
Tak terasa hari sudah menjelang sore, lucias pun kembali ke ruko dimana ia bekerja.
"luc darimana ? tadi di cariin ana tuh" sapa ellya yang melihat lucias memasuki klinik
"Abis beli handphone mba, ama refreshing dikit, saya langsung mau ke kamar dulu mba, mau mandi" jawab lucias sambil meninggalkan ellya
Di kamar lucias pun melamun dan memikirkan cara agar bisa mendapatkan uang lebih banyak
"status" monolog lucias dalam pikirannya dan tampil lah hologram berwarna biru
Nama : Lucias fillial aiden
umur : 19 tahun
level : 1/7
kekuatan : 5/10
kecepatan : 5/10
kecerdasan : 4/10
karisma : 6/10
poin : 0
asset :
Rp. 3.785.000
__ADS_1
Exotic bar n club
shop : not available
"huft uangku semakin menipis, baiklah nanti malam waktunya berkunjung ke club" gumam lucias
Di lain tempat Ana yang sedari tadi hanya menatap laptop nya yang memutar video seseorang yang tengah mengepel lantai, video itu pun di putar berulang ulang, pikiran ana sudah melayang betapa ganas nya lucias ketika di atas ranjang, hingga bunyi pintu pun membuat ana terkaget seketika langsung menutup laptop nya tersebut
tok tok tokk
"an, tuh lucias baru balik, mau gw panggilin kesini?" ucap orang di balik pintu tersebut yang adalah ellya
"Anak baru itu niat kerja ga sih el, jam kerja begini kok keluyuran dari jam makan siang malah baru pulang jam segini lagi" balas ana dengan ketus
"Habis beli handphone ama refreshing katanya an, jadi gimana mau gw panggilin kesini atau langsung gw hukum aja?" tanya ellya kepada ana
"lu tau aja an barang bening begitu" balas ellya sambil menaik turunkan alisnya
"Ya ya ya suka suka elu el, yaudah gw mau cabut dulu ada kerjaan, ntar malem mau refreshing gw lu mau ikut?" tanya ana kepada ellya
"Mau mau, jemput di sini ya" balas ellya dengan cepat dan ana pun menganggukkan kepala nya mengisyaratkan menyetujui ellya
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Waktu menunjukkan pukul 08 malam, kini lucias sudah menyelesaikan pekerjaan nya. Lucias memakai kaos polos serta celana pendek dan bersiap untuk mengunjungi club miliknya itu
Sebelum lucias pergi ke club nya itu, lucias mengirim pesan kepada hanzel yang berisikan "Saya sudah di perjalanan"
__ADS_1
Di club tersebut Hanzel yang melihat notif pesan singkat langsung mengajak seluruh staffnya briefing dan menjaga sikap karena big boss akan datang, sayang nya petugas keamanan tidak ikut serta briefing karena mereka sedang bertugas menjaga dan memeriksa setiap orang yang akan memasuki club tersebut.
lucias dengan segera memesan taksi online dan menunggu di depan ruko dan hanya menunggu 3 menitan taksi itu pun datang.
Lucias langsung memasuki mobil, sang sopir pun berkata "Sesuai aplikasi ya mas?" lucias membalas dengan anggukan saja
Di perjalanan lucias memikirkan apakah dia tidak mempunyai skill atau bakat, sistem seolah mengerti akan pikiran lucias
(Skill akan di perjual belikan jika tabel shop sudah avail tuan, tuan bisa mendapatkan skill gratis dengn membuat petinggi senang)
"Eh sistem tau aja lu, petinggi itu siapa? dan bagaimana cara nya agar membuat mereka senang?"jawab lucias dalam pikirannya yang berkomunikasi dengan sistem
(Biar waktu yang menjawab tuan, nanti tuan akan tau siapa petinggi itu, saya kasih bocoran sedikit jumlah petinggi ada 7, dan cara agar membuat mereka senang tentu tuan harus cari sendiri) balas sistem dengan nada yang mengejek
Dan tak terasa lucias sudah sampai di club, sang sopir pun memberhentikan mobil nya di tepat di depan lobby club tersebut, lucias membayar dengan kertas berwarna biru seperti biasa ia meninggalkan sopir itu tanpa kata sedikitpun.
Lucias melihat club tersebut dan berjalan hendak memasuki club tetapi ada yang menghadang nya, dan berkata
"Maaf anak muda, anda tidak bisa masuk jika berpakaian seperti ini"
"kenapa?" jawab lucias dengan cepat
"Karena anda memakai pakaian yang salah, kalau mau memasuki club ini harus memakai jas/tuxedo di sertai celana dasar" balas orang itu dengan nada meremehkan
"Oh begitu, baiklah. Tenyata club ku hanya untuk orang kaya ya" jawab lucias menanggapi penjaga keamanan tersebut
"Apa? Klub mu? Jangan mimpi bocah ndeso yang punya klub ini pak hanzel, lebih baik lu pulang atau cari club yang setara levelmu" balas orang itu ketus
Lucias pun tersenyum misterius
__ADS_1