Hasrat Suami Keduaku

Hasrat Suami Keduaku
Saksi bisu


__ADS_3

Selamat Membaca


...........


Siang hari menuju sore itu adalah saksi biksu antara Sya dan Rey mereka berbagi peluh. Eits tapi tunggu dulu. Sya yang masih dalam keadaan nifas. Kelimpungan saat Rey meminta sesuatu yang mendesak untuk di tuntaskan


Sya bingung harus apa.


Bukannya Sya tak tahu. Tapi Sya merasa canggung dengan rey saat ini. Biasanya Rey yang akan memulai semua dari awal hingga akhir tapi kali ini Sya berinisatif menuntaskan hasrat suaminya meski dalam keadaan nifas.


Sya mengerakkan seluruh anggota tubuhnya kecuali yang sensitif itu. Langit yang masih cerah betapa indahnya bila dipandang. Sama seperti mahluk insan saling mencintai ini.berbagi peluh.


Rey juga tak bisa menyentuh Sya banyak banyak hanya satu spot saja. Menyiksa sekali fikir Rey. Tapi tak apa. Sya termasuk hebat saat menuntaskan yang seharusnya dituntaskan.


Rey terengah saat sesuatu itu sudah keluar sepenuhnya.


"Aduh.. Ini kemana kemana" keluh Sya. Sya bukan jijik tapi sesuatu yang lengket itu sudah kemana kemana berpencar.


"Maaf Sayang.. Habisnya kamu cantik banget sampe lupa aku" canda Rey.


Rey langsung kekamar mandi setengah berlari. tapi sayang Rey memunculkan kepalanya lagi.


"Sayang?" panggil rey di depan pintu kamar mandi.


Sya menoleh kesumber suara.


"Sini" ajak Rey. Sya yang tak mengerti hanya menuruti suaminya ini.

__ADS_1


Akhirnya mereka berbagi peluh lagi disana.


Baby Rashel masih tenang didalam box bayinya. Dia merasa tak terganggu dengan aktifitas kedua orang tuanya.


Tak terasa malam telah menjelang. Saatnya makan malam tiba. Pasangan pengantin itu turun bersama baby Rashel berada dipelukan ayahnya.


"Aduh cucu nenek sini sayang" mama Yanti langsung memeluk cucunya.


"Ayo kita makan" ajak mama Yanti. Tapi Rey dan sya malah saling pandang.


"Tapi ma Rashel?" ucap Sya.


"Gak apa apa biar sama mama. Kita makan" .


Mama Yanti tidak merasa kerepotan saat makan disertai mengendong cucunya itu. Mama yanti merasa bahagia sekali. Akhirnya memiliki cucu juga. Meski Rey harus menghamili Sya terlebih dahulu.


Saat makan malam selesai. Semua berkumpul diruang tengah. Mama Yanti mengendong cucunya itu. Sedangkan Sya merasa tak enak hati dengan mertuanya .


Di Skotlandia.


Mark menghamburkan seluruh foto foto Sya dalam keadaan hamil besar. Rupanya foto tersebut dia dapatkan dari tetangganya yang julid disana.


Beberapa hari yang lalu. Mark mencoba menanyai kabar dijualnya rumah Sya. Tapi bukan itu saja. Mark mendapatkan berita bahwa Sya tengah mengandung . Dan beberapa foto kebenaran itu sudah didepan mata Mark.


Mark marah. Semua yang ada didepan matanya semua dihancurkan tanpa sisa. Mark marah kenapa Sya tak memberitahukan padanya jika Sya telah mengandung.


Mark mengira itu adalah benih darinya. Padahal benih dari Rey.

__ADS_1


.


.


Mampir kekarya temanku yuk.



Blurb.


Masihku berdiri dalam penantian yang kau janjikan.


Mencoba tetap bertahan meski ku tahu, aku telah dilupakan.


Masihku ingat, waktu itu kau memintaku untuk melupakanmu.


Kau tahu, saat itu aku meringkuk, meringkih bagaikan janin, tersiksa menahan perih.


Masihkah tak puas kau hancurkanku?


Kau putar kata,  seolah perih ini salahku.


Inginku teriak semua janji yang kau ingkari yang membuatku menanti  dan kini tersakiti.


Agar kau tahu, seberapa lelah aku akan sikapmu yang tak berperi.


Dan bila nanti kau tak temui lagi, jangan kau cari, jangan kau sesali.

__ADS_1


Karena sesungguhnya saat itu aku benar-benar telah lelah menantimu. Akankah Angel, bertahan menjalani rumah tangganya bersama Veri? Lalu akankah Veri berubah atau pergi meninggalkan Angel, untuk hidup bersama tunangannya?


**Yuk kepoin cerita mereka, hanya ada disini ...


__ADS_2