
Semoga semakin suka dengan karya saya tiap part nya
Selamat membaca
" Bisa pak, karena kita juga belum menandatangai kesepakatan kerja sama pak dan saya juga tidak ada menyerahkan kesepakatan kerja" Jawab pak Hendra.
" Bagus lah kalau gitu batalkan semua rencana kerja sama kita dengan pihak HERCU, karena pak Hendra lihat sendirikan si Bianca bukan fokus terhadap meeting ini malah terus memandang saya, emang proposalnya ada diwajah saya" ujar kesal Abi.
Pak Hendra yang mendengar ujaran kekesalan bos nya itu hanya tersenyum dia paham betul dengan perasaan Abi, gimana tidak paham pak Hendra yang notabene menang lebih tua dari abi yaitu umur nya 45 tahun sedangkan abi masih 27tahun dan sudah bekerja 20 tahun sejak papa Abi yang memegang perusahaan.
" Baik nanti saya atur semua nya pak, Oh ya pak emang kita ada janji lagi ya setelah ini?" tanya Abi.
" Tidak pak" jawab Pak Hendra.
" Tapi pak hendra bilang ada meeting yang tak kalah penting lagi setelah ini dengan Bianca tadi?" tanya Abi.
__ADS_1
" Maaf pak, itu hanya alasan saya saja karena saya memperhatikan sikap pak Abi yang seakan tidak suka dengan sikap nona Bianca tadi makanya saya berbicara seperti itu untuk menolak nona Bianca" Ujar pak Hendra.
" Wah pak Hendra memang hebat tak salah papa memilih pak Hendra sebagai kepercayaan papa selama ini karena kemampuan pak hendra membaca situasi sangat akurat" puji Abi. Pak hendra yang mendengar pujian dari bos kecilnya itu hanya bisa tersenyum.
" Jadi hari ini saya ngk ada pertemuan dengan siapa-siapa lagi kan pak, soalnya saya mau bertemu dengan gadis kecil ku pak" Ujar Abi sambil memain mata nya yang langsung dipahami oleh pak Hendra.
" Iya pak tidak ada, sekaranv waktu bebas pak Abi, Oh ya pak maaf saya lancang tapi bukan niat saya ikut campur hanya mau mengingatkan saja, jika pak Abi sudah menemukan wanita yang pak Abi inginkan segera pertemukan dengan tuan besar karena beliau selalu menunggu kabar baik ini dan saya bisa jamin siapapun pilihan pal Abi pasti tuan besar menyukainya juga?" ujar pak Hendra.
" Iya pasti pak" jawab Abi sambil melihat jam tangan nya yang ternyata sudah siang. Abi rencana pulang ke Apartemen nya dulu sebelum ketemu ama Renata.
Abi pun meninggalkan Pak hendra direstoran dan menuju apartemen yang tak jauh dari perusaahan juga hanya memakan waktu 10 menitan.
Skip langsung ya menjemput Renata.
Abi sudah menunggu di sekitar sekolah Renata. Sesuai pesan Renata, abi diminta memarkirkan mobilnya agak jauh dari gerbang. Tak lama seseorang mengetuk kaca mobil Abi ternyata Renata yang memang sudah menghafal mobil Abi.
__ADS_1
" Assalamu'alaikum mas" ujar Renata sambil meraih tangan Abi. Abi pun tersenyum manis saat mendapat perlakuan manis dari Renata.
" wa'alaikum salam sayang" Jawab Abi senyuman abi dibalas senyum dari Renata. Deg deg deg jantung Abi tak karuan saat melihat seyuman Renata.
" Mas kita makan dulu ya Rena laper" ujar Rena.
" Ok sayang" jawab Abi semangat. Abi pun melajukan mobilnya menuju sebuah restoran.Saat tiba disebuah restoran, Renata terkejut melihat restoran nya.
" Mas ini?" tanya
ikuti terus ya kelanjutan nya guesss
jangan lupa tambahkan novel ini
menjadi novel favorit kalian y
__ADS_1
dan jangan lupa like and commet ya...