Hadirnya Merubah Kisah

Hadirnya Merubah Kisah
Tragedi


__ADS_3

#Kata kunci


» oseyo \= masuklah


» daebak \= luar biasa.


» gwaenchanha \= tak apa,jangan takut.


» siphal \= sial


…………………………………………………………………………


Saat aya hendak pergi,tiba-tiba ada yang memanggil nya.


"oseyo, taruh wine nya di atas meja" perintahnya.


aya pun masuk ke dalam ruangan itu,dan iya di buat takjub dengan pemandangan kamar yang begitu mewah nya.


~Aya pov ~


wahhhh daebak, besarnya,sangat indah ini baru ruang tamu,belum kamar yah



Saat aya sedang asyik melihat lihat,tiba-tiba sebuah tangan memariknya ke dalam kamar.


"Bona itukah kamu,ini benar kamu?" ucap pria tersebut dalam kegelapan kamar.


sontak aya kaget dan hendak lari,tapi laki-laki itu mencekram tanganya dengan kuat.


"anyo,saya bukan bo... mhpmm


tiba-tiba saja bibir mungil aya di cium oleh lelaki tersebut.


~Aya pov~

__ADS_1


siphal!!! dia mencuri ciuman pertama ku.mulut pria ini bau sekali alkohol,aku harus cepat kabur sebelum akan terjadi hal yang semakin buruk.ya tuhan tolong aku...


"tuan mianhe.. tapi aku bukan...


belum selesai bicara pria itu sudah ******* bibir aya dengan ganas.


"ahhh..ini benar" kau bona,aku sangat merindukan mu ,kenapa kau lebih memilih pria brengsek itu?hah?!! aku akan mendapatkan apa yang ku mau supaya kau tak bisa lari bona" teriak pria itu.


tubuh aya tak bisa bergerak,sekuat apapun dia berusaha,tenaganya tetap saja kalah.tak hanya berhenti di situ,pria itu pun berusaha melepas jilbab aya,dan menciumi setiap inci leher jenjang aya.


Sementara aya hanya bisa berusaha memberontak, menitihkan air mata.


Pria tersebut semakin ganas,ia melepas paksa baju dan bra milik aya hingga sobek.Saat kedua gunung kembar aya sudah terlihat,pria itu langsung memainkannya dengan penuh hasrat di bawah pengaruh alkohol,dia meremas, mencium,dan memainkan milik aya tersebut.


Tak sampai di situ saat mulutnya asik bermain d atas,kedua tangan pria tersebut mulai masuk ke dalam celana yang di kenakan aya,saat hendak menyentuh,


"anyo,ku mohon jangan" pinta aya


tapi pria tersebut tidak menghiraukan aya,justru saat aya berkata jangan,ia semakin ganas.


melihat itu pria tersebut tidak terima,dan semakin membuat aya ingin mendesah.Akhirnya aya refleks mendesah.


"ahkhhhhh....


"terus baby,terus semakin kamu mendesah,aku semakin suka"



[awas pikirannya travelling liat visual nya Wkwk]


tak lama kemudian, pria tersebut menghentakan milliknya ke dalam milik aya.


"ahhhh sakitttt" pekik aya


darah segar membasahi seprei

__ADS_1


"gwaenchanha baby,ini hanya sakit di awal" ucapnya


Malam masih panjang,pria tersebut masih melancarkan aksinya hingga beberapa kali,masih mengira bahwa aya adalah bona miliknya.


Sementara aya hanya bisa menangis dalam gelap.


~Aya pov~


ibu tolong aku,,, maaf aku mengecewakan mu ibu,maaf aku gagal menjaganya.


Saat melihat air mata aya,laki laki tersebut mulai sadar,bahwa ia bercinta bukan dengan bona,melainkan dengan wanita lain,dan ia baru tersadar bahwa gadis itu masih perawan.


Setelah cukup sadar pria itu pun bangkit dan memakai pakaian nya kembali.


"Nona maaf ,aku sudah mengambil mahkotamu,istirahatlah di sini,ini cek untuk mengganti semuanya,juga kemejaku pakailah dan selamat tinggal" ucap pria itu.


Dia meletakkan cek tersebut si atas laci,dan menyalakan lampu kamar lalu pergi.


Saat pria tersebut menyalakan lampu kamar,di situ aya sadar,bahwa pria yang.mengambil mahkota nya adalah idolanya sendiri,orang yang selama ini dia cinta dan kagumi.


~Aya pov~


ya tuhan jimin oppa,aku harus apa?kenapa orang yang ku sayang harus berbuat ini padaku?hancur sudah semua,kejadian yang ibu alami terulang padaku.


Aya hanya bisa menangis tersedu sedu.


Satu jam setelah dirinya merasa lebih baik,ia pun beranjak dan mengenakan kembali baju nya,tapi karena bajunya sobek,ia terpaksa mengenakan kemeja pemberian jimin tersebut.


Sepanjang jalan menuju dapur hatinya kacau,antara bahagia bertemu oppa nya atau sedih atas kejadian malam ini.


Waktu menunjukan pukul 04.00am


Karna lelah selepas acara karyawan ship malam sudah banyak yang pulang,dan aya pun memutuskan untuk pulang ke rumah.


Dengan tertatih tatih ia memesan taksi ,dan pulang ke rumah.

__ADS_1


Sepanjang perjalanan aya hanya bisa melamun dan menitihkan air matanya,meratapi nasibnya.


__ADS_2