IBU MAAF

IBU MAAF
EKTRAKULIKULER


__ADS_3

Hampir seharian Citra berada di kelas setelah jam pertama pun ia juga masih ada di kelas Citra sedari tadi hanya melihat Putra yang semakin hari semakin dijauhi teman temannya,Citra ingin mendekatinya akan tetapi ia ragu kalau Putra akan bersikap ramah terhadap dirinya karena ia yang telah membuat Putra menjadi seperti ini."Putra makan diluar yukk...gue laper banget nihh",kata Citra sambil tersenyum dan sambil menarik tangan Putra,Putra hanya terdiam melihat Citra ia merasa bahwa ia sudah tak pantas untuk menjalani hubungan apapun,"maaf tapi gue bawa bekal jadi gue pengen makan di kelas aja",ucap Putra tanpa basa basi.tiba tiba ada seseorang yang menarik tangan Citra, Citra terkejut dan langsung menolehkan kepalanya,"Citra dia siapa kok aku gak pernah lihat dia sih",kata Dinda yang penasaran,Citra hanya menghela nafas panjang,"dia tu dulunya temenku tapi tiba tiba ada kecelakaan yang hampir merenggut nyawaku untung saja Putra nyelamatin aku waktu itu",kata Citra dengan tatapan sedih.Dinda pun berpikir keras supaya semuanya kembali normal dan Putra tidak merasa mempunyai kekurangan fisik pada dirinya karena Putra sekarang hanya bisa melihat dengan satu mata.


Tiba tiba Dinda berteriak dan segera keluar dari kelas."Dinda.....Dinda kok palah lari sihh,padahal kan masalahnya belum selesai.Citra melihat sekelilingnya dan ternyata Rama sedari tadi melihatnya berbicara dengan Dinda tapi saat Citra melihat ke arah dirinya ia memalingkan wajahnya yang sokk coll,Citra sedikit marah melihat kesombongan Rama.Ia akhirnya memutuskan untuk keluar kelas mencari Dinda,tettttt...(suara bel berbunyi),"aduhh cepet banget ya belnya emang ada apa sih kok pada kumpul di lapangan semua??",kata Citra ingin tahu.

__ADS_1


Akhirnya ia bersama gerombolan anak lain ikut berbaris di lapangan,tiba tiba Dinda memanggil dan segera menghampiri Citra,"Dinda kamu kemana aja sih dari tadi aku cariin emang ini ada apa sih kok pada kumpul di lapangan pas jam kedua lagi",kata Citra sambil melihat ke arah kerumunan lain,Dinda pun segera membisiki telinga Citra,"tenang kok ini semua bagian dari rencana ku biar semuanya kembali normal".kata Dinda berbisik pelan pelan."Pengumuman- pengumuman kepada seluruh murid di SMA***,mulai hari esok kita akan melaksanakan yang namanya ekstrakulikuler,progam ini bisa menjadi wadah untuk mengembangkan minat dan bakat",kata guru kepala sekolah itu."jadi setiap murid wajib memilih salah satu ekstrakulikuler ini dipilih karena murid-murid di sini ternyata mempunyai bakat bakat terpendam yang pasti masih belum diketahui oleh orang lain maupun diri sendiri.kegiatan ini bisa menjadi pengisi waktu luang yang dapat menambah nilai para murid,sekian terimakasih"guru tersebut berhenti berbicara dengan diiringi tepuk tangan meriah dari para murid semua siswa segera dibubarkan dan mereka semua masuk ke kelasnya masing-masing,"Dinda jadi ini rencana kamu emang kamu punya rencana apa sih buat bikin Putra sadar dan kembali seperti semula",kata Citra penasaran,Dinda kembali membisiki telinga Citra,"rahasia nanti kamu juga pasti tahu sendiri kok",Dinda segera masuk ke kelas disusul Citra yang kebingungan melihat tingkah laku Dinda.pelajaran pun kembali berjalan seperti biasanya tapi si Jessica itu hari ini dia tidak masuk yang membuat seluruh kelas menjadi tenang tanpa omongan basa basinya itu.Tapi tak menutup kemungkinan teman temannya menggangu nya nanti.beberapa waktu kemudian guru bahasa indonesia pun datang sambil mambawa soal ulangan."lohh kok ulangan mendadak sih bu kan belum belajar",kata salah satu murid,"ohhh berarti kamu belajarnya gak setiap hari tapi cuma pas ulangan gitu",suara guru killer itu dengan nada sangat marah.semua murid seketika diam tak bersuara,dan jam pelajaran kedua mereka pun mereka kerjakan dengan menjawab soal ulangan mendadak yang bahkan tidak mereka ketahui jawabannya.Tetttt.....(suara bel berbunyi),"yeee pulang!!...",jawab semua murid setiap kelas,"ohh iya anak anak ada titipan dari guru kepala sekolah untuk memberikan formulir pengisian ektrakulikuler sesuai dengan minat dan bakat masing masing",kata guru bahasa Indonesia itu sambil membagikan formulir itu satu persatu.Semua murid keluar dari kelas dan mereka saling bertanya satu sama lain tentang kegiatan di luar jam kelas apa yang akan diikuti.


Dinda dan Citra juga keluar dari kelas,Citra sedari tadi menengok ke kiri dan kanan ia sedang mencari Putra dan ingin mengajaknya pulang bersama,"Citra kamu lagi cari siapa sih,kaya nya orang yang kamu cari udah pulang soalnya sekolahan udak sepi gak ada orang",kata Dinda sambil membuyarkan lamunan Citra."Ehhh...iya kamu ngomong apa tadi??",ucap Citra linglung,Dinda hanya menggelengkan kepalannya Dinda tidak ingin menggangu Citra yang sedang berpikir keras.mereka berdua keluar dari gerbang sekolah,Dinda berpamitan dengan Citra ia langsung menaiki mobil mewahnya itu,"Citra mau nebeng pulang gak??,kata Dinda sambil tersenyum, Citra menggelengkan kepalanya,"gak usah kok aku jalan kaki aja lagi pula rumah ku deket kok",kata Citra sambil melambaikan tangannya Dinda langsung menjalankan mobilnya dan pergi meninggalkan Citra,Citra tersenyum dan tetap melambaikan tangannya sebagai tanda perpisahan.

__ADS_1


Sementara itu Iqbal tadi pagi.....


Iqbal melihat berita di salah satu chenel tv ia melihat bahwa ada orang yang dibunuh di apartemen dekat rumahnya,"Siapa nih yang dibunuh di apartemen mewah dekat sini lagi, kok identitasnya gak jelas,apa gue kesana aja ya,akhhh gak penting lagi pula kan udah ditanganin polisi mendingan juga gue cari kerjaan",kata Iqbal sambil menuju ke kamar mandi dengan tergesa gesa.ia bersiap siap dengan jaket dan baju pemberian ibunya.tuttttt.....tuttt....."Siapa sih yang nelpon pagi pagi gini pasti gak penting tapi angkat aja deh"kata Iqbal sambil mengangkat telponnya,"iya saya dengan Iqbal ada apa ya??",ucap Iqbal dengan penuh keraguan, "Maaf bisa anda datang ke kantor kami segera?,ada yang ingin pihak kami sampaikan", kata lawan bicara Iqbal," Iya saya akan segera menuju kesana emangnya ada apa ya pak?",kata Iqbal terpotong karena teleponnya sudah ditutup oleh orang itu.Iqbal pun segera keluar dari rumahnya dan pergi ke tempat yang diminta orang tersebut,Iqbal pergi dengan menggunakan taksi,dengan jantung yang berdebar ia masuk ke taksi tersebut dan menuju kesana.

__ADS_1


BERSAMBUNG......


__ADS_2