
"bagai mana, kak.?"
"ada pelajaran. "
"jadi??"
"ya, aku pulang. "
"kok, enggak ikut pelajaran?"
"aku sudah ijin. "
"kenapa harus ijin?"
"karna aku harus mengantarmu pulang. "
"dengan cara meninggalkan pelajaran?"
"dari pada membiarkanmu pulang sendiri. "
"kenapa memangnya? Wulan berani kok, pulang sendiri. "
"tapi aku tak tega. "
"kenapa?"
"ya, karnaaku tak ingin terjadi sesuatu pada dirimu. "
Wulan terperangah mendengar prnuturan surya. hatinya semakin dibalut oleh keharuan dan kekaguman. Sungguh surya begitu tampan baik penuh perhatian dan melindungi. Namun, sejauh itu meski wulan berusaha untuk memberi kesempatan padanya untuk mengutarakan perasaannya, tetapi surya tak juga mengungkapkan isi hatinya. Itu pula yang kadang menimbulkan seribu tanya di hati wulan. Sikap dan perasaan macam apa yang sebenarnya di tunjukan surya pada dirinya selama ini?
__ADS_1
Sahabat, atau kekasih? Kalau kekasih kenapa cowok itu tak pernah mengutarakan perasaan sukanya? Padahal wulan sangat berharap cowok itu mengatakan cinta kepadanya, dan dia akan membalasnya dengan segenap rasa yang ada. Sebab, wulan pun sebenarnya sangat mencintai surya tapi, mana mungkin sebagai seorang gadis dia yang lrbih dulu mengutarakan isi hatinya.
"Heii. Kok bengong?" tegur surya menyadarkan wulan dari keterperangahannya.
"ayo.... !" ajaknya kemudian menggandeng lengan gadis cantik itu.
"kemana.?" tanya wulan seperti orang linglung.
"lho, pulang. Emangnya mau kemana?"
"sebaiknya kita jangan pulang dulu, kak. "
"lalu.?"
"kita ke PGC. " (pusat grosir cililitan)
"wulan mau ngobrol sama kakak. "
"nanti malam kan bisa. Sebaiknyakamu pulang langsung. Kan nanti malam ada acara di rumahmu. Kamu harus membantu ibumu.... "
Wulan akhirnya tak membantah lagi, diapun menurut, digandeng oleh surya meninggalkan lingkungan sekolah.
Malam itu. Merupakan malam yang penuh kenangan dan rasanya tak akan mungkin dapat di lupakan oleh wulan. Sebab malam itu, selain merupakan hari ulang tahunnya, juga malam syukuran atas di terimanya dia di SMA angkasa, yang merupakan salah satu SMA paforit di jakarta. Di terimanya wulan di SMA angkasa, berarti juga sebagai kado fi hari ulang tahunnya.
Jam 18:30 para tamu undangan yang kebanyakan adalah teman-temannya di SMP sudah berdatangan. Suasana di rumah wulan yang lumayan besar itu pun semakin bertambah ramai oleh canda tawa mereka yang berkumpul di ruang tengah. Sementara undangan yang terdiri dari para tetangga, tampaknya belum banyak yang datang. Maklumla, acara syukuran plus ulang tahun itu di jadwalkan akan di mulai jam 19:30 wib, bisa-bisa baru di mulai jam delapan atau bahkan sampai jam sembilan.
Meski banyak undangan yang sudah datang, bahkan hampir semua teman SMPnya sudah ada di sekelilingnya, namun itu tidak membuat wulan gembira apalagi suka cita. Walau bibirnya sesekali menyunggingkan senyuman, tetapi hatinya tetap saja gelisah. Bagaimana tidak? Dari jam enam yang di tunggu, belum juga muncul. Padahal wulan sudah berpesan dan wanti-wanti sebelum turun dari trans halim. Dia menegaskan,
"betapa aku sangat sedih dan kecewa, kalau kakak tak datang nanti malam. Karna, itu jika kakak tidak ingin membuat hati wulan sedih dan kecewa, wulan sangat berharap kiranya kakak datang!!"
__ADS_1
"insya allah, kalau tak ada halangan, aku pasti datang, " janji surya.
"wulan akan menunggu"
Kini jam sudah menunjukan angka 7:15 menit. Dan para tetangga yang di undang pun sudah banyak yang datang. Sebab tinggal 15 menit lagi acara akan di mulai. Padahal wulan berharap, saat acara syukuran dan ulang tahunnya di mulai surya ada sampingnya. Tapi sampai kini, cowok tampan itu belum juga menunjukan akan kedatangannya.
Melihat putrinya tampak gelisah, ibu wulan pun mendekati.
"surya belum datang.? "
"belum bu.. "
"kamu sudah ngasih tau dia kalau malam ini adalah malam ulang tahunmu dan sekaligus syukuran kan?"
"sudah bu.. "
"lalu, apa katanya. "
"kak, surya janji akan datang. "
"kalau begitu, tenangdan sabarlah. Mungkin dia akan datang bersama tante dan om. Mu"
Baru saja ibu wulan selesai bicara terdengar suara deru mesin mobil berhrnti di tepi jalan depan rumah wulan.
"tuh, tantemu sudah datang"
Benar juga, yang datang adalah kartika. serta keluarganya. Wulan bergegas menyambut kedatangan mereka. Sebenarnya bukan itu tujuan utama wulan menyambut keluarga tantenya dengan harapan surya ikut bersama mereka. Namun wulan kembali harus kecewa, sebab tante tika dan om adi serta ketiga anaknya, tidak bersama surya.
Next
__ADS_1