Hello lucias (Sins system)

Hello lucias (Sins system)
10. Menaklukan Ellya


__ADS_3

"Sudah cukup luc, jangan membunuh" ucap orang itu yang adalah ellya


Lucias pun berhenti menusukkan garpunya itu dan 2 orang itu pun langsung berlari menyusul bossnya yang duluan menggunakan langkah seribu.


Hening semuanya hening terlihat ellya yang masih shock atas kejadian itu, ellya tak menyangka lucias menyelamatkan dirinya


masih dalam posisi ellya yang memeluk lucias dari belakang, ellya berkata "Terima kasih lucias" seraya melepaskan pelukan itu


*mission completed* dan tampil hologram biru


Nama : Lucias fillial aiden


umur : 19 tahun


level : 1/7


kekuatan : 5/10


kecepatan : 2/10


kecerdasan : 4/10


karisma : 1/10


poin : 7


asset : Rp. 10.375.000


shop : not available


(Hadiah sudah ada di bawah bantal tidur tuan)


lucias pun mengacuhkan notifikasi itu sampai menghilang dengan sendirinya.


"luc" panggil ellya kepada lucias


"ya mba, mba gapapa kan?" tanya lucias kepada ellya


"mba ga kenapa kenapa, kamu yang ada muka bonyok begitu" ucap ellya dengan raut muka cemas

__ADS_1


"ini mah gapapa udah biasa kan cowo hehe" balas lucias sambil nyengir menunjukkan giginya yang putih


"yaudah ini nasi nya gw aja yang bayar ntar pas sampe klinik gw obatin deh luka lu" jawab ellya dan di balas anggukan oleh lucias


Mereka pun kembali ke klinik, dan lagi lagi hening tak ada percakapan di antara mereka, sesampai nya d klinik lucias pun langsung menuju kamarnya, dan melepaskan baju yang sudah kotor itu. lucias mengecek hadiah dari sistem tersebut dan benar ada


"anjir beneran ada" gumam lucias


(sistem tak pernah bohong tuan) jawab sistem dengan dingin


tak lama berselang pintu kamar lucias pun ada yang mengetok


tokk tokkk tokkk "luc ini nasi lu" ujar orang yang di balik pintu ialah ellya


lucias pun segera bangkit dari ranjangnya itu dan membuka pintu, ellya melihat pemandangan itupun reflek menelan ludah melihat tubuh lucias yang sedikit berotot dan tak ada roti sobek disitu. Lucias pun bingung dengan prilaku ellya dan bertanya "kenapa mba? kok mukanya gitu"


"eh kalo mau keluar kamar atau buka pintu pake baju dong" ucap ellya sambil meyodorkan nasi goreng nya itu


"eh iya maap lupa kalo disini ada mba" balas lucias sambil tersenyum menggoda dan mengambil nasi gorengnya itu seraya menarik tangan ellya memasuki kamar


"eh eh eh kok tarik tarik sihhh, gw jg blm makan tau" ucap ellya salah tingkah dengan muka yang memerah


"Bodo amat luc, gw mau makan dulu! mandi sono abis mandi baru lu makan , ntar gw kesini lagi ngobatin luka lu" balas ellya sambil berlalu meninggalkan lucias


lucias pun tersenyum penuh arti,pikirannya sudah melayang akan hal hal yang terjadi setelah ini, lucias pun bergegas ke kamar mandi dan membersihkan dirinya setelah itu ia makan dengan lahap sesuai perkataan ellya tadi tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 10.45 malam.


"mba el jadi ke kamar ga ya? atau aku samperin aja ke kamarnya, tapi kamarnya yang mana?" gumam lucias bermonolog sendiri


"mending isi status dulu ah" lanjut monolog lucias


"sins" gumam lucias dalam pikirannya


(siap tuan, ada yang bisa di bantu?)


"tampilkan status" lanjut lucias


tak lama muncullah hologram biru di hadapannya


Nama : Lucias fillial aiden

__ADS_1


umur : 19 tahun


level : 1/7


kekuatan : 5/10


kecepatan : 2/10


kecerdasan : 4/10


karisma : 1/10


poin : 7


asset : Rp. 10.375.000


shop : not available


"tambahkan point pada kecepatan 2 dan karisma 5" ucap lucias


*kecepatan : 4/10*


*karisma : 6/10*


terasa aliran panas di tubuh lucias, ia merasa berat badannya naik dan timbul 2 roti di perutnya dan panel hologram yang menghilang


"anjir ini kok 2 pack bukan 6 pack" gumam lucias


(tuan harus kembali mengumpulkan point untuk tubuh yang tuan inginkan) balas sistem dengan dingin


"baiklah baiklah" balas lucias


tak lama pintu pun kembali berbunyi


tokk tok tok


"luc sudah tidur?" terdengar suara perempuan di balik pintu


lucias pun tersenyum lebar

__ADS_1


__ADS_2