Ikatan Yang Terlupakan

Ikatan Yang Terlupakan
episode 9


__ADS_3

konichiwa....🤗 welcome back to my story'


sorry i am late to update this story. i hope yu are not bored.


happy reading.... sayangku 🥰


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


emma meringkuk di kasurnya sambil memegang dadanya yang disentuh alan tadi. jantungnya tak berhenti berdetak namun emma tak memedulikan ya ia sibuk memikirkan perasaan aneh yang melanda dirinya.


"perasaan apa ini!!??" batin emma bingung.


" Tak mungkinkah ini cinta, ah....tidak tidak ini todak mungkin!!??" lanjut emma dalam hatinya.


"tapi kenapa perasaan ini seperti yang tertulis di dalam novel novel romantis !" tanya emma mulai berpikir keras. dalam hatinnya.


"ya tidak mungkin... ini mustahil!!...novel itu tidak nyata... tidak benar...hanya cerita khayalan para author !!??" batin emma berusaha membantah dugaanya yang pertama akan perasaanya saat ini.


"mungkin ini hanya marah!! ya saat ini ak marah!!?? marah besar dengan si brengsek hentai!!" batin emma meyakinkan dirinya sendiri jika ia tidak jatuh cinta pada alan.


setelah itu diskusi di kepala kecil emma berlanjut hingga tanpa sadar emma tertidur masih dengan posisi yang sama yaitu meringkuk.


...****************...


*keesokan harinya....


"kriggg..... kring.....waktunya bangun pemalas" seketika alarm ponsel berbunyi berhasil membangunkan emma dari tidur panjangnya tapi tak sampai seperti putri salju dari negara dongeng.


"bangun pemalas!??" suara embun keluar dari ponsel emma.


"EMBUN!!!??" teriak emma berhasil membangunkan teman seasramanya.rupanya embunlah yang mengganti nada dering ponselnya.


"berisik!!" ujar embun menutup telingannya dengan bantal ia pun kembali tidur begitupun dengan erna.


melihat kelakuan teman temannya ia memilih mengabaikan mereka dan bersiap untuk bekerja.


namun sebelum itu ia mandi dan sarapan dengan roti bakar dan susu kotak.


ia keluar asrama menuju toilet umum dekat asrama, hanya dengan memakai kaos oblong dan celana kulot hitam panjang. tak lupa seragam dan make up di dalam tas selempangnya.


ia bergegas berganti pakaian " tebelin alis, pake wing, pake seragam!!??" ujar emma mengecek penampilannya.


" yosh...siap!!??" seru emma setelah merasa semua sudah selesai. emma keluar dari kamar mandi dengan penampilan yang berbeda beruntungnya ia tidak ada yang memperhatikan. jadi ia bisa bekerja dengan tenang.


"brak!!??" emma terjatuh ke belakang berkat tabrakan tak sengaja dari seorang gadis manis.


"chup??!!" emma membulatkan matanya terkejut. kecelakaan itu membuat bibirnya menempel ke bibir gadis itu. lebih kaget lagi ternyata gadis itu adalah temannya sendiri, erna!


"ah maaf maaf saya tidak sengaja!" ujar erna bangkit. katena posisinya berada si atas sedangkan emma terlentang di aspal.


"iya. saya juga minta maaf karna ciuman tidak sengaja ini!!" ujar emma merendahkan suaranya. "maaf erna. maaf ijinkan aku egois untuk saat ini!" batin emma merasa bersalah.


" maafkan saya! apa anda terluka?" tanya erna gugup wajahnya telah memerah karena tersipu.

__ADS_1


"saya tidak terluka kok santai saja!!??" balas emma seadanya.


"anda sendiri bagaimana tidak terluka kan?" tanya emma tersenyum palsu.


"ah..iya." jawab erna malu malu.


"sepertinya aku telah jatuh cinta pada pandangan pertama !" batin erna saat merasakan detak jantungnya semakin cepat, tidak seperti biasannya.


"kalau begitu saya permisi nona??!!" pamit emma terkesan buru buru.


"lebih baik cepat menghindar dari erna!!" batin emma.


"gawat kalo sampai ia menyadari ini aku!!??" lanjut emma dalam hatinya.


saat emma hendak pergi erna menahan lengan kanan emma. "anu... itu....!" ujar erna gugup.


"ada apa ya nona??" tanya emma yang membuat erna semakin tersipu.


"gawat apa Erna sudah menyadarinya??!!" batin emma


"hancur sudah reputasiku di depan erna hiks !!?? semoga erna tidak berpikir aku mesum karna memakai pakaian pria jika suatu saat ia tau keberadaan nya!" lanjut emma dalam hati kecilnya.


"em bisakah anda melepas tangan saya, saya sedang buru buru. " ujar emma mencoba kabur.


erna menuruti permintaan emma. ia kemudian menengadahkan kepalanya ke wajah emma"bolehkah saya tau nama kaka??!!" tanya erna dengan mata berbinar.


" eh ternyata tidak mengenaliku toh." batin emma bingung bercampur perasaan lega.


"ehem!" dehem emma mencoba menetralkan sisa sisa kepanikannya tadi. " ternya aku cuma terlalu banyak berpikir!!??" batin emma setelah tenang.


" perkenalkan juga saya erna ratna an nisa'i.. saya mahasiswi jurusan akutansi di kampus impian." ujar erna antusias.


"sudah tau kok!!" guman emma pelan.


"maaf tadi kak jannah bilang apa ya?" tanya elsa kepo.


"ah bukan apa apa. lupakan saja!" ujar emma kelabakan.


"oh ya boleh saya minta kontaknya...?" ujar elsa berharap namun sayangnya terpotong.


"ah maaf saya terburu buru mungkin lain kali ya... maaf erna ?!" ujar emma memotong perkataan elsa. tanpa menunggu balasan dari erna, emma berlari dengan cepat meninggalkan erna.


saat erna hendak mengejar emma embun datang menyapanya. " oi...erna!"seru embun.


"ternyata kamu disini toh!ak cari dari tadi tauk!!" ujar embun menggerutu pasalnya ia ada janjian belajar bersama dengan erna namun embun tidak melihat erna sedari tadi ditambah erna tidak membawa ponselnya.


"sepertinya aku telah jatuh cinta pada pandanyan pertama!" ujar erna tiba tiba.


"jatuh cinta pandangan pertama? jangan ngaco... hahaha!!" ujar embun tertawa hambar.


"dengan siapa?"tanya embun penasaran meskipun ia sendiri tidak percaya dengan cinta pandangan pertama.


"kak Jannah !?sepertinya ia bekerja di hotel mawar melati kalo aku lihat dari seragam nya tadi!" ujar erna menggebu gebu..

__ADS_1


"Jannah ? hotel mawar melati ?" tanya embun pada dirinya sendiri.


"iya!" jawab erna.


" apa jangan jangan....?! coba aku pastikan dulu. " batin embun menduga duga.


embun mengambil ponselnya ia mencari file tentang emma yang dikirim sepupunya." apa dia terlihat seperti ini?" tanya embun menunjukan foto emma versi cowok dengan wing pirang di dalam ponselnya.


"eh iya! kamu kenal dia?" tanya erna berharap.


"iya. kenal sekali malahan!" jawab embun tersenyum miris.


"kenalin donk! " pinta erna dengan wajah memelas.


"ahhh....aku tak tega mengungkapkan kebenarannya, namun jika perasaan erna tumbuh lebih dalam ia akan lebih sakit" batin embun merasa iba.


"hais....dia emma!" ujar embun tiba tiba .


"ha? " tanya embun bingung " maksudmu apa embun , kok malah bawa bawa emma sih?" ujar erna kebingungan dianya.


"ah kurang jelas ya?" tanya embun yang hanya dibalas anggukan kepala oleh erna.


embun menarik nafasnya dalam dalam kemudian ia menyerahkan ponselnya yang berisi biodata emma sewaktu sma. " nih baca sampe akhir." ujar embun.


awalnya erna kebingungan hingga saat membaca bagian akhir erna kaget hingga menjatuhkan ponsel embun. dengan sigap ia menangkap ponselnya sebelum mencium aspal.


"embun!" panggil erna yang masih mematung. ia sangat kaget mengetahui kalau tuan jannah dan emma teman seasrama nya adalah orang yang sama.


tiba tiba air mata menetes di pipi erna. "kok bisa....hiks...hiks...jahat sekali emma.... kenapa dak jujur saja...hiks. meskipun aku punya mulut ember aku juga ga bakalan nyebarin aib kawan sendiri.....hiks embun .." ujar erna disela sela tangisannya. beberapa orang lewat memperhatikannya tapi erna tidak peduli.


"ya! itulah kenyataanya! sebenarnya ini juga salahku!" ujat embun.


"kamu ingat....


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


.


.


.


.


.


.


^^^BERSAMBUNG....^^^


...pengumuman...


yang penasaran dengan kelanjutannya di mohon untuk angkat kaki di bagian komentar 😋oh ya ada yang kangen sama alan ada pesan nih sama dia.....

__ADS_1


"yang mau jadi istri ak mohon antri....saya masih belom bosan dengan sayangku...." ujar alan.


"bruk..." tiba tiba author kena tabok.


__ADS_2