Habib ku Suamiku

Habib ku Suamiku
Kecemburuan


__ADS_3




Waktu menunjukan pukul dua belas Siang Ilham langsung membereskan Buku buku langsung menuju parkiran  .


Di Dalam perjalanan pulang Ilham berusaha menelpon Gia namun nihil Gia Tidak meresponnya Ilham Pun berusaha berhusnudzon .


*


Sementara Gia sudah menunggu Ilham di halte yang tak jauh dari rumahnya karena gia yakin bahwa ilham akan melintas di jalan sana.


Sudah beberapa jam gia menunggu namun ilham tak kunjung datang. Tiba tiba mobil merah mengelaksoni Gia sampai di terkageti.


Tin Tin


“Astaqfirullah”Ucap Gia seraya melihat ke arah mobil tersebut


Seorang di dalam mobil itu Turun membuat Gia sedikit kaget karena sudah lama mereka tidak bertemu


“Rahman?”Ucap Gia


“Hahaha Giana?”Ucap Rahman


“Maaf bikin kaget kamu habisnya di perhatiin tadi kay kebingungan”Ucap rahman seraya mendekati Gia dan berjarak hanya sedikit.


Namun ketika mereka sibuk berbincang Gia tidak menyadari jika Ilham sedang mengamati mereka.


Flashback


Di dalam mobil Ilham sibuk dengan menelpon  Gia namun tidak ada respon sama sekali,,Ilham pun melihat Gia sedang Berbincang sesekali tertawa bersama lelaki itu tak  lain sahabatnya sendiri.


Emosi Ilham pun Semakin Memuncak    Masalah pada dirinya yang tidak sempat dia Urusi karena Ilham berusaha menyibukkan diri pada keluarga barunya.


Ilham pun sampai di rumah Ilham membanting kan pintu mobilnya dengan  keras Ilham tidak langsung masuk melainkan diam di kursi depan rumahnya.


Gia pun menunggu lama akhirnya Ia pergi dengan seorang diri berziarah ke makam papanya. karena sejak tadi Rahman harus pergi karena ada urusan mendadak.


*


Setelah pulang dari makam Gia menunggu taksi tak kunjung datang. Gia pun berjalan menelusuri Jalan dengan seorang diri.


Tin Tin


Gia pun langsung melirik ke arah mobil tersebut.


“Gia...”Ucap seseorang lelaki itu


Gia hanya menatap aneh pada seseorang di dalam mobil.Gia pun melanjutkan Jalannya namun seseorang itu menghentikan langkahnya saat dia menyebut namanya.


“Gia Tunggu”Ucapnya


“Siapa?”Ucap Gia


“Kamu lupa sama aku”Ucap Dia


“Kita bernah bertemu”Ucap Gia


“Wah kebangetan lho lupa sama Gue”Ucap Dia seraya cengengesan


“Gue Firman sahabat lama lho”Ucapnya


“Firman,,Wah nyaris aku ga mengenalimu massyaallah  banyak perubahan banget”Ucap Gia


“Kamu pun tambah cantik Na”Ucap Firman


“Aamiin makasih“Ucap Gia


“Bajunya”Ucap Firman dengan tertawa Puas


“Haha aku GR banget yah"Ucap Gia

__ADS_1


“Haha bercanda ko beneran aku juga tadi takut salah tapi aku punya filing bahwa itu kamu”Ucap firman


“Sedang apa kamu disini?”Ucap Firman


“Hmm Ziarah”Ucap Gia seraya menundukkan kepalanya


“Ziarah?Siapa?”Ucap Firman


“Papa”Ucap Gia


“Inna illahi wainnalillahi rajiun”Ucap Firman berduka


“Maaf gua ga tau Na”


“Iyah gpp ko”


“lo mau kemana sekarang?”Ucap Firman


“Mau pulang lah”


“Sekalian gua antar ajah”


“Ga usah aku tunggu taksi ajah”


“Ayolah Ana sekali ini ajah lagian kita ga tau bakal ketemu lagi kan”


“iyh iyh ”Ucap Gia


Gia pun masuk kedalam mobil Firman.


*


Sementara Ilham menunggu Gia yang tak kunjung datang membuat emosinya semakin memuncak.


“Jadi ini kelakuan asli kamu Gia!!”Monolog hati Ilham


Setelah beberapa menit Gia pun sampai di depan rumah mewah milik suaminya sekarang Gia pun tak lupa  berterima kasih pada Firman


Gia pun kaget ketika melangkah ke halaman rumah terlihat Ilham sedang menunggunya di sana.Gia pun melemparkan senyuman manis pada Ilham Namun ilham hanya terdiam


“Waalaikumussalam”Ucap Ilham ketus langsung menarik tangan Gia dengan kasar membuat Gia meronta kesakitan


Ilham pun berjalan menyeret butuh mungil gia.


Sesampainya di kamar di tubuh gia di lempar sampai terbentur tembok dengan Keras Gia pun meronta kesakitan


“awww”Rintih Gia seraya memegang pahanya yang terbentur keras namun ilham membiarkannya


“Jadi ini Kelakukan kamu Gia”Ucap Ilham yang berjongkok di depan tubuh tersungkur Gia.


“Apa maksudmu mas?”Ucap Gia


“Oh masih ga ngerti juga!!”seraya memegang dagu Gia dengan kasar


“Dasar wanita murahan!!Wanita malam!!Bahkan kau hanya memeras ku!!Dengan pura pura akan di perkosa oleh lelaki bayaran mu hah”Ucap ilham seraya melepaskan cengkramannya


Tangisan Gia tak bisa di bendung saat Ilham mengatakan Gia hanya wanita ****** di dinia malam


“Setelah kau mendapatkan ku kau mendekatkan Sahabatku gitu!!Wanita malam”Ucap ilham


Plak...


Tamparan keras mendarat di pipi milik Ilham


“Cukup..Kau mengatai ku cukup”ucap isak Gia.


“Kenapa Malu,,Kenapa Emng benar kan Kau wanita murahan”Ucap Ilham


Gia hanya terus menangis ketika perkataan Ilham semakin menyakiti hatinya.


Dengan kasar dan emosi Ilham menarik Hijab yang gia kenakan membuat gia semakin merasakan sakit di hatinya.


“Apa yang kau lakukan”Ucap Isak tangis Gia

__ADS_1


“Kenapa!!Aku membuka Hijab mu kau marah!!Hah kenapa”Ucap ilham dengan nada tinggi


“Kenapa!!Ketika orang lain menyentuh kau bergairah mengapa”Ucap ilham seraya melemparkan hijabnya


Gia hanya bungkam dengan perkataan yang di lemparkan ilham padanya . Tangisannya terus mengalir di wajahnya.


“Kenapa Diam!!Kau Hanya bertopeng dengan hijab lebar mu!!”Ucap Ilham


“Bahkan jika papamu tau kau sudah mengecewakannya”Ucap Ilham seraya tersenyum jahat


“Cukup!!Jangan pernah membawa nama papaku!!”Ucap Gia


“Bersenang senanglah padaku!!Aku akan membayar mu dengan puluhan kali lipat”Ucap ilham seraya menyentuh pipi Gia


“Jangan kau pernah menyentuhku”Ucap Gia


“Hahaha menyentuh cwe murahan!!Apakah kau menolak uangku“Ucap Ilham


Gia pun semakin terisak tangis bahkan ia ingin sekali mengadu pada Papanya.


“Papa Aku sangat rindu pelukanmu”Ucap hati Gia


Gia pun bangkit mendorong tubuh kekar Ilham berlari mengambil hijabnya yang di lemparkan Ilham ke sembarang tempat Gia berlari menuruni anak tangga dengan Air mata yang masih menguyur wajah cantiknya.


“Gia Kenapa?”Ucap mamanya seraya mengejar Gia yang berlari ke luar rumah


Gia terus berlari mengabaikan perkataan mertuanya.


“Apa aku bejad itu di matamu!!”Ucap Gia seraya berjalan tanpa tempat tujuan


Gia pun berjalan dengan Air mata yang masih membasahi wajahnya.


“Skenario apalagi yang kau mainkan ya Rabb!!”ucap hati yang menangis


Dia hanya terduduk dengan mengingat perkataan ilham tadi yang membuat hatinya sakit.


*


Sementara lain Ilham hanya termenung melihat dan membayangkan setiap kata yang di lontarkan tadi pada istrinya.


Ilham hanya bisa duduk di posisi tadi dan menyesal atas kelakuan tadi pada istrinya


Mamanya pun da tinggal diam,,mamanya langsung berlari menuju kamar Anaknya.


“Apa yang kamu lakukan pada menantu mamah”Ucap Mamanya


Namun ilham hanya terdiam


“Jawab mama Ilham”Sentak mamanya


“Dia hanya wanita Jalang”Ucap ketus Ilham membuat mata nya kaget dengan perkataan yang di lontarkan mamanya


Plak


tamparan keras mendarat di pipi ilham


“Jangan pernah kamu berbicara seperti itu!!”Ucap tegas mamanya


“Mama sangat kecewa dengan tingkah kamu yang seperti itu!!”Ucap mama ilham seraya meninggalkan ilham sendiri di kamar.







Bersambung.


““Komitmen, kesetiaan, nafsu, dan cinta adalah bagian dari pernikahan.”

__ADS_1


“Selama rasa cemburu tidak melampau batas, hal ini tidak menjadi masalah. Cemburu yang berlebihan justru akan mengancam kebahagiaan rumah tangga.


__ADS_2