
Tak terasa waktu berjalan sangat cepat sampai sampai Tak terasa usia kehamilan Aisyah semakin bertambah. Bahkan semua keluarga Aisyah melarang Aisyah melakukan aktifitas yang terlalu berat.
Sekarang adalah hari yang di tunggu tunggu keluarga aisyah, Karena keluarganya meminta melakukan acara tujuh bulanan di Bandung,, awalnya aisyah menolak namun usahanya gagal Karena orang tuanya meminta.
“Umi kita ga udah deh ngelakuin Ritual itu”Ucap aisyah pada uminya
“Aisyah,, lakukan ini!! Lagian kita hanya mengadakan pengajian doang”Ucap abi
“ Sayang,,ikuti ajah kemauan umi”Ucap khaliq
Yang duduk di sampingnya
“Sekarang kalian istirahat ajah,, Lagian besok harus bangun pagi”Ucap uminya
Aisyah Dan khaliq pun berjalan melangkahi Anak tangga. Sesampainya di kamar aisyah hanya terdiam.
“Kenapa sayang”Ucap khaliq seraya mendekati aisyah yang sedang menyender di senderan ranjang.
“Ga ko mas”Ucap aisyah
“Masih khawatir tentang proses melahirkan? ”Tanya khaliq dengan memegang jemari aisyah.
“Menurut mas aisyah harus bagaimna? ”Tanya aisyah seraya menatap lekat wajah khaliq.
“Terserah kamu aisyah,,Yang mas inginkan Sekarang kalian berdua tetap sehat selalu”Ucap khaliq seraya mencium kening aisyah.
“Meskipun sebenarnya dengan cara normal lebih banyak mendapatkan pahala mas ga akan memaksa kamu untuk melahirkan dengan cara normal yang penting ibu dan anaknya selamat mas sudah bahagia”
Aisyah hanya terdiam,, khaliq pun mengerti jika aisyah sangat khawatir akan semua yang akan terjadi. Bahkan belakakangan ini aisyah sangat kurang beristirahat karena perutnya mulai membesar khaliq pun Tak tega melihat aisyah yang sering kebinggungan mencari posisi tidur yang nyaman. Namun khaliq berusaha menjadi Suami yang siap siaga,, demi menjaga aisyah agar tidak terjadi apa apa khaliq Berhenti kerja Dan fokus menjaga aisyah Dan anaknya.
“Sudah sayang,, Apapun yang terjadi nanti ini adalah skenario allah. Mas yakin jika kita menyerahkan semua pada allah. Allah akan selalu memberikan yang lebih baik dari yang kita duga”Ucap khaliq seraya mencium kening aisyah
__ADS_1
“Sekarang kamu tidur, besok harus bangun pagi kan”Ucap khaliq namun aisyah hanya menjawabnya dengan anggukan kecil.
Aisyah pun merebahkan tubuhnya di samping tujuh khaliq Sekarang. Tak menunggu waktu lama aisyah Sudah tertidur dengan pulas.
“Aku bersyukur telah di kirimkan wanita seperti mu aisyah. Bahkan allah tau jika kamu adalah wanita yang selalu mengingat Kan ku pada sang pencipta illahi”monolog hati khaliq
Khaliq pun bergegas menuju kamar mandi segera membersihkan dirinya seraya mengambil wudhu. Setelah beberapa menit membersihkan diri khaliq langsung memakai pakaiannya Dan membentangkan sajadahnya melakukan shalat sunah 2 rakaat Dan di lanjutkan dengan membaca mushafnya.
Setelah itu khaliq langsung merebahkan tubuhnya di samping tujuh istrinya yang Sudah tertidur pulas. Wajahnya terlihat sangat cantik meskipun Tanpa sedikitpun olesan mek-up,, khaliq pun memeluk aisyah dengan erat,, Tak lupa juga mencium kening aisyah.
*
Waktupun datang dengan cepat Kini aisyah Sudah bersiap siap untuk melakukan acara tujuh bulanan. Kini pakaian yang di kenakan aisyah senada dengan khaliq warna Putih dengan motif hijau di lengannya. Pakaian yang di pakai aisyah sangat indah sangat orang melihatnya wajah ayunya terlihat lebih cantik dengan olesan mek-up natural.
Kini aisyah sedang duduk di sofa kamarnya sedangkan khaliq sedang sibuk mengancingkan kemejanya seraya melihat aisyah di pantulan cermin besar di kamarnya.
Terlihat aisyah yang sedang memasang kaos kaki dengan Susah payah karena perutnya yang mulai membesar membuatnya Susah menekukan kakinya bahkan mengapainya pun susah.
“hehe aisyah bisa sendiri ko mas”Ucap aisyah
“Haha bisa sendiri!! Ngaco kamu”Ucap khaliq seraya mengambil kaos kakinya di tangan aisyah
Khaliq pun menekukan kakinya agar menompang tubuhnya,, khaliq pun mengangkat kaki kiri aisyah Dan mengangkat kaki aisyah disimpan di pahanya.
Aisyah hanya terdiam di perlakukan terhormat oleh suaminya. Khaliq pun memasangkan kaos kakinya di kaki mungil milik aisyah.
Kini keduanya sailing bersyukur telah di berikan pasangan yang paling menyempurnakan satu Sama lain. Setelah selesai memakaikan kaos kaki khaliq menatap lekat wajah aisyah.
Dengan cepat aisyah mengalungkan tangannya di leher khakiq,,
"Cup"
__ADS_1
Khaliq hanya terdiam ketika aisyah memberikan kecupan pertama padanya.
”makasih Sudah menjadi imam yang baik untuk aisyah. Tetaplah menjadi mas yang aisyah kenal bahkan jangan pernah tinggalkan aisyah saat aisyah melakukan kesalahan yang fatal tuntunlah keluarga kecil kita ini. Aisyah ingin kita terus bersama hingga jannah kelak. Tuntunlah aisyah agar bisa menjadi istri seperti ibunda Khadijah dan bunda fatimah ajarkan pada kaum hawa”ucap aisyah
Khaliq hanya tersenyum Manis pada aisyah. Khaliq pun memeluk aisyah dengan erat.
•
•
•
•
•
***Bersambung
"Maaf update Sekarang kurang menentu jangan lupa like and komen berikan komentar Dan like kalian supaya author nya semangat nulisnya.
Terus komen yah!! 😂😁❤
Hehehe kangen Gia gimana ga nih??
PERHATIAN
Update selanjutnya insyaallah lebih seru ko soalnya Gia Sudah tau Mengapa sikap Ilham Sekarang berubah😢😁
Sesuai permintaan kalian Gia tetap bersama ilham meskipun Gia setuju Jika dia Dimadu😢😣
Jujur aku sendiri mah ga mau kalau Suami aku kelak membagi cinta sama cwe lain!! Nyesek banget dengernya ajah....***
__ADS_1