Hanya Kamu Yang Ada Di Hatiku

Hanya Kamu Yang Ada Di Hatiku
masih flas back5


__ADS_3

"siapa, wulan? " tanya ayahnya wulan. Ketika gadis itu masuk keruang keluarganya.


"kak surya, yah"


"siapa surya? "


"anak SMA angkasa, yang juga anak bulakamba. "


Ibunya wulan yang menjawab pertanyaan suaminya.


"anak bulakamba..? "


"iya, ayo kita temui dia yah, " ajak ibunya wulan,


"ayolah. "


"kamu buatkan minum wulan. "


"ya bu.. "


ayah dan ibunya wulan pun meninggalkan ruang keluarga menuju keruang tamu dimana surya berada. Sementara wulan meneruskan langkahnya keruang makan untuk meminta pembantunya membuatkan minuman untuk semuanya.


Wulan benar-benar cemas dan khawatir, takut kalau-kalau sambutan kedua orang tuanya pada surya kurang baik. Namun kekhawatiran itu sirna seketika, berganti dengan keharuan dan kebahagiaan, begitu mendengar obrolan ayah ibunya dengan surya yang mencerminkan bahwa kedua orang tuanya menyambut baik kedatangan surya.


"di jakarta tinggal dengan siapa?"


"sendirian, om, " jawab surya


"ayah dan ibumu di bulakamba?"


"iya, om. "


"bagaimana kabar mereka?"


"baik, tante. "


"oh ya, kamu di jakarta sekolah sambil kerja?"


"begitulah, om, " jawab surya.


"setamat SMP, saya ingin melanjutkan sekolah namun karena ekonomi kedua orang tua saya kurang mampu, akhirnya saya memutuskan ke jakarta. saya pun bekerja sebagai OB selama setahun, sehingga berhenti sekolah. Baru setelah saya memiliki cukup uang, saya mendaftar di SMA angkasa. sejak itu, sambil bekerja saya meneruskan sekolah. "


"itu bagus. Saya suka dengan anak muda sepertimu. Bisa mandiri dan pantang menyerah. Sungguh jarang anak muda jaman sekarang yang memiliki sifat da kepribadian sepertimu, surya... "


"makasih om. "


"oh ya,, dari mana nak surya tahu alamat rumah kami.. ?" tanya ibu wulan


"saya sering lewat sini tante. Tapi tadi saya mampir dulu kerumah tante tika dan menanyakan alamat pasti rumah ini. "


"jadi, tika yang memberi tahu?"


"iya tante... "


"Huuuh... Curang. !!" tiba-tiba dari dalam terdengar suara wulan memperotes. Tidak terima akan kebohongan surya wulan yang datang membawa minuman serta makanan ringan.


"curang kenapa?" tanya ayah wulan

__ADS_1


"tadi, kak surya bilang, tahu rumah ini sendiri karena pernah liat wulan masuk kerumah ini. Eh gak taunya dari tante tika, bukannya itu curang namanya yah?" sungut wulan pura-pura merengut.


"maaf, deh" kata surya


"awas kalau berani berbohong lagi!!" ancam wulan dengan mata mrndelik. Tapi itu justru malah semakin membuatnya kian bertambah cantik. Karna bola matanya yang bulat dan bening itu, justru semakin terlihat keindahannya.


"aku janji, gak akan berbohong lagi, " kata surya.


"akan ku telfon tante tika. "


"ngapain.?" tanya ibunya


"menegur tante tika yang berani memberi tahu alamat kita pada kak surya, " jawab wulan dengan wajah pura-pura masih cemberut.


"jadi, kamu gak suka kalau nak surya main kesini nak?" tanya ayahnya.


"bukan begitu, yah. Ya kalau cuma kak surya yang di beritau alamat kita sama tante tika, kalau orang lain bagaimana?"


"mana mungkin tantemu berbuat begitu? Ada-ada aja kamu, nak. " ayahnya wulan tersenyum sambil menggeleng-gelengkan kepalanya mrlihat kelakuan putrinya.


"baiklah, kamu temanilah nak surya, ngobrol. ayah dan ibu mau kedalam dulu... "


"saya kesini cuma ingin membantu wulan agar bisa di terima di SMA angkasa om, "


"oh ya. Tentu nak surya, sedikit tahu banyak bagaimana caranya agar wulan bisa lulus sleksi, " kata ayah wulan berharap,


"saya akan mencoba om, "


"baiklah. kalian ngobrolah dulu. "


Ayah dan ibu wulan pun masuk, meninggalkan putri mereka dengan surya di ruang tamu.


Wulan duduk di depan surya.


"Kak... "


"ya.?"


"tadi wulan sempat khawatir. "


"khawatir kenapa?"


"khawatir kalau ayah dan ibu kurang baik menyambut kedatangan kakak, "


"semua tergantung dari bagaimana kita bersikap, wulan. Kalau kita sebagai tamu menunjukan sikap kurang terpuji, bagamana tuan rumah akan menyambut baik, kedatangan kita? Sebaliknya, kalau kita tamu menunjukan sikap baik, tuan rumah pun pastilah akan menyambut baik kedatangan kita. "


"iya sih. Tapi wulan tetap khawatir tadi... "


"kenapa? Apa pernah ada kejadian seperti itu. ?"


"ya, saat itu ada seorang anak SMA yang suka sama wulan. Wulan sudah melarang dia agar tidak nekad kerumah, dan pula wulan juga tak merasa suka sama dia. Dianya aja yang terus ngejar-ngejar wulan. Berulang kali wulan katakan. Kalau wulan hanya menganggapnya tak lebih sebagai teman atau kakak. Eh, dianya tetep maksa. Bahkan malah nekad dateng kesini akibatnya.... "


"tidak di sambut baik oleh ayahmu... ?"


"bukan itu saja. Ayah marah dan mengancam, kalau dia berani datang lagi, maka tak segan-segan akan menghajarnya.... "


Surya tersenyum

__ADS_1


"kok, kakak senyum?"


"habis, lucu. "


"apanya yang lucu?"


"wajah kamu, saat menceritakan kejadian itu. Sepertinya, kamu diam-daim menyukai cowok itu, ya?"


"liiihhh, kakak,, !!" sungut wulan dengan wajah cemberut


"kalau tidak, kenapa wajahmu tampak murung begitu mengingat kejadian itu?"


"ya, bagaimana juga. wulan tak tega jika ada orang di marahi begitu rupa sama ayah. Bagaimana juga, dia kan manusia juga kak. " (author yg blng itu hantu siapa lan🤔)


(wulan oh, iyayah🤭)


"iya, sih. Tapi marahnya ayahmu, tentu punya alasan. Kan sipa tau dalam penilaian ayahmu cowok itu gak baik buat kamu. Orang tua mana sih, yang akan membiarkan anaknya teracam, atau tersakiti?"


"iya juga sih, kak. "


"ya sudah, lupakan saja kejadian itu, tak perlu kamu ingat lagi, nah sekarang kamu ambil buku-buku kelas 3 SMPmu, "


"untuk apa kak, ?"


"ya, untuk membahas materi mana saja yang akan keluar dalam test seleksi senin besok. "


"baik, sebentar wulan ambil, kak"


"ya... "


wulan pun beranjak bangun, kemudian, dia telah kembali membawa buku-buku pelajaran kelas 3 SMPnya yang masih disimpan dan dimilikinya.


"ini, kak... " wulan meletakan buku-buku di atas meja.


"kita mulai dari PPKN, kamu siapkan buku kosong dan pulpen. "


"baik, kak. "


"siap?"


"ya."


Surya membuka buku pelajaran PPKN, kemudian memberi tahu pada wulan untuk menulis materi-materi yang di perkirakan akan keluar pada test, seleksi hari senin esok. Wulan pun dengan tekun menulisnya. Sesekali mereka saling canda minum dan makan cemilan yang di suguhkan.


Kalau ada yang tanya kenpa banyak flasbacknya karna saat ini wulan udah klas 3 ktmu surya pas wulan masuk SMA jadi maklum krnangannya aga panjang dan aku bonusin visual di bawah sini😅



Wulan gadis manis dan cantik


maaf author lgi suka ntu si UI🤭



Surya cowok sederhana smart mandiri


Moga suka sama visualnya🙈

__ADS_1


__ADS_2