INI KEHIDUPAN GUE

INI KEHIDUPAN GUE
15


__ADS_3

Selama perjalanan kak abi selalu mengikuti instruksi gue. Sampai akhirnya setelah memakan waktu yang cukup lama kami pun sampai ketempat tujuan.Ya kami pun sampai disebuah pantai yang dimana keadaan pantai nya masih sangat sepi masih sangat jauh dari jangkauan orang. Yap ini tempat yang gue secara pribadi klaim tempat gue menghilangkan rasa bosan gue.Gue pun ngk sengaja menjumpai pantai ini.


Gue pun langsung melunjur kearah bibir pantai dengan berlari. Kak abi masih terpukau dengan pemandangan sekitar pantai yang benar benar memanjakan mata. Gue terus memandang kak abi dari kejauhan. Gue sesekali melontarkan senyuman termanis gue tak kala saat pandangan kami bertemu. Kak abi pun membalas senyuman gue dengan melontarkan senyuman yang membuat jantung gue lagi lagi berdetak kencang.


Dipantai ini yang paling gue suka karena begitu banyak kelomang atau umang umang.



Sangkin Gue asik dan serunya bermain dengan si umang umang ini sampai ngk sadar kalau kak abi sudah berada dibelakang gue.


"Asik banget main nya sampai kakak di cuekin" seru kak abi.


"Ehh maaf kak...abis kangen ama tempat ini da lama banget ngk kemari..." ujar gue yang sudah duduk diatas pasir dialasi dengan sendal gue, begitu juga dengan kak abi yang duduk disampin gue.

__ADS_1


" Mmm cuma kangen ama pantai nya....ama kakak ngk kangen?"tanya kak abi mulai mengoda gue.


" Apaan sih kak....ya kangen juga dong...cuma mau gimana kakak tuh kayak ditelan bumi ngk ada kabar bahkan kak ngk pernah online, gue setiap hari mengecek apakah kakak sedang online ato ngk dan selalu berdoa saat mengecek kakak bakal online tapi selalu zonk" jelas gue yang menundukkan wajah dan menahan air mata agar tidak menetes


" Maafkan kakak ya ren..." ujar kak abi yang memeluk gue dari samping membuat gue terkejut. Air mata yang sedari tadi gue tahan untuk tidak mengalir tak dapat terbendung lagi. Mungkin kak abi menyadari gue menangis langsung mengusap usap punggung gue.


" Maafkan kakak ya ren" ujar kak abi sekali lagi. gue cuma menjawab dengan anggukan kepala.


" Emang selama ni kakak kemana ja...?" tanya gue sambil menatap mata kak abi.


" Kakak meneruskan bisnis orang tua kakak disana sambil.....sambil program diet..." ujar kak abi terbata bata bicara nya.


" Untuk apa diet?" tanya gue sedikit kesal karena gue sebenarnya ngk suka penampilan kak abi yang sekarang.

__ADS_1


" Untuk kamu ren" jawab kak abimembuat gue makin bingung.


" Maksyd kakak apa?" tanya gue ulang berharap mendapat penjelasan yang masuk akal.


" Ren...waktu kakak obesitas kakak minder setiap jalan ama kamu yang cantik, ya walaupun kamu ngk ada masalah setiap jalan ama kakak yang masih obesitas saat itu" jawab kak abi. Mendengar itu gue pun terkejut tak percaya kalau kak abi itu mendir setiap jalan ama gue. Gue ngk kepikiran sampai kesitu. Sungguh egoisnya gue karena gue hanya mikirkan kenyaman gue saat jalan ama kak abi tanpa memikirkan perasaan nya saat itu. Gue meraih kedua tangan kak abi.


" Kak maaf kan gue ya....gue ngk kepikiran kalau kakak sampai minder, gue sungguh egois kak...maaf kak" seru gue tanpa gue sadari air mata gue mengalir dipipi putih gue. Kak abi dengan sigap menghapus air mata gue.


" Kamu ngk salah princess nya kak, yang penting sekarang kamu tetap mau kan jalan ama kakak dengan keadaan kakak yang sudah seperti Renaldi, thomas dan yudi" seru kak abi. Gue diam tanpa sepatah katapun saat kak abi menuturkan perkataa itu.


ikuti terus ya kelanjutan nya guesss


jangan lupa tambahkan novel ini

__ADS_1


menjadi novel favorit kalian y


dan jangan lupa like and commet ya...


__ADS_2