
Agam segera menemukan Ayumi yang duduk dan memeluk lututnya dan tubuhnya menggigil, akibat terlalu lama di bawah derasnya hujan.
Saat menemukan Ayumi, Agam segera melepas jaket mantelnya dah menutupi tubuh Ayumi. Segera saja Ayumi mendongak ke atas, "Kak Agam." ucap Ayumi dengan bibir bergetar.
Tanpa bicara Agam segera mengangkat tubuh Ayumi dan membawanya keluar dari labirin. Sesampainya di luar, Marcel dan juga pelayan sudah menunggu mereka.
"Berikan Ayumi padaku, biar aku yang membawanya masuk dan aku akan membuat perhitungan denganmu." Marsel segera mengambil Ayumi dari tangan Agam dan segera membawanya masuk ke kamar Ayumi.
Setelah pelayan selesai menggantikan pakaian Ayumi yang lebih hangat, Marsel pun kembali menghampiri Ayumi.
"Kamu tidak papa?" tanya Marcel sambil memeriksa kening Ayumi.
"Aku gak papa, hanya kedinginan saja. Kak Tadi aku benar-benar takut gak bisa keluar dari labirin. Aku pikir aku akan mati disana."
"Kejadian ini tidak akan terulang lagi, aku akan bicara dengan Agam biar dia tidak menggangu mu lagi." Tutur Marcel menenangkan Ayumi.
__ADS_1
"Kakak harus hukum kak Agam, dia harus minta maaf padaku."
"Tentu saja, Agam akan minta maaf padamu. Sekarang istirahatlah, kakak mau bicara dulu dengan Agam." Marcel pun meninggalkan Ayumi dan segera menemui Agam yang tengah menikmati minuman alkohol untuk mengurangi rasa dingin di tubuhnya.
"Bagaimana keadaannya?" Tanya Agam.
"Kalau kamu kuatir padanya tidak seharusnya kamu melakukan itu padanya. Dia itu adikmu bukan musuhmu yang harus kamu siksa. Agam aku tau, kamu selalu waspada, tapi tidak bisakah matamu melihat, betapa polosnya Ayumi. Dan apa kamu lupa dengan tujuan kita mengambil Ayumi kembali."
"Ya aku ingat. Tapi aku merasa dia bukan Ayumi. Tapi entah kenapa aku merasakan ada sesuatu yang berbeda dengan Ayumi. Aku akan melakukan sesuatu sampai aku benar-benar yakin kalau dia Ayumi, dan selama aku belum yakin jangan halangi aku untuk melakukan apapun untuk meyakinkan." ucap Agam lalu pergi begitu saja, tak ingin mendengar perlawanan Marcel lagi.
"Apa yang terjadi Marcel, apa Ayumi baik-baik saja? tanya Gultom.
"Ayumi baik-baik saja, dia sedang istirahat di kamar. Aku hanya menegur Agam tadi, agar tidak keterlaluan dengan Ayumi."
"Baguslah, kalau dia mulai terbiasa. Oya, Apa kamu sudah menemukan dimana keberadaan gadis itu?" tanya Gultom lagi.
__ADS_1
"Maksudnya ayah putri Dragon? Aku dan agam belum menemukannya. Satu-satunya orang yang bisa menunjukkan keberadaannya saat ini berada di tangan Dragon." Jelas Marsel sambil menuang wine untuk diberikan kepada ayahnya.
"Sepertinya mereka sudah tau tujuan kita, dan dia berjalan satu langkah lebih di depan kita untuk menyembunyikan Gadis itu agar tidak kita temukan. Andai saat itu Agam bisa membunuh mereka semuanya, mungkin saat ini posisi kita kembali ke puncak. Oregon menjadi mafia yang di takuti semua kalangan." ucap Marcel sambil meneguk wine.
"Kejadian ini akhirnya terulang kembali, setelah Kelalaian yang di lakukan kakek mu, sekarang di lakukan oleh Agam yang seharusnya hal ini tidak terulang kembali."
"Apakah kakek juga tidak bisa membunuh putra Dragon?"
"Iya, dulu kakek mu Merebut kejayaan Dragon dengan membunuh Ornado dan istrinya, namun sayangnya kakek mu tidak berhasil membunuh Putranya yaitu Rafandra laki-laki yang telah di bunuh Agam saat ini dan pada akhirnya kakek mu dan juga pamanmu mati di tangannya. Aku ingin kamu dan Agam bisa memusnahkan seluruh keturunan Dragon, agar tidak ada lagi yang bisa melawan kita." Jelas Gultom setelah itu pergi meninggalkan Marcel begitu saja.
"Sampai kapan permusuhan antara dua mafia ini selesai. Tidak bisakah keduanya berjalan beriringan. Jika aku bisa memilih kelahiran, aku lebih baik dilahirkan menjadi rakyat biasa yang tidak di hadapkan dengan pertumpahan darah dan kekerasan." ucap Marcel seorang diri sambil kembali meneguk wine.
Sikap dan sifat Marcel dan Agam sangat bertentangan. Marsel lebih suka menjalankan bisnis yang dia kelola, ketimbang menjalankan bisnis yang penuh kekerasan.
To be continued ☺️☺️
__ADS_1
Jika ingin tau kisah orang tuanya Aurora/ Ayumi bisa baca kisahnya di BELENGGU DENDAM PUTRA MAFIA.