Hadirnya Merubah Kisah

Hadirnya Merubah Kisah
Bagaimana


__ADS_3

" begini kita selesaikan baik baik masalahnya, tolong lupakan soal perkataanku kemarin,bagaimana?"


tanya jimin memastikan.


" memangnya apa yang ingin anda katakan lagi ceo yang terhormat"


ucap aya tersenyum smirk menatap sembarang arah,berusaha menghindari bertatap muka dengan iblis tersebut.


" nayra! tatap aku, ini serius" ucap jimin tegas.


" Mwo? lalu apa anda fikir saya bercanda tuan?bahkan aku sudah muak dengan ketidak pastian diriku" ucap aya yang mulai meninggikan intonasi bicaranya.


" ayolah, kau tak mau tinggal bersamaku,kau mau harus ada pernikahan terlebih dahulu, dan kau mau aku bertanggung jawab atas bayinya bukan? jika hanya bertanggung jawab atas bayinya itu mudah, tapi aku benar-benar tak bisa menikahimu" ucap jimin berusaha membujuk.


Aya masih berpura-pura tak mendengar, matanya menatap ke arah jendela, menatap kerlip bintang di gelapnya langit malam.


Sementara jimin yang melihat reaksi gadis yang ada di hadapannya itu,hanya terdiam berusaha menahan rasa kesalnya ,ingin sekali dia mencabik aya tapi dia menahannya demi menunggu sebuah jawaban.


Di dalam ruangan Masih saja terjadi keheningan Jika saja asisten Kim mengetahui hal ini mungkin dia akan tertawa karena kelakuan tuannya.


Bagaimana tidak, seorang park jimin yang tak pernah mau memohon,kalo ini bahkan mau menahan rasa kesalnya hanya untuk seorang gadis.

__ADS_1


" begini saja, aku akan membiayai hidupmu dan juga anak ini hingga ia tumbuh dewasa, soal keluargamu biar aku yang pikirkan,tapi tolong usahakan jangan sampai mereka ke sini sebelum bayinya lahir, arasso?" ucap jimin memberikan penjelasan.


Aya masih tak bergeming hanya diam mematung, yang membuat rasa kesal jimin semakin memuncak, yang membuat seribu tanda tanya di benak jimin.


~jimin pov~


" astaga, apa sebenarnya mau gadis ini,aku bahkan bersusah payah menurunkan egoku,dan membujuknya,tapi responnya hanya diam?oh shit!! ini sungguh membuatku gila"


" Nayra!!" panggil jimin ketus


" eoh, wae?" ucap aya dengan santai.


" ****! kau !! kau bahkan tak mendengar kan ku ayolah jangan keras kepala!! "


" setidaknya tatap aku atau ku pecat kau!! " ucap jimin memberikan perintah


" anda fikir saya peduli? jika anda memecat saya, saya akan kesulitan menjalani kehidupan di sini, dan anda tau bukan, saya bukan hanya sendiri, ingat masih ada bayi yang hidup di dalam sini, apa anda tidak akan merasa kasian dengan bayi ini? terkecuali jika memang benar hati anda seperti iblis" ucap aya sambil memegang perut nya dan dengan tatapan tajamnya menatap ke arah jimin.


" ahhhhhh!!! terserah padamu, aku kalah jika berdebat dengan mu,tapi aku akan tetap membiayai kehidupan bayi beserta ibunya, dan aku takkan memaksamu tinggal di apartemen ku, puas?! " teriak jimin dengan nafas yang mulai tersengal menahan amarahnya.


" ada lagi yang ingin anda sampaikan tuan?" ucap aya memastikan dengan mimik santai tanpa merasa bersalah karna mengerjai ceo nya.

__ADS_1


" oh ya aku lupa, apakah kau mengalami gejala awal trimester pertama ?"


" anita, saya baik tuan, bahkan tidak ada mual." jawab aya dengan santai.


" ada lagi tuan?"


" aniya, nanti sisanya biar asisten kim yang mengurus,jika membutuhkan sesuatu katakan saja padanya" ucap jimin menjelaskan.


" Hemmmm, jawaban ku hanya satu tuan terserah. kalau begitu saya permisi" jawab aya dengan penuh penekanan.


Aya segera bangkit meninggalkan ruangan tersebut,tanpa menunggu jawaban dari si pemilik ruangan.


Sementara jimin masih ternganga melihat tingkah aya.Bagaimana tidak baru kali ini ada wanita yang berani begitu padanya.


Asisten kim yang sudah berada di dekat pintu sejak beberapa menit yang lalu hanya bisa menahan tawanya.


………………………………………………………


Annyeong Readers!!!


Sorry ya up nya sedikit banget, jadwal author lagi padat merayap soalnya. author minta maaf ya karna keterlambatan author.:(

__ADS_1


Mohon koreaksinya ya kalo misalkan author masih ada kesalahan dalam penulisan,author juga masih proses belajar ,jadi mian ya:(


Happy selasa guys:)


__ADS_2