Hello lucias (Sins system)

Hello lucias (Sins system)
16. Kau tau siapa aku?


__ADS_3

"Apa aku bisa memiliki skill untuk memainkan alat musik? lebih tepatnya me remix lagu?" tanya lucias dalam pikirannya


*Skill confirmed : All about music*


*Progress installing*


*congrats installing succses*


"Padahal aku cuma membayangkan nya kenapa langsung di kabulkan sih" gerutu lucias dalam pikirannya


"status" gumam lucias lagi dan muncullah status lucias di depan matanya


Nama : Lucias fillial aiden


umur : 19 tahun


level : 1/7


kekuatan : 5/10


kecepatan : 5/10


kecerdasan : 4/10


karisma : 6/10


poin : 0


asset :


Rp. 13.785.000

__ADS_1


Exotic bar n club


Subaru wrx


shop : not available


Skill : Music (always activated)


Lucias pun kembali berjoget bersama ana dan ellya, tiba tiba ellya merasakan mual karena beat music yang menurun, ellya langsung berlari ke toilet ia memuntahkan semua isi perutnya, dan kini hanya lucias dan ana, kembali adegas panas di lakukan mereka bibir mereka bersatu saling berciuman, adegan itu pun di pergoki oleh ellya yang kini sudah sepenuhnya sadar setelah keluar dari toilet, ellya mematung melihat adegan tersebut


"ni bocah emang gila, ana pun luluh atau ana kesepian ya sehingga mau ama lucias" gumam ellya yang masih melihat adegan itu, ellya berjalan mendekati mereka dan memeluk lucias dari belakang sambil berbisik "Luc, ana udah mau sama lu?"


lucias pun melepas ana yang ada di hadapannya dan berbalik ke arah ellya dan mulai kembali berjoget ia tak memikirkan ucapan ellya tersebut, tak lama ponsel lucias pun berdering, iya langsung melihat ponsel dan ada panggilan masuk di ponselnya, lucias tak langsung menjawab panggilan itu, kini lucias menatap ellya dan berbisik kepadanya "mba lanjutin dulu ama mba ana, gw mau angkat telpon dulu dan kayaknya langsung balik" dan di respon oleh ellya dengan anggukan.


Lucias pun keluar dari lite club tersebut waktu telah menunjukkan pukul 1 dini hari dan berdiri dan menyandarkan badannya yang masih setengah lemas itu di mobil nya, lucias pun menjawab panggilan tersebut dan terdengarlah suara hanzel di ponsel tersebut


"Halo, Selamat malam boss, apakah boss tidak jadi mengunjungi club?" ucap hanzel


mendengar pernyataan itu hanzel pun panik, hanzel tak menyangka kalau lucias sudah datang dan tak di izinkan masuk dengan hati hati ia berkata "Maafkan saya boss, nanti saya akan menghukum petugas keamanan , boss sekarang ada di mana biar saya yang menjemput anda?"


"Saya ada di lite club sekarang, baiklah kau kesini dan bawa orang untuk membawa mobil saya dan parkir kan di exotic club" jawab lucias


"laksanakan boss, 10 menit lagi saya sampai di sana" ucap hanzel dan mematikan sambungan telepon tersebut


Dengan seketika hanzel pun turun dari ruangan nya ia dengan cepat mengambil kunci mobil dan berlari menuju parkiran sampai di bawah ia menunjuk salah satu waiter yang sedang bertugas


"kau ikut aku, kau bisa membawa mobil?" ucap hanzel kepada waiter tersebut


"Bi bi bisa boss" ucap waiter itu gugup


setelah mendengar waiter tersebut bisa membawa mobil, hanzel langsung menarik tangan waiter tersebut dan berlari menuju parkiran, sesampai nya di parkiran hanzel langsung melempar kunci mobil dan berkata "Lite club, kau harus sampai di sana kurang dari 10 menit" dan di balas anggukan oleh waiter tersebut

__ADS_1


di tengah perjalanan hanzel pun kagum akan skill mengemudi waiter tersebut dan bertanya " kau siapa nama mu?" ucap hanzel


"Saya albert boss" jawab waiter tersebut


"oke albert, saya ingatkan sekarang kita akan menjemput boss baru kita, saya harap kau tidak melakukan kesalahan dalam mengambil tindakan" ucap hanzel kepada albert dan di balas anggukan oleh albert, albert tak banyak bicara karena ia harus fokus pada jalanan dimana jarak antara lite club dan exotic club itu sekitar 25 menit dan kini harus menempuh kurang dari sepuluh menit,


"Kau sudah gila? itu lampu merah kenapa di trobos?" umpat hanzel kepada albert


Seketika albert menghentikan mobilnya dan menepikan mobilnya, albert berkata "Maaf boss waktu yang di butuhkan ke lite club itu 25 menit sedangkan boss mengatakan harus kurang dari 10 menit kita sampai disana, bagaimana waktu itu cukup jika saya menunggu lampu merah?"


"Kau ini! baiklah, lakukan yang terbaik karena kita akan mendapat masalah" balas hanzel


"kencangkan sabuk pengaman boss, sudah lama saya tidak seperti ini, untung boss bawa civic kalo bawa hrv ga bakal kekejer ini" ucap hanzel dan langsung melajukan mobil nya dengan kemampuan nya, menyalip satu persatu mobil, dan sekarang mereka sudah memasuki parkiran lite club sambil ngedrift dan memarkirkan mobil itu, debu debu berterbangan akibat ulah albert yang mengemudi layaknya di sirkuit


Hanzel pun langsung menelpon atasan nya itu dan langsung di angkat "boss, saya sudah sampai di parkiran lite club" ucap hanzel sambil mengatur nafas


"Apakah kau yang mengemudi civic dan nge drift saat memasuki parkiran" ucap lucias


hanzel panik apakah dia akan mendapat masalah akibat albert? dengan terbata bata hanzel menjawab "bu bbb bukan saya boss, saya mengajak salah satu waiter di club, dan dia yang mengemudi" albert pun mengernyitkan dahinya


"saya tepat berada di belakang mu" ucap lucias dingin dan menutup telepon


hanzel pun panik, keringat bercucutan didahinya, albert pun keluar dari kursi kemudi mobil tersebut sambil meminum air mineral dan menyalakan sebatang rokok , santai sangat santai, lucias yang melihat itu pun geram dan takjub, ia merasa di remehkan dengan ulah albert yang sesantai itu tetapi ia takjub akan skill mengemudi nya.


Sambil menghisap rokok, albert sedari tadi memerhatikan mobil di belakangnya itu, ia mendengarkan suara mesin itu,dan rpm mobil yang tak stabil, ia mencoba meng akrab kan diri, ia menghampiri mobil itu dan mengetuk kaca nya, sang empu nya mobil menurunkan kaca mobil nya dan albert berkata "Modifan lu bagus bro, turbo nya cakep ini, kayaknya kalo di bawa ke great mountain dan drivernya gw, lu bakal menang duit banyak"


lucias pun turun dari mobil, lucias menangkap bahwa pegawainya tersebut tak tahu bahwa ia adalah boss yang akan di jemput, kini albert menawarkan rokok kepada lucias tetapi di tolak oleh lucias, lucias pun mengeluarkan rokok sendiri, dan ia hendak menyalakan rokok tetapi albert sudah mematikkan api rokok untuk rokok lucias, bak raja lucias pun menerima pelayanan itu dan berkata "Terima kasih" dan di balas anggukan oleh albert


mereka mengobrol berdua tentang mobil sampai rokok mereka habis, dan sesudah rokoknya nya habis mereka berkenalan, albert menjulurkan tangan terdahulu seraya berkata "Albert" dan lucias menjawab jabatan tangannya dan berkata "Lucias"


Mendengar nama itu seketika raut muka albert berubah, albert panik, ia telah salah langkah, ia baru tau sekarang bahwa orang yang sedari tadi mengobrol dengannya adalah boss baru nya, albert mengutuk dalam pikiran nya "aduhh gimana ini, boss hanzel jg belum keluar dari tadi, ngapain sih dalem mobil" seketika albert langsung membungkukkan badan nya iya berkata "Maaf tuan saya telah lancang mengajak tuan bicara, saya khilaf tak melihat gunung yang tak bisa saya gapai di depan mata saya"

__ADS_1


seketika lucias pun tertawa dan berkata "Kau tau siapa aku?"


__ADS_2