
"sial orang itu mau mendahului ku, bagaimana dengan misiku" gumam lucias yang memanas melihat kejadian itu
*clentangg* sebuah suara terdengar lagi di pikiran lucias
misi terkonfirmasi...
-amon level : 1- kalahkan pemuda yang menganggu ellya
reward : Rp. 10.000.000 dan 7 point
"wahhh ada misi, baiklah lihatlah pemuda itu akan ku hajar dengan kekuatan ku" gumam lucias dengan kesombongannya
*anda mendapatkan 2point*
"eh sistem itu apa? kok aku dapet 2 point?" tanya lucias
(Tuan telah menunjukkan kesombongan tuan maka dari itu petinggi memberikan anda point untuk memudahkan misi anda tuan)
"ehhh petinggi? siapa itu?" jawab lucias cepat
(biar waktu yang menjawab tuan, anda tak perlu menanyakan hal seperti itu) sistem menjawab dengan datar
"baiklah baiklah sistem yang arogan, harusnya aku yang arogan, kau tambahkan point itu ke kekuatan ku"
*kekuatan : 3/10*
__ADS_1
setelah notifikasi itu lucias pun merasakan aura panas di dalam tubuhnya yang membuat dia emosi lucias marah karena misi nya adalah menaklukan ellya
lucias langsung berlari ke arah ellya dan dia menatap pemuda yang menganggu ellya itu dengan tajam.
"Jangan kau sentuh wanita ku dengan tangan kotor mu itu" ucap lucias sambil menunjuk ke arah pemuda itu
"Apa?? wanita mu? jangan mimpi anak muda bau kencur" balas pemimpin pemuda itu
"luc tolongin mba luc" ucap ellya kepada lucias
"mang nasi goreng yang di pesan mba ini tolong di bungkus saja" ucap lucias menghampiri pedangang tersebut seraya mengambil sesuatu di gerobak pedagang itu dan menyembunyikan nya
pedagang itu tak menjawab lucias dia hanya mengerjakan apa yang di pinta lucias
dengan gagah berani lucias mendekat ke 3 orang pemuda itu, iya langsung menendang tangan pemuda yang hendak menyentuh ellya
"gimana boss? hajar? tanya pemuda satu lagi kepada orang di belakangnya
" GAS! " teriak orang itu
seketika itu ellya langsung berlari dan berlindung ke pejual nasi goreng itu.
"Kalian semua maju ber3" ucap lucias kepada para pemuda itu
"cukup kami berdua saja menghadapi bocah ingusan sok hebat sepertimu" ucap salah satu pemuda itu
__ADS_1
dan pertarungan pun terjadi, Dua pemuda itu langsung memukul lucias dengan bergantian, lucias pun hanya bisa melindungi dirinya, sangat tidak adil 2 lawan 1 kini lucias pun terpojok di dinding ruko dia di hajar habis habisan
"Aku tidak bisa mengalahkan mereka, aku harus mampu, bagaimana jika aku kalah aku tak bisa membalaskan dendam" gumam lucias dalam hati dengan kemarahan dan seketika itu
*anda mendapatkan 2 poin*
"Tambahkan pada kekuatan" monolog lucias
*kekuatan : 5/10*
Seketika itu lucias memberontak, keadaan kini berbalik lucias langsung menghempaskan tubuh pemuda yang ada di depannya itu dan pemuda itu pun terjatuh di sambut dengan pukulan bertubi tubi di kepala yang membuat pemuda satu itu pingsan
"Kau beraninya memukuli temanku, kau harus ku bunuh" ucap pemuda satu lagi sembari menendang lucias yang tengah mebabi buta memukuli temannya itu
lucias terjatuh berguling di karenakan tendangan itu, lucias pun teringat dengan benda yang di ambilnya di gerobak pedagang tadi.
seketika lucias berdiri dan menghajar pemuda yang menendang nya tadi, ia kembali membabi buta tampa ampun, ketika pemuda itu di pukuli lucias, sang boss tak berdiam diri ia menuju ke arah belakang lucias dan mendarat kan pukulan yang sangat keras hingga membuat lucias pusing.
Lucias yang pusing seketika itu mengambil nafas dalam dalam dan mengeluarkan benda itu, ya mungkin lucias licik menggunakan senjata walaupun itu hanya sebuah garpu.
Lucias langsung menuju sang boss dan mendaratkan pukulan demi pukulan ke arah si boss, ternyata si boss lemah, ia tak berdaya dengan pukulan lucias. 2 orang tadi yang lucias pukulin pun kembali bangkit, lucias sadar akan kebangkitan mereka, lucias berbalik ke arah mereka dan munusukkan garpu yang ia bawa ke perut mereka sampai tembus, berkali kali lucias menusukkan garpu itu dengan sekuat tenaga, sehingga darah mereka keluar.
Si boss yang terdesak langsung melarikan diri dan berkata "TUNGGU PEMBALASANKU " lucias mengacuhkan perkataan itu. lucias pun mereda ketika ada yang memeluk nya dari belakang
"Sudah cukup luc, jangan membunuh" ucap orang itu yang adalah ellya
__ADS_1
Lucias pun berhenti menusukkan garpunya itu dan 2 orang itu pun langsung berlari menyusul bossnya yang duluan menggunakan langkah seribu