
Selamat Membaca
.............
Barang barang Sya telah sampai di Tanah Air dengan selamat. Sya yang hampir selesai membereskan barang barangnya tiba tiba.
"Aduhh" pekik Sya kesakitan sambil memegangi perutnya yang besar.
Sya yang terduduk dilantai. Merasa kesusahan saat akan bangkit. Sedikit demi sedikit Sya akhirnya sampai juga dikursi makannya. Karena sedari tadi Sya sibuk menyusun peralatan memasaknya dan terjadilah kontraksi.
Sya langsung bersiap siap kerumah sakit terdekat. Sya memesan kendaran roda empat menuju rumah sakit yang tak jauh dari Apartemennya.
Begitu sampai di tujuan, Sya langsung menuju tempat pendaftaran. Sebelum sampai disana Sya bertemu dengan beberapa satpam guna menanyai perihal apa dan kenapa datang kerumah sakit.
Sya menjelaskan tentang keadaannya kepada mereka. Dan cepat menyuruh Sya ke UGD .
Setelah sampai di UGD Sya langsung di periksa dokter dan beberapa perawat disana.
Setelah bermacam rangkaian pemeriksaan. Sya hanya mengalami kontraksi palsu saja. Sya bernafas lega. Karena bayinya tak mengalami apa apa. Semuanya sehat dan baik baik saja.
Bayi jenis perempuan itu tampak lincah dan menggemaskan saat di USG 4D. Sangat nyata sekali. Wajah yang kebulean . Hidung yang mancung seperti dirinya tapi wajah anaknya entah mirip siapa.
Sya belum tahu itu. Liat saja nanti.
__ADS_1
Sya berjalan pulang ke Apartemennya. Sambil memegangi perutnya yang besar.
"Brakkk" .
"Maaf.." ucap seorang ibu ibu yang tak sengaja akan menabrak Sya yang sedang berjalan saat dibelokan arah keluar ruangan.
Sya tersenyum kearah ibu itu.
" Kamu tidak apa apa" ucap ibu itu yang merasa bersalah . Meski tak menabrak Syam hanya tersenggol lengan saja. Tapi membuat ibu itu merasa tidak enak .
Ibu itu adalah mama Yanti. Yang sedang memeriksakan kesehatan satu bulan sekali kerumah sakit milik mendiang suaminya.
Mama Yanti yang berpenampilan sederhana sehingga orang tak menyangka jika dirinya termasuk jajaran orang kaya di Indonesia.
Mama Yanti memperhatikan perut Sya yang besar. Mama Yanti menelisik penampilan Sya.
"Cantik" bathin Mama Yanti.
"Hemm.. Siapa namamu nak?" tanya mama Yanti pelan
"Kenalkan. Nama saya Alicia tante" jawab sya.
"Tante harus panggil apa biar lebih akrab" kata Mama Yanti.
__ADS_1
"Ohh.. Itu . Panggil saja saya Sya tante" jawab Sya hormat.
Setelah bercincang dan saling mengenal. Keduanya pun pamit. Sya memang belum menjelaskan apa pun tentang dirinya kepada mama Yanti. Tapi mama yanti seperti mengetahui kesusahan yang dialaminya
.
.
Mampir kekarya temanku.
Blurb
Blurb : Cinta Terlarang. Begitulah dia menyebut perasaannya ini.
Bercerita tentang seorang anak berusia 10 tahun yang mengalami nasib malang. Kedua orang tuanya meninggal karena kecelakaan maut. Namun, ada seseorang berhati malaikat yang mau mengadopsinya sebagai anak.
Waktu berlalu, hingga si anak ini beranjak dewasa. Reina, tumbuh menjadi gadis cantik dan manis. Banyak pria yang mengincarnya untuk menjadikannya pacar. Namun, perasaan cintanya telah terpaut pada satu orang. Reina mencintai ayah angkatnya sendiri. Namun, dia cukup pandai memendam perasaannya karena dia tahu jika perasaannya adalah cinta terlarang.
Namun sepertinya, Reina tidak bisa terus-menerus memendam perasaannya selama itu. Apalagi setelah sang Ayah telah mengenalkannya dengan calon istrinya yang di pilihkan oleh Neneknya, Ibu dari Ayah angkatnya.
Dia akan mengatakan perasaannya yang sebenarnya pada sang Ayah angkat, meski dia tidak tahu bagaimana nanti respon Ayah angkatnya itu. Tidak peduli dengan apa jawabannya nanti.
__ADS_1
Apa cinta Reina akan di terima?