Ikatan Yang Terlupakan

Ikatan Yang Terlupakan
episode 12


__ADS_3

konichiwa....🤗 welcome back to my story'


sorry i am late to update this story. i hope yu are not bored


,happy reading.... sayangku 🥰


...----------------...


""aduh emma apa yang kamu katakan dari sekian banyak alasan kenapa hanya kalimat ini yang keluar dari mulut sial ini" batin emma merasa frustasi.


"er... bukan begitu maksudku!" ucap emma. saat melihat wajah erna dan starla yang sepertinya salah paham.


"apa!! jannah aku ga nyangka kamu berani.." ucap erna mengantung kalimatnya , ia merasa terharu sampai sampai meneteskan air matannya. namun emma yang melihat mengira erna sedang menangis.


"erna maaf....aku ga bermaksud !" ujar emma merasa bersalah namun ia sendiri bingung ia bersalah karena apa!


"...berani mengungkapkan isi hatimu yang sebenarnya menyukainya!" lanjut erna tiba ², ia menghapus air matanya dengan cepat.


"ha?maksudnya gimana ya?" spontan emma kebingungan dibuatnya. "apa maksudnya? batin emma


"bukan ga punya tetapi belum! aku tau kamu sebenarnya suka kan sama dia?jujur saja kamu mengakui punya hubungan kek gitu kan?" crocos erna salah paham.


"hah!" emma semakin bingung.


"aku? hubungan?dengan siapa?" batin emma bertanya tanya. ia mencoba berpikir keras apa maksud dari kalimat yang erna lontarkan.


"jujurlah sayang kamu menyamar menjadi laki laki supaya bisa menarik hati para gadis dan menjadi kekasihnya kan!" tuduh erna kepada temannya.


"jangan berpikir berlebihan ini hanya tuntutan pekerjaan! meskipun begini aku tetap normal hakiki. " jawab emma mencoba menjelaskan.


"ah aku mengerti jadi erna mengira aku lesbi? kenapa ia bisa berpikir begitu? apa dia sejenis dengan seila dan starla?" batin emma merenung.


"jadi tian jannah sebenarnya wanita?" tanya starla. erna hanya menganggukkan kepala sebagai jawaban.


"kalo kamu emang perempuan kenapa menolak laki laki yang aku tawarkan?" tanya starla.


"siapa juga yang mau dijodohkan sama banci !" ucap emma dalam hatinya ia tak berani mengatakannya langsung mengingat starla bisa membuatnya dipecat dari pekerjaannya.


"benarkah!!?? ternyata dugaan ku benar. emma sudah menyimpang!!??" ujar erna sumingrah.

__ADS_1


"hey erna !! jangan asal bicara! aku tidak begitu!" bantah emma dengan nada tegas.


" tak perlu marah mengaku saja!" ujar starla mengejek.


"ck...." decak emma sebal. kemudian ia menjauh dari keduanya namun ia masih memperhatikan keduannya.


"emma? itu nama asli tuan jannah?" tanya starla pada erna.


"iya emma Jannah tun nisa'i..." balas erna.


starla kemudian terkekeh" ternyata alasan dia menolak setiap pria yang aku tawarkan karena ia menyukai wanita toh!" ujar starla bersemangat.


"iya...apa kau tau aku pikir dia menyukai seseorang. dan itu teman seasramanya! aku pikir mereka akan menjadi pasangan yang sangat vocok! ahhh ....aku ingin menjadi mak comblang untuk mereka !" ujar erna pada starla.


"aku hampir tertipu karena penampilannya ia terlalu cocok menjadi ***!" ujar erna


"aku juga!! sia sia usahaku selama ini menjadi mak comblangnya!" ujar starla menyetujui.


erna dan starla kemudian menatap emma seperti melihat bahan hiburan yang asyik.


kemudian mereka terlarut dengan obrolan tentang hobi mereka sesekali mereka tertawa kegirangan karna memiliki pemikiran yang sama


. sedangkan emma yang sendari tadi menyimak dari kejauhan mulai frustasi. saat ia melihat dua tatapan yang sama ia berpikir"ternyata mereka memang sejenis!"


erna dan starla yang melihat adegan menatap hal yang menimpa emma dengan senyum sumringah dan tatapan menggebu gebu


emma melirik erna dan starla saat melihat dia tatapan mereka yang tertuju padanya ia sudah menduga ekspresi mereka bakal begitu.


"dikira lesbi sama teman sekamar! dikira gay pas dandan jadi cowok oleh teman sendiri! malang sekali nasibku sepertinya keberuntunganku telah habis untuk masuk ke kampus terbaik se negara!" batin emma melonglong sedih.


" sampai kapan kau akan menimpaku!" ujar cowoh yang ditabrak emma. emma melihat ke arah cowok itu dengan tatapan kaget" pak alan?" ujar emma tanpa sadar. " maaf maaf... anda tak apa apa?" tanya emma lekas berdiri .


"apa kau salah satu muridku?" tanya alan setelah ia berdiri di hadapan emma.


"pak alan kan punya banyak murid ga mungkin kan ia hapal wajahnya lebih baik aku menjawab ya" batin emma berpikir. "emm iya.!" jawab emma


alan menatap intes emma dari atan sampai bawah..."kok jantungku berdebar-debar didekatnya?" batin alan bingung.


"selama ini hanya emma yang mampu membuat jantungku seperti ini? siapakah dia?" batin alan sambil menatap lama wajah emma.

__ADS_1


"apa ada sesuatu di wajahku pak ?" tanya emma saat merasa alan terlalu lama menatapnya.


"tak mungkin kan karna ditinggal istriku aku menjadi menyimpang? dia pasti emma!" batin alan meyakinkan dirinya masih normal.


"apa aku sebaiknya mengujinya?" tanya alan dalam pikirannya " tapi bagaimana aku mengujinya?"lanjut alan bertanya pada dirinya sendiri.


"pak?kenapa anda menatap wajah saya terus? apa ada yang salah diwajahku?" tanya emma lagi.


"ah ..tidak....tidak ada yang salah diwajahmu...hanya saja kamu mirip istri saya!" ujar alan tersadar.


"haha...itu tidak mungkin , saya tidak memiliki saudara perempuan!" ucap emma setelah terkekeh.


"jadi pak alan sudah punya istri toh?" tanya emma agak terkejut


"tapi kenapa ia masih mengoda ku saat kuliah? aku kasihan dengan istrinya " lanjut emma di dalam hatinya. tanpa ia sadari ia telah mengasihani dirinya sendiri.


"iya tapi karna suatu hal ia menghilang, dan setelah aku menemukannya ia justru tidak ingat padaku!" ujar alan dengan nada sedih.


"yang sabar ya pak! isteri bapak pasti bakal ingat sama bapak kalo bapak mendekatinya lagi!" ujar emma mengikuti kata hatinya. alan hanya menganggukan kepalanya.


kemudian alan pamit untuk undur diri sebelum jantung nya semakin berdebar.


tak terasa waktu berjalan begitu cepat sehingga kini sudah jam 12 lewat. emma telah menguap beberapa kali hingga pada pukul 1 malam pesta tersebut telah selesai.


emma dan erna kemudian kembali ke asrama nya untuk beristirahat begitupun dengan tamu lainnya.


di sepanjang perjalanan emma tertidur di dalam taksi begitupun erna yang disebelahnya, supir taksi hanya menggeleng geleng kepala tak habis pikir dengan tingkat kewaspadaan temannya. untung saja ia bukan orang jahat sehingga ia hanya mengantar penumpangnya ke alamat tujuan dan membangunkan mereka jika sudah sampai.


sedangkan alan sepanjang perjalanan memikirkan kejadian tadi yang membuat jantungnya berdetak kencang karna seorang pria. ia pun mulai berpikir negatif " apa jangan jangan karna isriku meninggalkanku aku terlampau sedih hingga menyukai timun?" batin alan .


"tapi kalau begitu kenapa jantungku berdetak kencang saat didekat istriku?" ujar alan bertanya pada hatinya.


"kemungkinan besar laki laki itu adalah istrku ?" tanya alan seperti mendapat titik terang.


"iya pasti begitu tak mungkin ak menyimpang!" tegas alan


"tapi siapa yang membuat istriku sampai mau berpura pura menjadi pria?"tanya alan kembali bingung.


...----------------...

__ADS_1


BERSAMBUNG 🥰


jangan lupa like, vote, coment,dan hadiahnya...biar author tambah semangat lanjutin story ini!!


__ADS_2