
Sementara itu Iqbal saat akan masuk kerumah dia melihat tas ibunya tergeletak di depan rumah sementara di dalam rumah tidak ada siapa siapa.Iqbal mulai khawatir dan segera mencari ibunya."ibu...ibu..ibu dimana kok ibu belum pulang",Iqbal terus mencari sampai ke semua komplek tapi tidak ada hasil.saat ia akan pergi mencari ke tempat lain ia mendengar suara orang berkelahi di dalam gang.ia segera pergi untuk melihatnya.
__ADS_1
Saat ibunya Iqbal membuka matanya ia melihat seorang laki laki berjaket dan bertopi hitam sedang melawan semua preman itu.saat ia ingin mencoba untuk mendekatinya,tiba tiba ada yang menariknya tangannya dan membawa ia pergi dari tempat itu.saat Citra menoleh dan berusaha melepaskan tangan orang yang memegangnya,ia melihat sosok yang tak asing,Iqbal yang sedari tadi memegang tangan Citra menangis,Citra terkejut melihat Iqbal meneteskan air mata.Ia segera memeluk Iqbal dengan sangat erat."Iqbal kamu kenapa nangis??,kata ibunya sambil meneteskan air mata.
__ADS_1
Iqbal melepas pelukan ibunya sambil pergi masuk ke rumahnya,Citra berlari mengejar Iqbal yang sedari tadi tidak menatap matanya ibunya,ia memegang tangan Iqbal,"Iqbal kamu kenapa coba cerita sama ibu"ucapnya lirih.ia menatap anaknya dengan penuh keraguan,"apakah kamu menangis gara gara melihat ibu yang diganggu preman tadi??..ibu gak papa kok"kata Ibunya sambil tersenyum."dari tadi ibu hanya bilang gak papa dan cuma tersenyum emang ibu gak ngerasa kejadian itu udah diluar dugaan kita,Iqbal gak nyangka semua ini bakal kejadian sama Ibu seharusnya Iqbal jagain ibu terus"ucapnya sambil terus menangis.ibunya hanya tersenyum melihat anaknya yang sangat peduli terhadap dirinya.Iqbal masuk ke kamarnya dengan penuh rasa bersalah,"andai saja gak ada orang tadi yang nolongin ibu,entah apa yang bakal terjadi sama ibu"kata Iqbal dengan penuh rasa bersalah.ia langsung membanting tubuhnya di atas kasur tanpa melepas alas kakinya,tanpa waktu yang lama ia langsung tertidur pulas sambil memeluk foto ibunya.Citra hanya berdiri sambil menangis melihat anaknya yang hampir putus asa.ia berjalan terhuyung mengingat kejadian yang hampir saja menimpanya.ia langsung menjatuhkan dirinya di atas kasur,sambil menangis tanpa henti,ia teringat akan orang yang menolongnya tadi ia juga belum berterima kasih kepada orang tersebut.
__ADS_1
Laki laki itu melepas tangan Citra secara tiba tiba"beli aja baju yang lo mau entar gue yang bayarin"kata pemuda itu sambil terus melihat handphonenya,"apaan sih gak usah,gue gak butuh baju dari lo gue gak mau dikasihani"kata Citra sambil menatap tajam orang tersebut."siapa yang mau kasihani lo emang lo mau pulang pakek baju kayak gitu",kata cowok itu tidak mau mengalihkan pandangan dari handphone nya,"apaan sih kalau ngomong sama orang jangan liatin hp melulu liatin orangnya,Citra langsung memegang wajah laki laki itu dan langsung mengarahkan wajahnya ke arah Citra,cowok tersebut terkejut sampai menjatuhkan hpnya, pipinya langsung memerah saat melihat wajah Citra, Cowok itu langsung melepaskan tangan Citra sambil memalingkan wajahnya."Sorry sorry gue gak bermaksud kok megang muka lo,gue cuma kesel aja lo dari tadi gak mau liatin muka lo waktu ngomong sama gue"kata Citra sambil memalingkan wajahnya karena malu."gak papa kok lagi pula tadi kan cuma gak sengaja, sebagai tanda penyesalan lo,lo harus mau nurutin semua kemauan gue"cowok tersebut langsung menatap tajam ke arah Citra."Maksudnya??..."ucap Citra kebingungan,"ya lo harus nurutin apa yang gue mau,pertama lo harus mau beli baju yang gue mau,kedua lo harus makan bareng gue di tempat yang gue mau,dan yang ketiga lo gak boleh ngeluh karena semua gue yang bayarin"cowok itu langsung masuk ke butik mewah itu"tapii...,"gak ada tapi tapian lo harus ngikutin semua kemauan gue karena lo udah pegang pegang wajah tampan gue tanpa ijin","Tampan???iya iya.."kata Citra lemas sambil mengikuti orang itu.tiba tiba Citra terhenti dan melihat ke arah Orang tersebut"nihh pakek baju yang gue pilihin cepetan sana ganti baju!!",Citra langsung masuk ke ruang ganti dan melihat harga baju tersebut"hahhh apaa..,harganya lima juta mahal banget,emang ada baju yang harganya segini,mendingan juga buat makan selama beberapa bulan",kata Citra terkejut melihat label harga baju tersebut,ia keluar dari tempat ganti baju,"ohh lo udah ganti baju lama amat sih,cowok tersebut langsung menolehkan pandangannya,"apaa..dari tadi lo gak ganti baju??,"sebenernya harga baju ini mahal banget gue gak pantes pakeknya bisa cari yang lebih murah gak??,ucap Citra sambil menyodorkan baju mewah itu,"apaan sih lo itu udah yang paling murah kali mana ada baju murah,emang ni tanah abang apa!!"kata laki laki itu kesal,"yaudah jangan beli disini nyesek gue liat harganya","udah sana ganti bajunya dulu entar gue yang bayar kok!!",kata laki laki itu sambil menariknya ke ruang ganti."apa apaan sih tuh cowok..."ucap Citra lirih.
__ADS_1
BERSAMBUNG......
__ADS_1