IBU MAAF

IBU MAAF
MENCURIGAI SESEORANG


__ADS_3

Iqbal pun menoleh ke arah pintu dan melihat sepasang muda mudi yang sedang berkencan."ohh kirain Ibu sama Putra sebaiknya gue gak terlalu curiga sama orang orang yang ada di sekitarku"kata Iqbal sambil pergi menuju dapur."silahkan masuk mbak,mas mau kencan ya"kata pelayan itu sembari tersenyum,"bukan kok kami cuma teman dan kami juga gak ada hubungan apa apa kok mbak"Citra pun menarik tangan Putra untuk segera duduk di meja mereka.mereka juga akan memesan makanan yang mereka inginkan."woii ini gantian lo yang sekarang ngelayani pengunjung yang ada di depan gue mau cuci piring kata Iqbal sembari pergi ke wastafel untuk mencuci piring."iyah iyah,pelayan tersebut pun segera pergi ke meja depan untuk segera melayani pengunjung."Mas mbaknya mau pesan apa ya"kata pelayan tersebut begitu dingin."oh mas saya mau pesan ayam geprek",kalo mbaknya mau pesen apa","oh es teh aja mas"kata citra sambil tersenyum manis ke arah pelayan itu,pelayan tersebut kembali ke dapur dengan pipi yang merah menyala,"Iqbal,Iqbal tadi cewek yang di depan itu loh cakep bener"kata pelayan itu dengan pipi yang masih memerah."hahh emang secantik apa sih sampe lo salting begini,biasanya aja cool banget","gimana gak salting ceweknya aja cantik begitu tapi sayangnya udah ada cowoknya,padahal tipe gue banget lohh..kata pelayan tersebut sangat kecewa.


Iqbal pun sangat penasaran secantik apa cewek tersebut sampai sampai temannya yang cool banget aja kepincut,akhirnya Ia keluar untuk membawa pesanannya ke meja depan "lohh....tamunya kemana kok gak ada orang wahh..wahhh..wahh,jangan jangan si colling itu ngibul dan cuma ngarang cerita gue harus segera bertindak sebelum menjadi bencana di masa yang akan datang" kata Iqbal sambil membawa pesanan itu kembali ke dapur dan segera menghampiri temannya


Sementara itu Putra dan Citra keluar dari restoran dan meninggalkan meja dan pesanan mereka karena tiba tiba Putra ingat kalau dompetnya ketinggalan dikamarnya Citra juga saat itu tidak membawa uang karena dia tahu kalau putra akan mentraktir dirinya." Oh iya dompett gue ketinggalan ketinggalan mendingan kita keluar dari restoran ini yuk sebelum pesanan kita datang kata Putra sambil menarik tangan Citra lalu keluar dari restoran.

__ADS_1


Putra dan Citra akhirnya berhasil keluar tanpa ketahuan siapa pun."ahkkkk capek banget gue,bukannya ditraktir dan makan enak palah cabut gara gara dompet ketinggalan"kata Citra sambil duduk di trotoar."ya sorry namanya juga musibah gak ada yang tahu kan!!",Kata putra sambil duduk di samping Citra


Mereka pun duduk di trotoar sampai hampir jam delapan malam akhirnya Citra memutuskan untuk pulang,"yaudah gue pulang dulu ditungguin Iqbal soalnya takutnya kan kalau Iqbal sampai khawatir sama gue,yaudah gue pulang dulu, byee ....tiba tiba saja ada motor yang melaju kencang dari arah berlawanan saat itu juga Putra sadar bahwa Citra dalam bahaya.akhirnya Putra mendorong Citra ke seberang jalan hingga terjatuh."ahkkk apaan sih Put dorong dorong gue sakit nih"kata Citra sambil menoleh ke arah Putra dan ia melihat Putra yang ternyata ingin menolong Citra akan tetapi.......bruakkkk suara keras tabrakan yang tak bisa dielakan,putra tertabrak hingga terbentur keras di aspal, namun pengendara tersebut pergi tanpa bertanggung jawab."Puttraaa...."suara keras Citra yang terkejut melihat kecelakaan tersebut,ia berlari menghampiri Putra yang sudah tak sadarkan diri."Putra...putra bangun kenapa lo harus nolongin hiks..gue..selametin...hiks diri lo aja tolong...tolong...",putra tertidur di pangkuan Citra dengan banyak darah mengalir di kepala Putra.tak lama kemudian orang orang datang dan segera membawa Putra ke rumah sakit.Citra sedari tadi tidak berhenti menangis.melihat keadaan putra.


Tiba tiba saja setelah ibunya Iqbal masuk ke kamarnya,muncul Iblis yang telah memberi kesempatan kedua kepada ibunya Iqbal agar selamat kematiannya."hehhh Iqbal lo tau gak kalau ibu lo terlalu dekat dengan orang yang gak ada sangkut pautnya dengan kontrak yang kita buat bisa aja orang tersebut mengalami kecelakaan bahkan kematian lohhh".Iqbal pun menoleh dan terkejut mendengar perkataan Iblis tersebut,karena ia memang tau kalau ibunya dan putra memang sangatlah dekat.akhirnya ia memutuskan untuk memberi tahu Ibunya yang sebenarnya karena ia tidak tau apa yang akan terjadi kedepannya.tapi ia ingin membiarkan ibunya sendiri untuk sejenak.

__ADS_1


Iqbal akhirnya keluar dan pergi ke rumah Putra untuk memberikan ucapan duka kepada ibu dan keluarga putra.saat perjalanan menuju ke rumah Putra,Iqbal bertemu dengan Roy dan teringat akan kejadian kemarin antara Roy danTasya,tapi iya berusaha untuk tidak memikirkannya karena ada yang jauh lebih penting dari semua ini,pikirnya...


Ia terus berjalan ke halte bis tanpa mempedulikan Roy yang berjalan di sampingnya,karena ada yang aneh Roy menghentikan Iqbal."hehh lo ngapain ngeliatin gue terus"kata Roy menatap tajam ke arah belakang Iqbal,Iqbal membalikan tubuhnya dan membuka jaketnya,Roy terkejut melihat iqbal dengan mata kecewa."Iqbal ternyata elu gue kirain siapa sorry ya gue agak risih kalau dilihatin orang,oh iya lo ngapain malem malem disini lo mau kemana??kata Roy sambil tertawa."Oh gue mau main ke rumah temen"Iqbal pun pergi dengan tatapan dan kata kata yang dingin."Iqball.....lo selama ini nganggep gue apaan"Iqbal terkejut mendengar kata kata dingin Roy,seakan ia tidak mempunyai hubungan apapun dengan Roy,Iqbal memalingkan wajahnya,"Sorry ya gue lagi sibuk jadi jangan ganggu gue"kata Iqbal sambil pergi meninggalkan sahabatnya yang butuh kepastian


BERSAMBUNG......

__ADS_1


__ADS_2