Hanya Kamu Yang Ada Di Hatiku

Hanya Kamu Yang Ada Di Hatiku
flas back 6


__ADS_3

Setelah. jam menunjukan angka sembilan lewat lima belas menit. Surya pun pamit pulang dengan janji besok akan datang lagi untuk meneruskan pembahasan materi-materi apa saja yang akan keluar di test sleksi.


Dan keesokan harinya, surya kembali datang dia kembali membimbing wulan mempelajari soalan yang akan di perkirakan akan keluar di test sleksi. Malah oleh kedua orang tua wulan, surya di minta pulang agak malaman. Agar wulan bisa menyelesaikan tugasnya.


Surya menurut dia baru pulang setelah wulan benar-benar menyelesaikan tugasnya.


"hati-hati kak, " kata wulan ketika surya hendak meninggalkan rumahnya. Maklum, jamsudah menunjukan angka dua belas dini hari.


"iya, tak perlu khawatir. Aku banyak kenalan anak nakal di sini kok,.. Selamat malam wulan. "


"malam juga kak, "


"sampaikan salamku pada ayah dan ibumu. "


"iya, kak. "


"assalamualaikum."


Wa'alaikumsalam. "


Surya pun meninggalkan rumah wulan, dimana gadis cantik itu masih berdiri di depan pintu rumahnya mengiringi kepergiannya dengan pandangan mata penuh kekaguman. Gadis cantik itu baru masuk dan menutup serta mengunci pintu. Setelah surya menghilang dari pandangannya matanya.


Betapa sangat berterima kasihnya wulan dan kedua orang tuanya kepada surya. Karna bimbingan yang di ajarkan oleh surya, membuat wulan dengan mudah menyelesaikan soal test sleksi yang di adakan di SMA angkasa. Dan ketika pengumuman di umumkan, wulan lulus dan di terima di SMA angkasa sebagaimana yang di inginkanya bahkan memperoleh nilai tertinggi. Setelah melihat hasil pengumuman., wulan pun pamit pada teman-temannya untuk menemui surya.


"kalian pulang saja dulu. "


"emang kamu mau kemana?"


"menemui kak, surya. "


"heey.. Rupanya diam-diam selama ini kamu menjalin hubungan dengan si tampan itu ya. ?" goda salah satu teman wulan


"kalau iya, kenapa memangnya? Sirik aja kamu... !" sungut wulan


"enggak sih, sirik. Cuma iri dan kecewa berat, " timpal teman yang lain.


"kecewa, kenapa?"


"ya.. Karna kami enggak bisa lagi melakukan kompetisi dengan kamu... "


"coba, aja kalau berani. !" balas wulan.


"wah.... Yang lagi kasmaran. Segitu sewotnya? Jangan galak-galak, neng. Nanti jadi nenek-nenek beneran baru nyaho kamu... "


"biarin, yang penting kak, surya mau. Weeeek😜"


"ciiiyyeee, yang lagi bucin. "


"udah sana, kalian emang usil. Pergi sana... "


"bener enggak, mau di tungguin. ?"


"enggakkk. Nanti kalian malah ganggu. "


"mau sik asik ya.. 😁"

__ADS_1


"mau tahu aja,... Oke nanti malam, ya ingat, jangan lupa datang kerumah. Loh... "


"wah... Nanti kami malah ganggu kamu sama kak surya. 🤭"


wulan melotot


Teman-temannya malah tertawa. Habisnya walau melotot wajah wulan bukannya serem, tapi malah tambah cantik. Bahkan surya sendiri pernah mengatakan hal itu, ya. Memang dasarnya wulan sudah cantik. Biar melotot, merengut, bahkan marah pun, tetap cantik.


Wulan bergegas melangkah memasuki aula. Menyusuri ruangan dalam sekolah berusaha mencari keberadaan surya. Beruntung surya saat itu ada di luar kelas sehingga wulan tidak perlu susah mencari di mana surya berada.


"wulan, mau kemana?" tanya surya setelah mendekati gadis itu.


"mau cari kakak, "


"aku ada, di depanmu ngapain di cari?"


"tadi, niatnya wulan mau cari kakak. "


Surya pun mengajak wulan melangkah menuju keluar lingkungan kelas.


"ada apa, memangnya?" tanya surya sambil melangkah keluar diiringi oleh wulan yang ada di sampingnya.


"wulan lulus test kak. " tutur wulan dengan wajah menunjukan kebahagiannya karna apa yang, diharapkannya terkabul. Dan semua itu, tak lepas dari surya yang membantunya selama test.


"syukurlah. Aku turut senang. "


"kakak, diundang ayah dan ibu ke rumah nanti malam. "


"ada apa memangnya?"


"terimakasih untuk apa. ?"


"ya, karna kakak sudah membantu wulan selama ujian test hingga wulan bisa lulus sleksi dan di terima disini. "


"aku tulus membantumu, wulan. Jadi janganlah kamu dan kedua orang tuamu merasa berhutang budi padaku. Sikapdan kebaikan yang telah di tunjukan oleh kamu dan orang tuamu padaku selama ini. Bagiku sudah merupakan penghargaan yang tiada kiranya padaku...."


"tapi, kakak mau kan nanti malam datang pada acara syukuran atas di terimanya wulan di SMA angkasa?" pinta gadis itu sambil menatap lekat kewajah tampan surya dengan tatapan penuh harap.


Surya tersenyum.


"insya allah, agar kamu senang dan bahagia aku akan berusaha untuk datang. "


"terimakasih, kak. "


"apakah tante tika kamu undang?"


"tentu."


"yang, lainnya?"


"ya, paling taman SMP wulan dan para tetangga. "


"hanya, acara syukuran?"


"ya, kenapa memangnya. ?"

__ADS_1


"banyak sekali yang di undang?"


"Ehm. Sebenarnya sekalian ulang tahun wulan. "


"Oh, ya.? "


"Ya, hari ini adalah hari ulang tahun wulan yang ke 16."


"ya allah.... !!"


"kenapa kak. ?"


"kalau begitu, aku harus menyiapkan hadiah untukmu. "


"enggak, perlu kak. Apa yang kakak lakukan selama ini untuk wulan, sudah merupakan hadiah yang nilainya jauh lebih berharga ketimbang hadiah lainnya. Diterimanya wulan di SMA ini semua atas bantuan dan bimbingan kakak, dan itu merupakan hadiah yang tiada terkira nilainya, kak. jadi wulan rasa kakaktak perlu membawa hadiah lainnya. Wulan hanya berharap kakak mau datang... "


"baiklah... "


"janji... "


"insya allah. "


"kok, insya allah?"


"iya dong. Kan yang berhak menentukan bisa tidaknya manusia melakukan sesuatu hanya allah. Kalauallah tidak menghendaki, bagaimana. ?"


"iya, deh. Iyaaa.... Wulan akan berdo'a semoga allah mengabulkan do'a yang wulan harapkan kakak, datang nanti malam kerumah wulan. "


"amin... Terimakasih. "


"kak,... "


"ya.?"


"kakak, tidak pulang?"


"pulang kemana?"


"ya kerumah kak. "


"ku kira ke, berebes"


"Uuhhh... Ngacok. !" sungut wulan dengan wajah merengut.


"iya.deh iya... Kenapa emangnya sih?"


"kalau kakak mau pulang, kita bareng lagi. ☺"


"ehm... Hari ini ada pelajaran tidak ya. 🤔 sebentar deh, aku tanya ke walikelas. Kamu tunggu sebentar ya. ?"


Wulan mengangguk.


bergegas surya melangkah menuju ruang kelas dan menemui bu guru guna menanyakan, apakah hari ini ada pelajaran atau tidak. Cukup lama wulan menunggu hampir setengah jam. Hampir saja wulan memutuskan untuk pulang meninggalkan tempat itu, kalau saja surya tidak segera keluar.


next.....

__ADS_1


__ADS_2