Hello lucias (Sins system)

Hello lucias (Sins system)
17. Mission completed


__ADS_3

Mendengar nama itu seketika raut muka albert berubah, albert panik, ia telah salah langkah, ia baru tau sekarang bahwa orang yang sedari tadi mengobrol dengannya adalah boss baru nya, albert mengutuk dalam pikiran nya "aduhh gimana ini, boss hanzel jg belum keluar dari tadi, ngapain sih dalem mobil" seketika albert langsung membungkukkan badan nya iya berkata "Maaf tuan saya telah lancang mengajak tuan bicara, saya khilaf tak melihat gunung yang tak bisa saya gapai di depan mata saya"


seketika lucias pun tertawa dan berkata "Kau tau siapa aku?"


"ttt tauu tuan, tuan adalah big boss yang di ucap kan oleh boss hanzel, tuan adalah boss baru di exotic club, maafkan pelayan ini tuan" ucap albert


"Hahaha sudahlah, ketika aku membutuhkan orang kau akan ku tarik ke sisiku, dimana Hanzel dia yang menawari ku untuk di jemput tetapi malah kau yang menemui ku" jawab lucias


"boss hanzel ada di dalam mobil tuan, apakah harus saya panggilkan?" balas albert


"Tidak usah, saya menebah sekarang dia sedang pingsan gara gara shock dan cara mengemudi mu itu"ucap lucias


"lalu apa yang harus saya lakukan tuan?" tanya albert kepada lucias


"Antar aku pulang ke klinik medika, biarkan hanzel di dalam mobilnya, hidupkan saja ac mobil dan buka sedikit kaca nya agar dia tak mati di situ" ucap lucias


"Tapi bagaimana nanti jika boss hanzel memecat saya tuan jika saya meninggalkannya di dalam mobil?" jawab Albert cemas


"Kau bisa bela diri kan? tinggal kau hajar saja" ucap lucias.


"Saya tidak berani tuan" balas albert dengan menunduk


"Sudahlah, aku akan meninggalkan pesan untuknya, dan jangan khawatir kau akan di pecat" ucap lucias seraya menepuk pundak albert


"Antarkan saya segera, saya mau pulang" lanjut lucias kepada albert sambil memutari mobil dan memasuki kursi penumpang


albert pun dengan segera memasuki mobil dan melajukan mobilnya, tak sampai 15 menit mereka pun sudah sampai di klinik medika, sebelum keluar dari mobil lucias berkata "nanti malam jemput saya disini jam 8 , kau pulanglah ke club bawa mobil ini dan parkirkan di parkiran vip"


"baik tuan, akan saya laksanakan" ucap albert dan segera melaju dan menghilangkan dari pandangan lucias


Lucias pun masuk ke dalam ruko dan melihat sekitar sepi dan tak ada suara lucias berpikir ana dan ellya tak akan pulang ke ruko ini, lucias segera membersihkan diri, setelah selesai lucias pun langsung masuk ke kamarnya dan tidur tak lama lucias memejamkan mata terdengar suara ribut di luar ia bergegas ke luar kamar dan menemukan dua orang wanita yang sedang menuju ke arahnya


"Luc bantuin gw ini ana nyariin elu mulu katanya mau bayar taruhan elu" ucap salah satu wanita itu yang adalah ellya. Lucias pun bergegas menghampiri mereka dan segera mengambil alih ana

__ADS_1


"Luc, hari ini gw tepatin janji gw, bawa gw ke kamar lu" ucap ana yang telah di papah oleh lucias, lucias pun hanya menganggukkan kepala nya seraya memapah ana menuju kamar nya, setelah mereka sampai di kamar lucias langsung merebahkan ana di kasurnya.


"Mba yakin?" tanya lucias kepada ana


"Buruan luc, lu sengaha ya ngegoda gw ? lu ga pake baju begini" racau ana yang masih setengah mabuk itu


"mba masih mabuk, saya gamau nanti pas sadar mba ngamuk" jawab lucias


"udah cepetan jangan banyak bacot luc, badan lu buat gw ga tahan" ucap ana seraya menarik lucias ke dalam pelukan nya


Bak kucing yang di kasih ikan lucias pun menggila bersama ana, dengan telaten lucias membawa ana terbang merasakan kenikmatan dunia, suara suara ana terdengar sampai ke luar di karena kan pintu yang tak di tutup, gara gara pintu itu seseorang wanita berdiri di depan kamar lucias, ia ikut menikmati permainan lucias walaupun ia hanya membayangkan adegan tersebut, ya betul orang itu adalah ellya. lucias tidak bodoh dengan segera lucias menarik ellya masuk dan mengajak nya bermain bersama


"Mba ikut main aja di sini kita main ber tiga" ucap lucias kepada ellya, muka ellya pun memerah


"iya el, join aja gw gpp kok berbagi ama lu ga kuat gw ngadepin lucias sendirian ganas banget" racau ana


kini mereka pun bermain ber 3 serangan demi serangan lucias lancarkan kepada ana dan ellya tak terasa waktu menunjukkan pukul 5 pagi, ana dan ellya pun berbaring lemas di kasur lucias, mereka kelelahan, tetapi lucias tidak, dengan segera lucias membersihkan diri kembali dari keringat nya dan memulai pekerjaan nya membersihkan klinik tersebut.


waktu menunjukkan pukul 8 pagi lucias pun telah selesai dengan pekerjaan nya, kini lucias memasuki kamar, ia menciumi bibi ke dua wanita nya itu dengan sekejap, merasa ada yang menyentuh mereka ana dan ellya pun perlahan bangun.


Ana pun terkaget akan suara pria, ana membelalakan mata nya mengamati sekelilingnya, dan benar saja ia sekarang berada di tempat asing yang tidak ana kenali


"Lucias? jadi semalem itu bbb bukan mimmpi?" tanya ana kepada lucias


"bukan an, gimana rekomen gw, bagus kan? " ucap ellya dengan menutup mulutnya


"sudah nanti aja ceritanya sekarang udah jam 8, kalian engga bersiap buat kerja?" ucap lucias kepada mereka berdua


"gw off dulu deh, gw mau pulang, el lu urus di sini ya harini gw ga ke kantor" ucap ana dengan segera iya duduk dan melangkah ke kamar mandi untuk membersihkan diri, setelah selesai ana pun menghampiri lucias dan mengecup pipi lucias "terima kasih servicenya" ucap ana kepada lucias sambil melangkah pergi meninggalkan ruko tersebut.


lucias hanya mematung mendengarkan ucapan dari ana tersebut, lucias hanya bergumam "sial*n emangnya gw apaan"


*mission completed*

__ADS_1


-asmodeus level 1 clear-


Nama : Lucias fillial aiden


umur : 19 tahun


level : 1/7


kekuatan : 5/10


kecepatan : 5/10


kecerdasan : 4/10


karisma : 6/10


poin : 0


asset :


Rp. 16.785.000


Exotic bar n club


Subaru wrx


shop : not available


Skill : Music (always activated)


terdengar suara dan langsung menampilkan hologram


"akhirnya gw ga misi lagi" gumam lucias

__ADS_1


Hari ini lucias pun berencana ke bank


__ADS_2