IBU MAAF

IBU MAAF
SIAPA PELAKUNYA?


__ADS_3

Iqbal masih kebingungan dengan apa yang dikatakan iblis itu,dia pun berjalan linglung di pinggir jalan raya,tapi anehnya mobil yang baru saja ditumpanginya hilang bak di telan bumi.Iqbal memanggil manggil si iblis saat itu tapi si iblis tak kunjung keluar juga."gue harus gimana yah?,apa gue langsung ke kantor polisi dan laporin balik sebagai pencemaran nama baik",kata Iqbal sambil memegangi tangannya yang sakit.


Sementara Citra terus mencari Iqbal di tempat biasa dia main.Ia terus berjalan menyusuri satu persatu rumah temannya Iqbal,"duhh...Iqbal kemana ya apa jangan-jangan Iqbal ngelakuin sesuatu yang membuat pihak hukum mencari nya makannya dia kabur begitu aja,ehhh..gak gak mungkin masa Iqbal kayak gitu sih!!",pikir Citra berusaha tetap positive,saat iya terus berjalan ia bertemu dengan orang yang mencurigakan ia masuk ke rumah orang kaya lewat jendela,Citra akhirnya berusaha mendekati area rumah tersebut.

__ADS_1


Orang tersebut mengendap ngendap masuk ke rumah,saat Citra mengintip lewat celah jendela lain ia melihat bahwa perampok itu berjumlah lebih dari satu Citra bingung harus melakukan apa ia memutuskan untuk menghubungi polisi terlebih dahulu siapa tau akan terjadi hal hal yang tidak diinginkan, Citra akhirnya berusaha memasuki rumah tersebut,"aduh jaman sekarang masih ada ya ya nyolong siang-siang bolong begini?,kata Citra dalam hati,ia berusaha untuk tidak mengeluarkan suara apapun,ia akan berusaha sebisa mumgkin untuk mengulur waktu sampai polisi datang.Perampok tersebut mengotak atik barang barang di rumah tersebut,tapi anehnya saat ada kalung emas yang ditemukan si perampok di dalam laci rumah ia membuang dan tidak mengambilnya,"lohh kok aneh banget sih masa ada kalung emas gede kayak gitu malah gak diambil",kata Citra dengan perasaan campur aduk,tiba tiba salah satu pelaku melakukan gerakan tangan seakan ia ingin menyampaikan sesuatu kepada rekannya akhirnya mereka berlima berpencar satu sama lain mereka merusak cctv keamanan rumah tersebut.Citra melihat dengan jelas bahwa sepertinya barang yang mereka cari tak kunjung ketemu juga,pelaku tersebut memasuki salah satu kamar anak,ia terkejut melihat ada seorang anak yang masih tertidur pulas di dalam ruangan itu.


"Aduh..gimana nih aku harus nyelamatin anak itu keburu anak itu diculik atau di apa apain sama mereka",saat Citra sedang asyik mengamati tiba tiba handphone nya berbunyi seluruh perampok itu kaget dan mencari sumber suara," aduhh siapa sihh ni yang nelepon kalau ketawan kan bisa gawat banget ohh ternyata Iqbal yang tadi pas ditelepon gak diangkat" ucapnya sambil memati dayakan handphone nya supaya tidak membuat perampok curiga.

__ADS_1


akhirnya pengendara tersebut berhenti di suatu tempat,mereka berdua keluar dari mobil itu secara bersamaan,"pak ini di mana ya saya kurang tahu ini ada dimana jangan jangan bapak mau culik saya ya!!",kata Iqbal dengan sedikit keraguan,pengendara tersebut tertawa sambil mengeluarkan sebungkus rokok dan menyalakannya,"hehh siapa juga yang mau nyulik kamu jangan kegeeran deh,ini juga bukan karena kemauan saya kok, kalau saya mau nyulik juga pilih pilih kali",kata pengendara itu kasar berbeda waktu pertama bertemu."yaudah saya mau pergi aja dari sini katanya anda tidak ada urusan dengan saya",kata Iqbal sambil melangkah pergi,tiba tiba ada dua orang yang berbadan besar menarik Iqbal dengan paksa,Iqbal ditarik sampai di gudang lalu di dorong hingga jatuh tersungkur."akhh...lo ada masalah apa sih sama gue dari tadi gue juga kayaknya gak punya masalah kok sama lo",kata Iqbal marah sambil merintih kesakitan,orang tersebut langsung membantu Iqbal berdiri dan mendorongnya lagi,bruakk,"akhhh"suara Iqbal kesakitan,"sebenernya gue gak punya masalah sih sama lo tapi bos besar gue yang punya masalah sama lo,jangan harap lo bisa terbebas dari terornya",kata laki lakk kasar tersebut sambil tertawa keras dan lalu keluar dari gudang tersebut,Iqbal dikunci di dalam gudang tersebut dengan keadaan luka parah terkena paku."akhh jadi selama ini gue diteror sama orang itu emang gue punya salah apa sih??",kata Iqbal sambil terus kesakitan tiba tiba Iqbal merasa seperti ada orang di sekitar nya,"tolongg tolong,saya terluka tolong keluarkan saya dari sini",kata orang tersebut terus meminta Tolong.Iqbal berusaha bangkit ia mencari cari asal suara tersebut,dan ia sangat terkejut melihat sebuah keluarga tergeletak lemah tak berdaya Iqbal lalu segera berlari ke arah mereka,dengan keadaan yang mengenaskan mereka tak bisa berkata kata saat melihat Iqbal,"pak sebenarnya apa yang terjadi dengan keluarga anda",ucap Iqbal dengan penuh prihatin melihat keadaan mereka,"sa...saya min..ta tolong se..selamat...kan ..kelu..arga sa..ya",orang tersebut..."ucap orang tersebut terputus karena ia menghembuskan nafas terakhir.Iqbal sangat terkejut sekaligus takut melihat orang tersebut sudah tak bernyawa apalagi orang tersebut mempunyai seorang istri dan dua orang anak yang masih bertahan hidup.


Iqbal tak bisa berbuat apa apa dan hanya duduk terdiam pikirannya sangat kacau,"kenapa.. ini semua bisa jadi kayak gini, sebenarnya apa yang terjadi?,kalau sampai terjadi sesuatu sama ibu gimana ya!",kata Iqbal sangat ketakutan.ia sangat kebingungan,Iqbal berpikir apa ini akhir dari semuanya,Iqbal lalu menoleh ke arah keluarga tersebut,"gak gue gak boleh nyerah,emang gue gak tahu apa yang sebenarnya terjadi tapi gue tetap bakalan berusaha nyelamatin keluarga itu",kata Iqbal sambil berdiri dan kembali ke arah keluarga itu.

__ADS_1


BERSAMBUNG.....


__ADS_2