Hi Killa

Hi Killa
Rasa yang gak harus ada


__ADS_3

Plak-plak-plak


Suara tamparan yang sangat kencang yang membuat semua orang,memperhatiakan ke ara mereka. sedangkan sang wanita menampar muka seorang pria menjadi berawarna merah dengan ego yang tinggi,tak dapat di turunkan kembali dan pria itu berkata kepada kekasih yang di cintainya.


“Killa tunggu,aku belum selesai bicara sama kamu.”


“Enggak ada yang perlu kita bicarain Rangga!”


Killa pergi dari hadapan Rangga,Rangga merasa menyesal harus putus dengan Killa yang udah baik kepadanya,setelah itu Killa pergi.Naik mobil kesayangannya dengan kecepatan 120 setelah itu,tiba-tiba ada yang menyelak Killa dan Killa langsung mengerem sambil ban mobilnya berdecit dan setelah itu Killa di tabrak dari mobil belakang,mobil Killa rusak bagian bamper belakang sedangkan yang mobil belakang tetap bagus dan kokoh,lalu cowo itu keluar dari mobil Killa takut karena lawanya cowo ganteng yang songgong.


“Mba,kalau pakai mobil liat-liat dong,mba buta apa gimana?”


“Duh,maaf ya kak saya tadi menghindari depan saya tapi malah kena kakak yang di belakang saya.”


“Makanya kalau gak bisa nyetir,gak usah pakai mobil dong kan jadi mobil saya yang rusak,emang kakak bisa ganti?”


Killa langsung ke belakang dan melihat ke arah bamper mobilnya dan berkata kepada cowo ganteng yang gamau kalah.


“Kak,ini yang rusak mobil saya kenapa kakak yang marah ya? Harusnya saya dong yang marah dan minta ganti rugi? Kenapa jadi kakak ya,aneh tapi ada.”


Cowo ganteng itu langsung melihat ke arah mobilnya dan hanya diam dan tetap keras kepala kalau Killa yang salah,setelah itu Killa berkata lagi kepada cowo ganteng itu.


“Iyaudah gini aja deh kak,saya mau kakak ganti rugi karena mobil bamper saya hancur parah gara-gara kakak dan setelah itu saya cukup minta 1 juta aja gimana ka?”


“Kok saya yang ganti sih,kan kamu yang rusakin mobil saya kenapa jadi saya.”


Karena Killa sedang tidak baik moodnya, Killa langsung mengambil kedua kerah baju cowo ganteng itu tarikan kencang dan dengan nada tinggi,Killa berkata kepada cowo ganteng itu.


“Kak,saya udah cukup sabar ya sama kakak! Saya juga lagi gak baik-baik aja,kakak mau ganti rugi apa ke jalur adil aja.”


Cowo ganteng itu takut dan pucat langsung memberi 2 juta kepada Killa dan pergi,setelah itu Killa hanya diam dan menghitung uangnya setelah itu ke bengkel mobil.


“Rio,ini berapa lama perbaikanya?”


“Seminggu lah,kenapa Killa?”


“Duh lama banget,ketawan mama sama papa gua dong.”


“Lagian sih lu,ada-ada aja kenapa lagi sih itu cowo lu?”


“Bukan cowo gua! Gua sama Rangga! Udah enggak ada apa-apa jadi stop! Buat bilang dia cowo gua.”


“Hmm iya deh ya.”

__ADS_1


“Lagian kenapa tiba-tiba lu bahas dia,dia kirim pesan ke lu.”


“Enggak tuh,gua kira kalian berdua lagi kencan.”


“Boro-boro kencan gua yang emosi ya.”


“Hah? Kenapa.”


“Ini pertama dia,ketawan selingkuh sama gua di tambah mobil gua benar-benar deh gila banget gak ngerti lagi gua.”


“Yang sabar ya.”


“Iya.”


Killa langsung diam dan melihat ke arah motor Rio dan setelah itu Killa tersenyum licik dan berkata kepada Rio sambil menunjuk ke arah motor Rio.


“Iyaudah deh kalau gitu gua pulang naik motor lu aja.”


“Lu gila ya!”


“Gila kenapa?”


“Iya kan lu cewe pake mini dress apa gak kemana-kemana itu rok baju lu hmm,dasar cewe petakilan lu emang!”


“Mama,kenapa ma?”


“Kamu habis darimana,terus kemana mobil kamu? Jangan bilang kamu jual ya? Astaga sayang,itu mama beliin kamu baru setahun yang lalu loh,kamu udah jual aja benar-benar ya kamu.”


“Duh,mama apaan sih padahal aku belum cerita ke mama,apa yang terjadi sama aku,tapi mama udah nuduh yang macam-macam,udah ah! Aku pergi aja ke kamar aku.”


Killa langsung ke kamarnya,setelah itu mama merasa gak enak dan membawa makanan,kesukaan Killa sambil mengetuk pintu Killa,Killa membuka pintu dan berkata kepada mamanya.


“Kenapa ma.”


“Killa marah ya,sama mama?”


“Enggak kok ma,emang kenapa ma.”


“Kalau enggak marah,kenapa mukanya ketekuk gitu.”


“Enggak kok ma,ada apa ma?”


“Ini mama bawa apa?”

__ADS_1


“Enggak tau,emang mama bawa apa?”


“Mama bawa makanan kesukaan kamu,Roti bakar sama Es milo.”


“Makasih ya ma.”


“Iya sayang sama-sama.”


Mama menaruh makanan di meja kerja Killa,setelah itu mama mendekati Killa dan berkata kepada Killa yang lagi manyun aja dan gamau bicara banyak.


“Sayang,emang kronologi mobil kamu bisa masuk ke bengkel Rio,ada apa?”


“Hmm ceritanya panjang ma,susah kalau aku jelasin,nanti ya ma aku jelasin kalau aku udah siap ok ma.”


“Hmm,kalau kamu gak jelasin ke mama,mama bilang apa dong ke papa kamu.”


“Soal papa,biar Killa yang bicara ma,mama gak usah bantuin Killa,Killa gamau mama di marahin papa karena Killa.”


“Enggak apa-apa sayang,kan emang seorang mama harus membantu anaknya.”


“Enggaklah ma,jangan biar aku aja sendiri ok ma.”


“Kenapa sih? Di bantu mamanya gamau,padahal mama iklas loh bantu kamu.”


“Mama mah iklas,aku yang gak iklas aku enggak suka kalau mama di marahin papa,mama yang di marahin aku yang sakit hati,jangan ya ma,aku tau mama orang baik maka dari itu aku enggak mau mama terluka,jadi biar aku aja yang ngatasin semuanya,ok ma.”


“Iya sayang,anak mama dasar kamu selalu aja bisa buat mama untuk tersenyum.”


Akhirnya mama mencium kepala Killa dan keluar dari kamar Killa,gak lama papa pulang dan tersenyum kepada mama sambil berkata.


“Anak kita mana ma?”


“Ada di kamarnya,kenapa pa.”


“Enggak apa-apa kalau gitu papa mandi dulu ya ma,capek.”


“Iya pa.”


Mama tersenyum dan langsung pergi ke meja makan,setelah itu mama menyiapkan makanan untuk keluarganya setelah itu selesai mempersiapkan makanan akhirnya,semua turun tanpa di suruh mama melihat muka Killa,Killa hanya diam dan gak lama mama berkata.


“Sayang,kamu kenapa.”


“Hmm,enggak apa-apa ma.”

__ADS_1


Akhirnya mereka makan,setelah selesai makan Killa menghela nafas dan Killa berkata kepada papanya dengan nada tegas dan santai.


__ADS_2