
bangun tidur wulan merasakan seluruh badannya remuk redam tapi setelah, melihat surya ada di sampingnya. Wulan tersenyum bahagia mengingat semalam setelah ia menyerahkan mahkota yang ia jaga selama ini dan ia sangat bahagia mengingat semua itu walau, di dalam hati wulan mengingat ia tak jadi menikah dengan krisna ia merasa tak enak hati, mungkin ia dan krisna memang tak jodoh jodohnya dan cintanya hanya untuk surya yang kini tlah menjadi suaminya.
Sampai surya bangun dan melihat wulan tengah tersenyum surya pun berinisiatif menggoda sang istri.
"Ehhem. . " surya
"mas. . Kamu udah bangun, sejak kapan?" wulan
"sejak kamu tengah melamun dan tersenyum. "
"apa yang kamu fikirkan hemm. ?" surya
"aku memikirkan. . . Emh. Itu. . Tidak ada yang ku fikirkan mas" wulan merasa malu jika ia jujur mengingat semalam. Tapi surya sudah tau apa yang tengah wulan fikirkan.
"kau memngingat semalam, semalam adalah malam terindah bagi hidup ku. "
"wulan juga, merasakan semalam adalah malam terindah mas. "
__ADS_1
"mas. . "
"hemm."
"boleh wulan tau, selama ini mas kemana sejak kecelakaan itu. "
surya menarik nafas panjang.
"kau ingin mendengarnya. "
"akan, aku ceritakan."
"emm. . " wulan
"pada saat, kecelakaan terjadi. Saat itu aku dan teman temanku sedang makan malam, karna aku dapat shift malam. Lalu kapal yang sedang melaju menabrak batu karang, hingga kapal bocor dan mesin mendadak mati. Karna bagian mesin yang bocor, aku dan teman teman berlari ke bawah dan melihat kerusakan mesin tapi mesin sudah rusak parah dan tak bisa di perbaiki kapten kapal meminta para ABK menyelamatkan diri karna mesin akan meledak saat itu, aku berlali keatas membantu teman temanku melepaskan tali kapal karet tapi belum terlepas mesin sudah meledak dan menenggelamkan kapal setengahnya. Akudan teman temanku saat itu tak punya pilihan lain selain meloncat dan berenang tak jauh kapal meledakan mesin atas dan pecahannya berhamburan menimpa ABK aku pun terluka tapi tak separah teman temanku. Di saat aku terluka aku hanya mengingat akan dirimu dan bayangan wajahmu itu menjadi motivasiku tak peduli tubuhku penuh luka aku terus berenang hingga ketepi pantai selama berhari hari. Aku sampai di padang hingga ada pemancing yang menemukanku ia menolongku membawaku ke puskesmas terdekat aku di rawat hingga 1 minggu dan selama berbulan bulan aku memulihkan lukaku. Jarak kita sangat jauh wulan aku tak bisa mengirimimu surat atau kabar, aku hampir putus asa tapi aku tetap berjuang bekerja serabutan untuk mencari uang untuk pulang setelah tiga bulan tabunganku cukup untuk ongkos kejakarta menemuimu. Sesampai di depan rumahmu dan menayakan ada acara apa kenapa ramai sekali di rumahmu, penjamu tamu tak mengijinkanku masuk hingga kau keluar dan memelukku wulan. Lalutau kau akan menikah hatiku sangat teluka dan berfikir aku akan pergi tapi, krisna menikahkan kita dan ia menjadi saksi kita. Sayang" surya menjelaskan semua yang terjadi dan yang ia alami saat itu.
Tanpa sadar wulan berkaca kaca mendengarkannya, surya yang melihat itu buru buru menggelengkan kepala.
__ADS_1
"jangan menangis, melihat air matamu itu sungguh menyakitkan bagiku. "
"hiks. . . Hiks. . Wulan bersyukur mas selamat dan wulan juga hampir putus asa dan sangat terpuruk mendengar berita kecelakaan itu mas, berbulan bulan wulan merasakan itu hal yang sangat buruk, dan sangat berat, tapi sekarang wulan bersyukur sangat bersyur mas selamat dan kita sekarang sudah mempererat hubungan kita kejenjang pernihan wulan berdo'a semoga kita tak terpisahkan lagi hanya maut yang akan memisahkan kita mas. "
"amin. . "
Tanpa sadar selimut yang menutupi wulan terjatuh dan surya melihat dengan jelas semua itu. Wulan sadar dan segera menutupi kembali sampai menutupi kepalanya.
"kau menggodaku. "
"tidak, mana ada mas. "
"itu. . "
Wulan sangat malu sudah sedih melow gini pake acara selimut melorot lagi.
Tanpa banyak bicara surya mulai menyerang wulan dan mengulangi lagi dan lagi.
__ADS_1