Habib ku Suamiku

Habib ku Suamiku
Kecewa


__ADS_3

***Jika kamu ingin mengetahui watak seseorang, maka ajaklah dia bertukar pikiran denganmu.


Sebab, dengan begitu kamu akan mengetahui kadar keadilan dan ketidakadilannya, kebaikan dan keburukannya.***


Siang ini Aisyah makan bersama Khaliq di lestoran sudah lama aisyah tidak makan di luar dengan Khaliq.


Ketika Aisyah akan menemui Khaliq di halaman luar Aisyah melihat Khaliq sedang bercakap tawa dengan seorang wanita cantik dengan hijab yang menjulur hingga bokong . Hingga Aisyah akan menyamperi Khaliq umi memanggil Aisyah


“Aisyah....”Panggil umi


“Iyh umi ada apa”Seraya melangkah mendekati umi di ruang makan.


“Cepat kamu panggil Khaliq di halaman belakang umi akan menyiapkan semuanya”


“Baik umi”


Deg Deg Deg Aku sangat tidak ingin mendengar semua percakapan mereka yang terlihat sangat senang bahkan wanita itu sangat cantik di bandingkan Aisyah,,Aisyah memutuskan tidak menemui Khaliq bahkan Aisyah hanya menatap dan mendengarkan percakapan mereka dengan rasa kecewa.


Aisyah kembali dengan raut wajah yang tidak menyenangkan . Khaliq muncul di belakang Aisyah dan makan di sebelah Aisyah.


Setelah makan selesai Aisyah langsung kembali menuju kamar di ikuti Khaliq .


“Aisyah,,Sekarang Mas Akan Mengunjungi pesantren Nurul iman,,Mas udah lama tidak mengunjungi pesantren”


“Hmmm iyh”Jawab ketus singkat Aisyah


“Mas juga akan mengisi acara di berbagai tempat ”


“Mas pasti akan pulang terlambat bahkan tidak akan pulang malam ini”Lanjutnya


“Kamu tidur gih Besok udah mulai kuliah kan”


“Hmm iyh”Jawab Aisyah


Khaliq bingung dengan sikap Aisyah yang sering berubah rubah kadang baik perhatian kadang ya gini


Khaliq pun tidur di samping Aisyah dengan memeluk Aisyah dari belakang membuat Aisyah risih.


“Tidur Tidur ajah mas ga usah meluk meluk segala”


“Peluk istri sendiri GPP kan”


“Aisyah cape ngantuk ”


“Kamu bukan ngantuk tapi kamu marah aisyah”


“Aisyah,,Apa salah Mas ”


“Pikir sendiri”Jawab ketus Aisyah.


Aisyah pun tertidur begitu juga khaliq. Kali ini Khaliq mengalah karena lelah berdebat terus menerus dengan Aisyah .


Allahu Akbar Allahu Akbar


Suara adzan membanguni Aisyah yang sedang tertidur pulas. Aisyah bangkit dan melihat ranjangnya kosong bahkan suaminya tidak membangunkannya untuk shalat membuat Aisyah semakin jengkel.


Aisyah langsung membersihkan tubuhnya dan melaksanakan shalat shubuh setelah melaksanakan shalat Aisyah langsung melanjutkan dengan membaca mushaf dengan suara merdunya membaca mushafnya dengan Tartil dan Husyu .


Waktu menunjukkan pukul 05.30 Aisyah mengakhiri bacaan mushafnya. Aisyah melirik jam dinding dan melihat di depan balkonnya Khaliq yang tak kunjung datang.


Aisyah keluar kamar dengan seorang diri,, Menuruni anak tangga bahkan Aisyah tidak melihat umi dan Abi .

__ADS_1


Aisyah melihat seorang lelaki yang asik menonton TV siapa lagi kalau bukan Khaliq. Khaliq yang sudah siap dengan Pakaian rapi sarung dan baju Koko putih dengan kopeah yang menempel di kepalanya membuat ketampanannya bertambah kulit bersih bersinar membuat Aisyah Berpikir


“Aku tidak pantas bersanding dengan lelaki yang begitu sempurna seperti Dia” Saut hatinya


Khaliq pun mendekati Aisyah dan mencium kening Aisyah.


“Pagi sayang”saut Khaliq memegang kedua pipi Aisyah


“Pagi” Jawab Aisyah dengan senyuman kecil di wajah cantiknya


“Umi dan Abi kemarin malam pergi karena ada urusan mendadak di Bandung”


“Kenapa mas ga bangunin Aisyah”


“Mana mungkin Mas bangunin istri kecil mas yang sedang tertidur pulas”


“Ya udah makan Yo Aisyah laper”


“Mas belum berangkat??Bukannya mau mengunjungi pesantren mas ”


“Nunggu nyonya bangun dulu”


“Isshh mulai gombal”Aisyah mencubit perut khaliq


“Aduhh Sakit sayang ”


“Mas sih”


Khaliq dan Aisyah pun langsung menuju ameja makan dan sarapan bersama.


“Gpp di tinggal di rumah sendiri”


“Mas usahain pulang cepet”


“Ga percaya!!Seorang habib seperti mas Mana mungkin bisa pulang cepet apalagi habib terkenal dengan ketampananya”Goda Aisyah dengan mata berkedip


“Belajat dari siapa sihh”Mencubit hidung Aisyah


“Ya udah yu Aisyah anter kedepan”


“Aisyah,, Usahain tar kekampus pakai kaos kakinya jangan pakai pakainya yang ketat jangan keliaran bersama lelaki lain inget mas di sini!!Jangan lupa hafalannya”


“Sejak kapan sih mas nya Aisyah bawel gini”


“sejak mengenal kasih dan sayang kamu aisyah”


“Gombal teruss”


“Biarin Gombal sama istri sendiri”


Aisyah dan Khaliq pun berjalan menuju halaman rumah


“Ya usah mas berangkat!!Yakin ga mau bareng”


“Iyh lagian waktu kuliah Aisyah masih lama mas”


“Ya udah jangan bandel sayang ”


“Iyh ya udah mas berangkat assalamualaikum”


Aisyah meraih tangan Khaliq dan mencium punggung tangan Khaliq dengan sangat ramah.

__ADS_1


Khaliq pun tersenyum melihat tingkah Aisyah,, Khaliq pun berjalan meninggalkan Aisyah. Ketika Aisyah hendak masuk langkah Aisyah terhenti.


“Aisyah,,”


“Lho kenapa balik lagi??Ada yang ketinggalan”


“Ada yang ketinggalan”


“Apa biar Aisyah ambil”Aisyah langsung meninggalkan Khaliq namun Khaliq menyekal tangan Aisyah agar ada di dekapan Khaliq


“Lepasin nanti mas telat ”


“Biarin ajah yang punya pesantren aku mana ada yang marahin aku”


“Mulai deh percaya dirinya”


“Ya udah apa yang ketinggalannya”


“Ini”Seraya menunjukan bibir Khaliq


“Ihh kirain apa”


“Ya udah cepet dong ”


“Ga sekarang jawab aisyah”


“Ya udah Mas ga akan berangkat”


Cup


Aisyah langsung menunduk malu karena mencium bibir Khaliq duluan


“Mulai agresif duluan yah”


“Kan mas yang nyuruh”


“Haha iyh iyh ”


“Ya udah sana berangkat”.


“Iyh istri kecilku assalamualaikum”


Seraya mencium kening Aisyah


“Waalaikumussalam”


Aisyah pun tersenyum manis sekali kepada Khaliq yang sudah jauh mengendarai mobilnya.







Bersambung


Rasa Rindu ini terus bertambah setiap harinya semoga Allah menyegerakan persatuan kita dalam ikatan suci ini menjadi kekasih Duni dan akhirat

__ADS_1


__ADS_2