INI KEHIDUPAN GUE

INI KEHIDUPAN GUE
08


__ADS_3

Akhir nya gue memencet tombol lift untuk lantai berikut nya yaitu lantai 11. Pintu lift terbuka. Gue berdiri tepan di sensir pintu lift sehingga otomatis lift tertahan dan tidak dapat tertutup.


" Maaf tuan tanpa mengurangi rasa hormat saya ke anda karena anda pasti lebih tua dari saya dan ada baiknya anda keluar dari lift ini dan gunakan lah lift khusus walaupun sampai detik ini saya tidak ingat siapa anda, karena saya perhatikan dari tadi udah ada 3 lantai orang ingin masuk kelift ini tapi tidak jadi masuk, sebab akibat yang tidak jelas, tapi setelah saya analisa kayak nya para pegawai karena melihat anda makanya mereka tidak jadi masuk, jadi untuk kebaikan karyawan semua nya sebaiknya tuan pindah kelift khusus disebelah karena saya masih melewati kurang lebih 14 lantai lagi" ujar gue panjang lebar.


Tapi penjelasan gue kayak ngk dianggap tuh, si cowok tetap diam dan hanya menatap gue sesekali melontarkan senyuman yang menurut gue lumayan manis. Beberapa menit gue tunggu tak kunjung laki laki itu bergeming dari posisi nya, akhirnya gue memutuskan untuk mengalah.


Gue sedikit bergeser sehingga lift pun tertutup dan gue lihat lift berlanjut kembali. Keputusan gue membuat gue harus menunggu lift untuk turun menjemput gue kembali. Sambil menunggu datang nya lift.Gue lihat lift karyawan berhenti di lantai 12 dan lift khusus bergerak dari lantai 12. Gue menganalisa bahwa tuh laki laki keluar dari lift karyawan dan melanjutkan perjalanan nya dengan lift khusus.


Sangkin fokus nya gue dengan laki laki tadi gue sampai lupa dengan sahabat gue ratna yang masih didalam lift. Gue coba menelpon ratna tapi tidak berhasil mungkin karena jaringan di lift tidak ada. Gue berdoa agar ratna mengingat lantai yang akan dituju sesuai informasi yang diberikan oleh mbk yang ada dimeja informasi tadi.


Gue pun menunggu datang nya lift. Sambil nunggu lift gue terus mencoba mengirim pesan ke ratna tapi ngk ada balasan dari ratna. Akhir nya lift yang gue tunggu datang juga. Gue memasuki lift yang keadaan kosong. Gue langsung memencet lantai 25. Saat tiba dilantai 25, gue celengak celenguk kanan kiri untuk mencari keberadaan seseorang siapapun itu tapi tak kunjung gue jumpai. Gue langsung menghubungi kak renal.

__ADS_1


" Hallo kak....gue udah dilantai 25, ruangan lue dimana kok disini ngk ada orang sama sekali?" tanya gue lewat hp.


" Ren ada lihat pintu kaca? nah lue masuk aja disitu, teman lue juga da disini" tanya dan seru kak renal disebrang telp sana. Gue memperhatikan sekeliling gue dan alhasil semua nya disini pintunya kaca semua.


" Setan lah....gimana si kak renal nyuruh masuk pintu kaca tapi disini semua pintu kaca" seru renata dalam hati. Gue duduk disebuah kursi disini. Gue mengirim pesan ke kak renal.


" Kak disini semua pintu kaca, gue bingung yang mana, jemput gue atau gue pulang nihh" gue mengirim pesan.


Disisi laen kak renal sudah membaca pesan dari gue. Kedua alisnya menyatu. Seorang sahabat nya menanyakan kedirinya.


" Lue baik baik aja renal?" tanya salah seorang sahabat nya kak renal.

__ADS_1


" Ni nih si renata gue suruh masuk pintu kaca malah ngomel dan ngancam" jawab kak renaldi ke sahabat nya


" Emang renata bilang apa?" tanya sahabat nya kembali. Kak renaldi tak menjawab pertanyaan sahabat nya itu malah memberikan hp nya ke sahabat nya itu, spontan sahabat nya itu tertawa.


" Ya iyalah dia ngomel kan emang kenyataan semua pintu disini kaca lue malah masuk kepintu kaca, ya dia bingung dong pintu kaca mana yang harus dia masuki, dan karena takut salah masuk ruangan makanya dia suruh jemput ama lue" seru sahabat nya. Pembicaraan 2 pria itu tak sadar ada sepasang aman memperhatikan mereka tak laen yaitu ratna yang sudah ada di ruangan bersama yang laen.


ikuti terus ya kelanjutan nya guesss


jangan lupa tambahkan novel ini


menjadi novel favorit kalian y

__ADS_1


dan jangan lupa like and commet ya...


__ADS_2