
“Sayang.”
“Iya ma,ada apa?”
“Kamu sama Daniel kan.”
Sontak Daniel menjawab dan mama tersenyum,sedangkan Killa hanya diam sembari membuang muka,tidak mau melihat ketengilan Daniel kepadanya.
“Iyaudah kamu kapan pulang sayang?”
“Enggak tau ma,kalau bisa sih hari ini.”
Dokter masuk ke dalam ruangan Killa,sontak Killa kaget melihat ke arah dokter senyum terpaksa,Daniel menunggu di luar.
“Killa.”
“Halo dok.”
“Gimana keadaan kamu? Masih suka pusing atau mual?”
“Enggak dok.”
Selesai mengecek keadaan Killa,dokter keluar Daniel sontak melihat ke arah dokter,dokter tersenyum kepada Daniel.
“Pasien udah boleh pulang,tapi tetap harus istirahat ya jangan lelah-lelah.”
“Baik dok,makasih ya dok.”
Akhirnya Daniel,masuk ke dalam ruangan Killa,Killa hanya diam tidak berkata apa-apa,Daniel duduk di dekat Killa.
“Emang ada yang suruh lu duduk sini?”
“Emang,harus minta persetujuan lu.”
“Ih rese!”
“Udah,marah terus gua ada kabar gembira ini,mau dengar enggak?”
Killa hanya melihat ke arah Daniel,Daniel merasa Killa enggak ada respon apa-apa,sembari itu Daniel turun dari kasur Killa.
“Iyaudah kalau emang enggak mau tau,enggak maksa juga sih.”
Killa menahan tangan Daniel,sontak Daniel ketarik oleh Killa dan Daniel jatuh ke dalam dekapan Killa.Killa merasa kesal dengan Daniel yang selalu mengambil keuntungan darinya.
“Duh,Daniel berat kenapa sih lu gitu.”
“Hmm,enak banget di peluk sama istri sendiri aaa.”
“Apaansih enggak ada ya istri-istrian kita belum sah.”
“Jadi mau di saha kapan? Gua sih ayo aja.”
Killa sontak menjetik jidat Daniel,Daniel merasa sakit Killa merasa enggak enak dengan Daniel,melihat ke arah yang di jentiknya.
“Kayaknya pelan deh kok bisa merah sih.”
“Cium biar cepat sembuh.”
“Gila ya,mana mungkin gua begitu.”
__ADS_1
“Iyaudah kalau gitu enggak usah nanti enggak sembuh biar aja,di tanya sama mama lu.”
Killa terpaksa mengecup jidat Daniel,Daniel enggak nyangka kalau Killa akan melakukan hal yang tidak mungkin untuknya.
“Udah semoga cepat sembuh ya,maaf kalau gua kasar sama lu.”
“Hmm,iya sayang walau kurang sih.”
Killa merasa lelah dengan pria yang satu ini,akhirnya Killa mendorong Daniel keluar,Daniel bingung ada apa dan menahan kedua tangan Killa.
“Kenapa gua di usir?”
“Gua mau ganti baju,lu mau gantiin baju gua?”
“M-mau.”
“Gua enggak mau!”
Killa dorong Daniel,Daniel hanya ketawa enggak lama Killa ganti baju,setelah ganti baju Killa keluar mencari Daniel,Daniel tidur di bangku tunggu.
“Daniel,bangun gua udah selesai.”
Daniel menarik tangan Killa dan Killa duduk di pangkuan Daniel,Killa hanya diam semua orang di rumah sakit melihat mereka.
“Daniel! Bisa enggak sih berhenti buat gua malu.”
“Malu darimana?”
“Iya,semua orang liatin kita,emang lu enggak merasa malu sama sekali?”
“Enggak,bersama lu adalah sumber kebahagiaan gua jadi,buat apa malu.”
“Kenapa? Lu kira gua bakal salah tingkah kalau di liatin,maap gua jago dalam hal ini.”
“Sombong.”
“Iya deh,lu menang gua kalah? Senang?”
“Enggak juga,biasa aja emang gua ada bilang gua senang?”
Killa sontak berdiri dari hadapan Daniel,Daniel juga ikut masuk Killa ke dalam ruangan membawa tas Killa,Killa merasa masih lemah.
“Sini,gua gendong?”
“Enggak ah,gua kan berat masa iya,lu mau gendong gua?”
“Emang kenapa? Kalau gua gendong lu.”
“Enggak masalah,lu ringan di mata gua jadi enggak masalah.”
Killa tetap enggak mau dan Daniel,memaksa untuk mengendong Killa,setelah mengendong Killa,Killa merasa kasian kepada Daniel.
“Daniel,gua turun aja gua enggak mau nambah beban lu,gua tau lu udah lelah di tambah gua lagi,pasti lelah.”
“Bicara apaan sih?”
Handphone Daniel berdering,tapi Daniel mengabaikan dan Killa bingung mengapa Daniel,mengabaikan teleponya.
“Daniel,itu telepon enggak di angkat?”
__ADS_1
“Enggak penting,nanti aja gua angkat pas udah kelar urusan sama lu.”
Sampai di mobil Daniel minum air yang banyak dan keringatan,Killa yang tidak tega akhirnya menyeka keringat Daniel menggunakan tisu di liat oleh Daniel.
“Lu tumben perhatian sama gua?”
“Enggak boleh ya? Maaf gua cuman mau terimakasih aja sama lu,karena lu udah bantuin gua,jadi gua mau bantu.”
“Enggak apa-apa,gua senang kok kalau bisa tiap hari ya.”
Killa hanya diam,sampai dirumah Killa. Daniel menaruh semua barang Killa di kamarnya,enggak lama handphone Daniel berering.
“Halo,ada apa?”
“Pak,ini ada rapat dadakan tentang pemasaran kemarin.”
“Baik,sebentar.”
Daniel melihat ke arah Killa,Killa hanya diam sembari itu Daniel meminjam ruangan kamar Killa,Killa bingung mau ngapain.
“Daniel,gua keluar aja ya?”
“Enggak usah lu di sini aja,lu istirahat aja gua janji,enggak bakal berisik.”
“Tapi?”
“Enggak ada tapi,udah dengar aja bawel.”
Killa terdiam ketika Daniel menyuruhnya,sontak Killa melihat Daniel,sembari Daniel menggunakan headseat di kupingnya,sesekali melihat ke arah Killa.
“Kenapa?”Killa melihat ke arah Daniel.
“Enggak.”
Klien mendengar Daniel berbicara,Daniel hanya tersenyum dan tidak ingin membahas hal yang sama,enggak lama Killa hanya ketawa tertidur karena mengantuk. Selesai rapat Daniel mematikan laptop dan jalan ke arah Killa.
“Killa,istirahat dulu ya aku mau pergi ke kantor,bye.”
Killa menahan tangan Daniel,Daniel bingung ada apa enggak lama Killa bangun sembari melihat ke arah Daniel.
“Daniel.”
“Iya sayang,kenapa?”
“Jangan pergi.”
Daniel hanya diam enggak lama Killa mendekap Daniel dengan erat,sedangkan mama dan papa Killa di bawah hanya diam.
“Ma,anak kita enggak mau di cek?”
“Enggak usah,kan dia sama calon suaminya,ngapain di cek,mereka juga enggak bakal ngapa-ngapain mama yakin pa.”
Papa hanya mengeleng kepala,enggak lama papa ada telepon dari kantor,harus ikut rapat akhirnya papa bersiap untuk pergi.
Daniel yang di dekap erat oleh Killa,enggak bisa berbuat apa-apa hanya bisa menunggu dekapan eratnya,menjadi tidur baru bisa.
“Killa,aku nanti balik lagi kok,kenapa sih kamu takut banget aku enggak balik lagi? Aku mana mungkin berani tinggalin kamu lagi imut-imut gini,hmm andai aja tiap hari kamu bisa seimut ini,pasti aku lebih sayang kamu,kamu susah si keluarin sikap manis kamu ke aku.”
Killa merasa nyaman tidur di dalam dekapan Daniel,enggak lama Killa udah tidur dengan nyenyang,akhirnya Daniel meletakan Killa pelan-pelan agar tidak menganggu Killa.
__ADS_1