
Hari ini adalah hari bersejarah untuk ibuku karena ada seseorang yang pertama mendekati ibuku ya dia adalah Dinda murid baru.kringgg.....bel sudah berbunyi seluruh siswa masuk ke kelas masing masing termasuk Citra dan Dinda yang baru saja selesai makan"wahhh...gak nyangka makanan yang kamu bawa tadi enak banget mama kamu ya yang masakin"kata Dinda sambil tersenyum ceria,Citra terkejut mendengar perkataan Dinda,Dinda mungkin hanya tahu bahwa dia murid biasa seperti Pada umumnya dan Dinda juga tidak tahu umur Citra sebenarnya."ehhkk gak kok..aku masak sendiri,mama aku udah gak ada","Ohh maaf aku gak bermaksud buat kamu jadi sedih aku juga gak punya ibu dari dulu aku tinggal sama papa aku",kata Dinda tetap tersenyum,"aku mau ke kamar mandi dulu ya nanti aku nyusul kok,oh iya nanti pulang sekolah jangan lupa ya kita kan bakal main bareng"kata Dinda sambil melambaikan tangan dan pergi ke kamar mandi.Citra hanya mengangguk kan kepala sambil kembali ke tempat duduknya,"hehh lo gak punya malu bangett sih udah nyelakain Putra sekarang lo mau cari gantinya"kata Jessica sambil menatap tajam Citra,Citra hanya menundukan kepalanya dan berusaha untuk tidak mendengarkan kata kata Jessica ia tidak ingin mencari masalah lagi dengan Jessica.Dinda pun kembali lagi ke kelas ia kebetulan bertemu guru dan akhirnya berjalan bersama untuk kembali ke kelas.Dinda langsung berlari dan duduk di samping Citra.pelajaran pun kembali dimulai dengan biasanya.krinnggggg....suara bel berbunyi semua murid berberes dan pulang ke rumah masing masing"selamat siang anak anak","siang pak"jawab mereka serempak akhirnya mereka semua keluar kelas,Citra teringat akan Rama ia melihat ke arah tempat duduk Rama tapi ternyata iatersenyum..lang.
Tiba tiba Dinda menarik tangan Citra dan mengajaknya keluar.Dinda terus memegang tangan Citra,"Citra gimana kalau hari ini kita makan bareng aja"kata Dinda dengan tersenyum ria,Citra hanya mengangguk dan mengiyakan tawaran Dinda.saat Dinda dan Citra pergi,Dinda melihat sesosok laki laki Citra pun hanya berlari ke arah laki laki itu,Dinda sangat terkejut melihat Citra berlari ke arah laki laki itu"Iqbal nanti ibu balik sendiri aja soalnya ibu mau makan sama temen ibu,"kata Citra sambil tersenyum.Iqbal juga hanya mengiyakan dengan perasaan sedikit agak gelisah,Citra kembali lagi ke arah Dinda yang sedari tadi menunggunya."Citra itu siapa","Oh itu tadi cuma kakak aku kok"kata Citra sambil membawa Dinda pergi dari sekolah.
__ADS_1
Dinda dan Citra segera masuk ke restoran depan sekolah mereka,tak berapa saat kemudian pelayan restoran itu muncul dan segera melayani mereka berdua"mbak mbaknya mau pesan apa?"kata pelayan itu ramah."Ohh..saya mau pesan jus mangga sama ikan bakar ya mas"kata dinda lalu segera menyuruh Citra juga memesan juga"Ohh saya es teh aja","lohh...kok es teh doang,kita kan kesini niatnya mau makan"kata Dinda dengan suara agak kecewa."samain ajalah tenang kok entar aku yang traktir"Citra hanya mengangguk dan tersenyum,mereka duduk sambil berbicara seru,beberapa menit kemudian pesanan mereka datang,mereka pun langsung menyatapnya dengan lahap."ahhhhkk kenyang banget,jarang banget lohh aku makan sebanyak ini"ucap Dinda sambil memegangi perutnya,"iya sama aku juga gak pernah makan di restoran","hahh...seriusan masa gak pernah sihhh...!!,
mereka langsung keluar dari restoran itu dan saat Dinda dan Citra berjalan tiba tiba Citra menabrak seseorang.Bruakkkk.....suara tabrakan Citra dan seseorang yang ada di depannya,Citra langsung tersungkur di tanah,"ohh..maaff tadi gue gak sengaja.."kata laki laki itu sambil meninggalkan mereka berdua,Dinda langsung membantu Citra berdiri,lohhh....kok kaya kenal ya tapi siapa?"ohh itu kan Rama murid baru yang datang bareng aku tadi,gak punya malu ya ternyata orangnya....",kata Dinda dengan suara lantangnya."Ohh Rama aku baru pertama kali lihat mukanya lohh....",mereka akhirnya pulang kembali ke sekolah Dinda menawarkan Citra untuk pulang bareng karena ia membawa mobil mewahnya sendiri.
__ADS_1
Citra pun berjalan ke arah halte bis,ia duduk di halte bis yang sepi,tiba tiba ada seseorang yang juga duduk di sampingnya,ia sangat ketakutan dan waspada karena sepertinya dia bukan orang baik.saat ada bus yang akan lewat ia ingin segera menghentikannya tapi tangannya secara spontan dipegang oleh laki laki itu"ehhh anda jangan kurang ajar ya sama saya",kata Citra sambil berusaha melepas tangan orang itu,secara cepat ia menaikan topinya dan segera tersenyum ke arah Citra,"adekkk kenal yang namanya Iqbal gak??kata pemuda tersebut dengan ramahnya."Iqbal.... emang apa urusan anda dengan kakak saya",jawab Citra dengan suara tinggi,"Oh kenalin nama gue Roy gue temen kuliahnya Iqbal sorry ya bukannya gue mau macem macem ama lo tapi gue pernah liat lo jalan sama Iqbal gue kira lo pacarnya",kata Roy sambil mengangkat tangannya.Citra tetap tidak menggubris Roy dan segera naik ke bus selanjutnya.saat Citra ingin naik ke bus selanjutnya tiba tiba,"ohh iya kok Iqbal udah sebulan ini gak berangkat kuliah sih??"Citra terkejut dengan perkataan Roy tadi dan segera menghampiri Roy sambil bertanya, "maksud kamu apa"," ya santai aja dong mbaknya,kan saya cuma ngasih tau,Iqbal itu udah bolos tanpa ada keterangan"kata Roy sambil berdiri dari tempat duduk halte bus dan segera pergi meninggalkan Citra yang dari tadi kebinggungan.
Citra keluar dari bus dan segera berjalan menuju ke rumahnya,karena hari sudah petang,Citra sangat ketakutan berada di luar sana.tiba tiba saat ia akan masuk ke rumahnya dia ditarik dan dan dibawa ke arah gang buntu di dekat rumahnya,Citra tidak bisa mengelak karena tenaga orang tersebut sangat besar sekali."woii jangan kurang ajar ya nanti gue teriak nih"kata Citra dengan suara kerasnya."teriak aja kalau berani sini kan gak ada orang sepi lagi"ternyata orang tersebut berjumlah empat orang."mana bisa dia melarikan diri dari 4 orang preman yang berbadan besar besar",kata Citra dalam hati.Citra hanya menutup matanya,saat ada yang menyentuhnya tiba tiba orang tersebut terjatuh dan merintih kesakitan.saat Citra ingin membuka matanya tiba tiba........
__ADS_1
BERSAMBUNG........