Hadirnya Merubah Kisah

Hadirnya Merubah Kisah
Restu


__ADS_3

Sementara di sebuah pedesaan nan asri, seorang Laki Laki sedang berkunjung ke rumah orang tuanya.pemandangan dan udara yang sejuk adalah sesuatu yang selalu di rindukanya, ya rumah orang tua taehyung. Ia memutuskan berkunjung ke rumah orang tuanya untuk membicarakan hal penting, sekaligus melepas rindu karna lama tak berjumpa.


Saat ibunya sedang memasak di dapur, taehyung memeluk ibunya dari belakang.


" wae? Apa yang ingin kau bicarakan? Palli" Tanya wanita tesebut pada taehyung.


" eoh, eomma tahu?" Tanya taehyung pada perempuan paruh baya tersebut,yang tak lain adalah eomma nya.


" kau ini, eomma jelas paham bagaimana karakter mu, cepat katakan ada apa?" Tanya eomma.


" eomma, seandainya aku menyukai seorang wanita muslim bagaimana? Kalau kita menikah? Dan dia mengandung anakku? Otte?"


*klontang


Suara sendok sayur terjatuh ke lantai, terlepas dari tangan sang empunya, dan memecah suasana yang hening.


" taehyung sii!!! " ucap eomma tegas.


" eomma dengarkan penjelasanku dulu eomma" panggil taehyung pada ibunya.


" Nee, wae? jangan buat eomma naik pitam cepat katakan" ucapnya tegas dengan raut wajah merah padam menahan amarah.

__ADS_1


" anjda eomna"


Akhirnya taehyung menceritakan semua nya hingga selesai,dia memasulkan sedikit cerita. karna tak mungkin baginya untuk menceritakan bahwa janin itu bukan miliknya. Jelas akan mempersulit dirinya untuk meminta restu ibunya.


*plak


Satu tamparan mendarat tepat di pipi taehyung


Wajah eomma sudah merah padam, tak habis pikir dengan apa yang dilakukan putranya.


" mianhe eomma" ucap taehyung lirih.


Eomma tak merespon, hanya terus memandangi putranya dengan tatapan marah bercampur kecewa. Dari pelupuk matanya seakan sebuah mutiara akan jatuh, namun ia berusaha menahanya.


Sementara taehyung hanya diam mematung.


Ini sudah keputusan nya, apapun resikonya mau tidak mau harus di hadapi. Walaupun di satu sisi dia sungguh merasa bersalah karena membohongi ibunya, sedangkan di sisi lainnya ia tak rela melihat kondisi aya.


Semilir angin membuatnya semakin hanyut dalam lamunan, dengan berbagai masalah yang berkecamuk di benaknya.


Sementara di sebuah perusahaan besar nan megah, seorang wanita bersama asisten ceo sedang berjalan melewati lorong panjang menuju sebuah ruangan yang paling di takuti oleh seluruh karyawan, tapi juga ingin di ketahui oleh seluruh karyawan. Apa lagi penyebabnya kalau bukan si mpu nya ruangan tersebut, yang memiliki aura yang penuh pesona,tapi juga tak bisa di tebak.

__ADS_1


*tok tok tok


" heojangnim " panggilnya memastikan jawaban dari dalam ruangan.


" deul eowa" jawab seseorang dari dalam ruangan,yang tak lain adalah ceo mereka.


" budi agassi, saya masih ada perkerjaan, ceo menunggu di dalam" ucapnya pada wanita tersebut.


" ahh nee, asisten kim ingat urusan kita belum selesai,aku akan membuat perhitungan pada anda nanti" ancam wanita tersebut pada lelaki di hadapanya,yang tak lain adalah asisten kim.


" oseyo agassi" ucapnya mempersilahkan .


Aya berjalan masuk sambil sesekali menengok ke belakang, menunjukan telunjuknya dan membesarkan bola matanya pada asisten kim, yang bermaksud memperingatkanya untuk berhati hati.


Asisten kim yang melihat itu hanya tersenyum geli menahan tawa, melihat tingkah lucu nayra.Ya memang siapa lagi wanita yang dapat membuat mood tuanya berubah ubah kalau bukan nayra.


Aya berjalan perlahan memasuki sebuah ruangan dengan nuansa klasik itu, yang sebenarnya paling enggan untuk dia datangi ,terutama setelah kejadian tersebut.



" wae memanggilku lagi tuan ceo yang terhormat" ucap aya dengan penuh penekanan.

__ADS_1


" anjda nayra"


__ADS_2