Hanya Kamu Yang Ada Di Hatiku

Hanya Kamu Yang Ada Di Hatiku
flas back 4


__ADS_3

Pucuk dicinta ulam pun tiba. Begitulah pepatah orang mengatakan. Orangyang di harapkan, tanpa susah payah mencari malah datang sendiri. Ya, itu terjadi pada wulan. Dia yang berniat hendak memgundang surya main kerumahnya jika bertemu lagi, tanpa susah payah mencari dan menunggu malah datang sendiri main kerumahnya. Malam itu malam minggu. Wulan sendiri malas keluar rumah, karna dia merasa tak ada manfaatnya pergi tanpa tujuan yang pasti. Itu sebabnya dia menolak, ketika teman semasa SMPnya mengajak jalan.


"malas, ah, " kata wulan memberi alasan.


"dan pula, aku sedang kurang enak badan, nih... "


"bener tidak mau ikut.? "


"iya.. "


"nyesel nanti loh.. Wulan, "


"lebih nyesel lagi, kalau nekad keluar dengan badan kurang fit. Nanti kalau jatuh sakit, malah berabe. besok senin kan harus mengikuti test seleksi. Mending belajar dan berdo'a, agar bisa diterima di sekolah yang kita tuju... "


"ala, itu kuno wulan. "


"kuno gimana. "


"ya, kuno sekarang jamannya uang. Meski hasil test seleksi kita jeblok, asal kita punya uang banyak, kita bisa di terima di sekolah faforit.... "


"itu sama saja membohongi diri sendiri,!! " tegas wulan


"bagaimana negri ini mau benas KKN, kalau mental remajanya seperti itu, terserah kalian saja deh, kalau mau jalan ya sono jalan. Aku sebagai teman cuma ingetin mau di terima syukur, kagak juga kagak apa-apa. Toh yang akan menerima hasilnya kalian sendiri...."


Dan teman-teman wulan pun tak bisa memaksa. Mereka akhirnya pergi tanpa wulan ikut serta bersama mereka


Begitu teman-temannya pergi, wulan kembali masuk dan duduk di ruang tengah rumahnya. Mengambil buku pelajaran dan membacanya, agar hari senin nanti dia benar-benar siap menghadapi test sleksi. Dia berharap bisa di terima di SMA angkasa, sehingga dia akan bisa sering bertemu dengan cowok tampan yang penuh perhatian dan tlah mampu menggetarkan hatinya itu dan... Dari luar terdengar suara tamu memberi salam.


"assalamu'alaikum....! "


"wa'alaikumsalam, " sahut wulan, kemudian dia bergegas bangun dari duduknya, lalu melangkah ke arah pintu depan rumah untuk membukakan pintu dan melihat siapa yang datang. Dan begitu tahu siapa yang datang. Tanpa sadar, dari bibirnya yang sensual itu menyebut nama tamu yang memang sedang di rindukannya,


"kak surya...! "


"selamat malam, wulan? " sapa surya sambil tersenyum


"ma.... Mala... "


"apakah aku mrnganggu? "


"oh, eh, tidak.... Silahkan masuk, kak. "

__ADS_1


"terimakasih." surya menurut masuk.


"duduk, kak. "


Surya menurut duduk.


"sengaja kakak main kesini? " tanya wulan


"iya. Tak boleh? "


"oh, eh, bukan.... Bukan begitu. "


"lalu kenapa? "


"wulan..... wulan hanya heran. "


"heran..?? "


"i... Iya.. "


"heran kenapa? "


"aku sering lewat sini, dan kemarin aku lihat kamu masuk rumah ini. Jadi aku merasa kalau disinilah rumahmu, " jawab surya.


"Ohhh... " gumam wulan dengan mulut agak melongo.


"kok, bengong? " tegur surya


"oh, eh, maaf... "


"tidak keluar? "


"tidak, "


"kenapa? Ini kan malam minggu. "


"malas saja. Lagian, kalau wulan keluar, tentu kakak tak bertemu dengan wulan, kan? "


"kamu sedang belajar tampaknya? "


"begitulah."

__ADS_1


"kamu rajin belajar rupanya? "


"ah tidak juga. cuma untuk mempersiapkan diri menghadapi test sleksi hari senin nanti. "


"kamu bener ingin di terima di SMA angkasa? "


"iya."


"kenapa? "


"ya kepingin aja."


"karna meruapakan salah satu Sekolah SMA faforit? "


"salah satunya, iya. "


"tapi ada alasan lain yang membuatku berambisi bisa di terima di SMA angkasa? "


wulan tak langsung meneruskan kata-katanya sesaat dia tampak malu apakah harus mengatakan alasan lainnya yang membuatnya berambisi bisa di terima di SMA angkasa? Ah, pantaskah dia mengungkapkan apa yang ada dalam hatinya pada surya?


"kok, diam? "


"Oh, eh, tidak apa-apa. "


"tadi kaganya ada alasan lainnya? Apa aku boleh tau? "


"ehmmm... Bagaimana ya? Ah, sebentar biar wulan buatkan minum dulu. "


"tak usah repot-repot wulan. "


"tidak sekalian, wulan beritahu ibu dan bapak kalau kakak datang. "


"oh ya, aku juga ingin berkenalan dengan bapak dan ibumu, meski aku sudah tahu mengenai bapak dan ibumu, namun aku belum pernah bertemu secara langsung dengan mereka. "


"baiklah. Sebentar ya kak, "


Surya mengangguk.


Wulan pun beranjak meninggalkan ruang tamu dimana surya berada untuk membuatkan minuman, sekaligus juga memberitahu kedua orang tuanya akan kedatangan surya.


Lanjut bsok gyus author ngntuk 🤭 bbo dlu

__ADS_1


__ADS_2