
Ya Allah! grant me someone who will hold my hand to Jannah.
Ya Allah! Berilah aku seseorang yang kelak akan menggenggam tanganku menuju Surga.
••••••
Allahu Akbar Allahu Akbar
Suara adzan membangunkan keheningan antara Khaliq dan Aisyah.
“Sayang shalat dulu gih sudah asar”
Saut Khaliq menyapa Aisyah yang sedang sibuk dengan novelnya.
“Iyh mas”Wajab singkat Aisyah
“Ya udah mandi gih,,mas ke masjid dulu”saut Khaliq sambil mencium kening Aisyah.
Aisyah hanya menyontarkan senyuman manis di wajah nya.
Ntah kenapa Aisyah merasakan teramat sakit di hatinya melihat Khaliq yang terus menerus Aisyah jauhi,,Aisyah semakin bimbang dengan sikapnya yang terus menjauhi suaminya.
“Apakah benar mas Khaliq mencintaiku??Apakah benar dia tulis menyayangiku” Monolog hati Aisyah
Aisyahpun bangkit dari posisinya langsung membersihkan tubuhnya di kamar mandi. Setelah membersihkan dirinya Aisyah langsung melaksanakan shalat asar.
Setelah melakukan shalat asar Aisyah langsung berjalan melangkahi anak tangga melakah menuju ruang Tv
Ketika Aisyah sedang menonton tanpa Aisyah sadari Khaliq sudah ada di belakang tubuhnya memperhatikan Aisyah dari belakang sontak Aisyah terkejut melihat tingkah manja Khaliq
“Assalamualaikum”Saut Khaliq mendekati Aisyah dan merebahkan dirinya di atas paha Aisyah sebagai tompagannya
“waalaikumussalam,,Ada apa??”aisyah tampak bingung dengan sikap Khaliq
“Masih cuek ajah sih”Jawab Khaliq dengan menatap Aisyah
“Mas bakal kalah jika kamu diemin mas gini terus aisyah”lanjutnya
“Salah sendiri”Jawab ketus Aisyah yang terus menonton televisi.khaliq pun bangkit dari posisinya langsung duduk di sebelah Aisyah. Dan merangkul pinggang ramping Aisyah
“Kok salah mas?”Jawab binggung Khaliq
“Pikir ajah sendiri”Jawab ketus Aisyah
“Kenapa sih”Kini tangan kekar Khaliq memegang dagu Aisyah agar melihat ke wajah Khaliq
“Ga peka an banget sih!!”Jawab Aisyah langsung memalingkan wajahnya.
Cup
Khaliq langsung mencium sekilas bibir mungil Aisyah dengan lembut membuat Aisyah melotot kan matanya pipinya kini merah merona
“Masih diem ajah apa kamu mau lebih dari ini ??” goda Khaliq pada aisyah membuat Aisyah salah tingkah dengan perkataan Khaliq
Kreng
__ADS_1
Suara notif di handphone Khaliq
Khaliq langsung mengambil handphone nya yang ada di meja depan aisyah dan Khaliq .
Khaliq membaca pesan dengan serius dan ntah mengapa setelah Khaliq membuka pesannya Khaliq langsung senyam senyum sendiri membuat Aisyah yang melihatnya geram
“Terus ajah pacaran”Monolog hati Aisyah.
Tanpa pikir panjang Aisyah langsung pergi kekamar dengan menghentakan kakinya. Khaliq yang melihat tingkah Aisyah tertawa. Sesampainya di kamar Aisyah langsung merebahkan tubuhnya dengan kesal.
Tak lama Khaliq pun menyamperi Aisyah yang terus berpura pura tertidur.
“Sayang kamu tidur”tanya Khaliq sambil membelai rambut panjang Aisyah
Khaliq pun langsung duduk di samping Aisyah. Khaliq semakin sibuk dengan handphone nya
Aisyah semakin geram akhirnya bangun dengan wajah geramnya.
“Ko kamu bangun?”wajah cemas Khaliq
“Oh jadi kamu merasa terganggu aku bangun”
“Mengapa harus terganggu sayang”
“Mengapa??Bukannya kamu lagi mesra mesraan sama cwe cantik kamu?”
“Apasih sayang??Cwe apa sih maksud kamu”
“So polos lagi”wajah Aisyah memerah
“Istri minta kamu pulang cepet ga turutin!!Bagian Cwe cantik minta temenin makan mau ajah!!”Jawab Aisyah dengan ketus
“Ngapain ketawa ga lucu”Aisyah memanyunkan bibirnya
“kemarin itu...”jawab Khaliq terpotong oleh Aisyah.
”Kemarin itu mantan kamu?Mantan kekasih kamu apa....”Tanpa mendengarkan dulu perkatannya Aisya Khaliq lebih dulu menarik tangan Aisyah langsung menarik dan memeluk erat tubuh Aisyah.
“Kamu cemburu??”Tanya Khaliq seraya mencubit pipi caby aisyah
“Ahh sakit!”
“Cie merah tuh pipi”Goda Khaliq pada Aisyah
“Ini gara gara mas sakit tau” kata Aisyah sambil memegang pipi nya yang sakit
“mana yang sakit sayang!!”Tanya Khaliq seraya memegang pipi Aisyah
“Ini ”Jawab Aisyah sambil menunjukan pipinya yang sakit
Cup
Ciuman mendarat di pipi kanan Aisyah membuat pipi Aisyah merona merah tomat:> Yang jomblo ada waktunya ko ^_^
“Masih sakit”Tanya Khaliq membuat Aisyah menundukkan kepala karena malu
__ADS_1
“Ga ko ga” jawab Aisyah dengan malu
“Ga sakit ko pipinya merah”Goda Khaliq dengan ketawa terbahak bahak melihat istrinya salah tingkah di depannya
“Ihhh muali deh mas” jawab Aisyah dengan muka kesalnya sambil mencubit perus khaliq
“Aduh sakit sayang”suara meringis Khaliq. Aisyah tertawa puas melihat Khaliq meringis kesakitan
“mulai bandel yah”Khaliq mengilik kitikin Aisyah membuat Khaliq menindih tubuh mungil Aisyah
“ampun ampun mas”Mohon Aisyah dengan tubuh memerahnya
“Ga akan mas kasih ampun kamu udah bandel”jawab Khaliq
Kini tawa dan kebahagiaan merasuki mereka berdua.
Kini Aisyah duduk di samping khaliq,,
“sayang!!soal kemarin mas minta maaf”
“Maaf untuk??”
“Untuk kesalahan pahaman kemarin”
“ Aisyah Jodoh adalah salah satu perkara paling misterius seperti halnya kematian, tak ada yang tau dengan siapa, kapan dan bagaimana seseorang akan menemukan jodohnya. Seringkali kita menyaksikan berbagai usaha dilakukan seseorang untuk menjemput jodohnya, namun akhirnya gagal juga. Ada yang usaha kesana kemari mencari jodoh tapi ternyata jodohnya ada di depan mata. Ada juga yang sudah menjalin hubungan bertahun-tahun tapi ternyata jodohnya orang lain. Begitulah misteri jodoh dari Yang Maha Kuasa Allah Ta’ala, seringkali datang dengan cara yang tak terduga”Saut Khaliq membuat Aisyah semakin bingung
“Melangkah sendirian sampai Allah mengutus seseorang untuk berjalan bersama mendampingi mas”lanjutnya
“Dengan kesendirian mas Allah mengirimkan Gadis kecil yang sangat mas sanyangi meskipun mas belum pernah bertemu dengannya tapi mas yakin saat itu bahwa kamu yang terlah Allah siap kan saat mas benar benar setia menunggu ketentuan allah”.
“sekarang mas sadar bahwa Allah telah mengirimkan seseorang yang akan menengennggam tangan mas menuju berkahnya surga Allah ”
Aisyah semakin terharu mendengarkan isi hati Khaliq. Aisyah selain terharu mendengarkan perkataan Khaliq tidak mampu membendung air mata namun kini sudah membasahi pipi Aisyah.
“Maafin Aisyah mas Aisyah salah!!Aisyah belum bisa bersanding dengan lelaki yang baik dan shaleh seperti mas Aisyah ga pantas disandingkan dengan mas”
“Aisyah ga baik kamu bilang seperti itu!!”kini Khaliq memeluk tubuh Aisyah dengan erat.
“Dengar Aisyah mas mencintai mu karena Allah mas menyangimu karena Allah bukan semata mata karena harta yang bisa hilang kapan saja bukan semata mata karena kecantikanmu yang bersifat sementara tapi karena keikhlasanmu yang terus memperbaiki diri untuk menjemput jodohmu sendiri”saut Khaliq
“Aisyah jangan pernah berbicara seperti itu lagi!!Kamu mendengarnya”
“Mas selalu memaafkan mu Aisyah,,mas akan terus menggenggam tangan mu saat kamu susah mas akan selalu ada di samping mu menuntunmu sampai jannahnya allah”
“Sayang kau melepas cincin pernikahan kita”mata Khaliq kini pokus menatap lekat tangan mungil Aisyah
“Mas,,Yang Aisyah butuhkan bukanlah cincin Aisyah hanya butuh agamanya Aisyah lebih suka mas membawaku menuju surga dan menjadikanku sebagai ratunya”
Khaliq semakin kagum dengan sikap Aisyah semakin hari semakin dewasa kini mereka saling memeluk satu sama lain bahkan Dosa mereka berguguran.
•
•
•
__ADS_1
•
Bersambung