
untuk sekedar info, author bakalan tamatin(Hiatus sementara) novel ini, nanti bakalan di lanjut lagi, jadi yang udah mampir harap di maklumi, tapi sih kayaknya gak dah yah peduli yah sudahlah, yang intinya cuma di tamatin sementara.
GK usah di baca
Suara pedang bertemu pedang sangat nyaring, pertempuran kedua nya sangat sengit dan menegangkan, Saito tak akan menyerah, dia begitu kesal dan marah pada laki-laki misterius itu, begitu juga dengan pihak lawan yang terus menerus melemparkan serangan bertubi-tubi.
Tuan mungkin ini waktu nya, anda harus menghancurkan laki-laki itu, dia adalah iblis itu, setelah membunuh nya tuan juga harus meratakan menara di tengah kota, karena menara itu memancarkan energi negatif yang akan mengendalikan para iblis dan juga manusia. Saito mengangguk mendengar arahan dari sang sistem.
Saito dan pria itu saling melemparkan tatapan tajam, Saito yang tak mau menyia-nyiakan kesempatan langsung melakukan perpaduan tiga elemen, elemen air, api dan angin.
shusshh~
bola air yang dikelilingi api itu melayang ke arah orang misterius itu.
"sial, anak nakal itu sudah bisa mengendalikan tiga elemen sekaligus, ini tak bisa dibiarkan, aku harus mundur untuk sekarang." Belum sempat laki-lakinya itu pergi bola air api atau lebih mirip bola air panas itu sudah menghantam nya dan membuat tubuh itu terbanting jauh dari tempat semula..
duarrrr
brukkkk
orang misterius itu terbanting ke tanah, tanah dibawah orang tersebut nampak retak akibat bola air api..
__ADS_1
"sialan kau, ku bunuh kamu." Teriak marah Orang misterius itu, Saito hanya tersenyum miring.
Tuan lakukan serangan bayangan. Saito mengangguk lagi lalu melakukan serangan bayangan dan tentunya dengan bantuan dari Nix.
"HEI SAITO, TERNYATA KAU DISINI." teriak melengking Hikaru sambil melangkah mendekati Saito, tapi langkah Hikaru terhenti saat melihat pria dengan pakaian serba hitam berada tak jauh dari Saito berdiri. Hikaru membulatkan matanya saat melihat pria misterius itu.
"Ku_kurai akuma, seperti nya dia akan menunjukkan wujud asli nya, wujud iblis." lirih Hikaru.
"Saito berhati-hati lah, aku akan membantu mu dengan segala kemampuan ku dsn tenaga ku." Teriak Hikaru pada Saito.
"yah terima kasih Hikaru ya, mari berjuang bersama ku hika_" belum sempat Saito menyelesaikan ucapan nya ada seorang gadis berteriak memotong ucapan nya.
"Hanya ingin berjuang berdua saja? tak mau mengajak kami orang-orang lemah untuk melawan kah?" Tanya gadis itu. Saito tersenyum melihat tiga manusia yang sangat baik pada nya dan telah mau menjadi teman nya selama di kota yang di anggap nya sangat aneh itu.
"Ben, Kana, Sora." Seru Saito
Tuan mungkin ini waktu nya, anda harus menghancurkan laki-laki itu, dia adalah iblis itu, setelah membunuh nya tuan juga harus meratakan menara di tengah kota, karena menara itu memancarkan energi negatif yang akan mengendalikan para iblis dan juga manusia. Saito mengangguk mendengar arahan dari sang sistem.
Saito dan pria itu saling melemparkan tatapan tajam, Saito yang tak mau menyia-nyiakan kesempatan langsung melakukan perpaduan tiga elemen, elemen air, api dan angin.
shusshh~
__ADS_1
bola air yang dikelilingi api itu melayang ke arah orang misterius itu.
"sial, anak nakal itu sudah bisa mengendalikan tiga elemen sekaligus, ini tak bisa dibiarkan, aku harus mundur untuk sekarang." Belum sempat laki-lakinya itu pergi bola air api atau lebih mirip bola air panas itu sudah menghantam nya dan membuat tubuh itu terbanting jauh dari tempat semula..
duarrrr
brukkkk
orang misterius itu terbanting ke tanah, tanah dibawah orang tersebut nampak retak akibat bola air api..
"sialan kau, ku bunuh kamu." Teriak marah Orang misterius itu, Saito hanya tersenyum miring.
Tuan lakukan serangan bayangan. Saito mengangguk lagi lalu melakukan serangan bayangan dan tentunya dengan bantuan dari Nix.
"HEI SAITO, TERNYATA KAU DISINI." teriak melengking Hikaru sambil melangkah mendekati Saito, tapi langkah Hikaru terhenti saat melihat pria dengan pakaian serba hitam berada tak jauh dari Saito berdiri. Hikaru membulatkan matanya saat melihat pria misterius itu.
"Ku_kurai akuma, seperti nya dia akan menunjukkan wujud asli nya, wujud iblis." lirih Hikaru.
"Saito berhati-hati lah, aku akan membantu mu dengan segala kemampuan ku dsn tenaga ku." Teriak Hikaru pada Saito.
"yah terima kasih Hikaru ya, mari berjuang bersama ku hika_" belum sempat Saito menyelesaikan ucapan nya ada seorang gadis berteriak memotong ucapan nya.
__ADS_1
"Hanya ingin berjuang berdua saja? tak mau mengajak kami orang-orang lemah untuk melawan kah?" Tanya gadis itu. Saito tersenyum melihat tiga manusia yang sangat baik pada nya dan telah mau menjadi teman nya selama di kota yang di anggap nya sangat aneh itu.
"Ben, Kana, Sora." Seru Saito