasalah apa yang di alami Khaliq dan aisyah.
Rahman pun sudah menelpon khaliq tiga kali namun tetap saja tidak di respon karena khaliq sedang berusaha keras mencari keberadaan aisyah.
akhirnya khaliqpun mengangkat telepon dari Rahman
“Assalamualaikum dimana sekarang?"Tanya Rahman
“Waalaikumussalam Di pinggiran jalan”Jawab lesu khaliq di dalam telepon
“ Aisyah ada di Apartemen Tunangan ku Sekarang dia pingsan”
sontak membuat khaliq kaget dengan perkataan Rahman sahabatnya hati khaliq campur aduk dia bingung harus sedih atau bahagia di sisi lain dia bahagia aisyah ditemukan dan khaliq pun sedih mendengar kondisi aisyah.
“Tunggu saya di sana jaga dia baik baik”
khaliq pun langsung mengendarai kendaraannya dalam kecepatan tinggi
pesan rahman pun masuk khaliqpun langsung melajukan kearah apartemen Madya.
•
•
•
•
•
Bersambung
ketika cinta itu karena allah makan cinta itu tidak akan pernah mati
__ADS_1