
Hallo reader....maaf ya baru up lagi setelah sekian lama...jangan marah atau kesal ya para reader...mulai sekarang akan up lagi oke...jangan lupa tinggalkan jejak like dan komen nya ya
.
.
.
.
.
.
selamat membaca kembali
Renaldi menggeser sebuah kursi agar dekat dengan ratna dan duduk di kursi tersebut. Sehingga jarak diantar mereka sangat lah dekat. Jantung ratna berpaju dengan sangat hebat nya.
" Ya tuhan apa gue mimpi ya bisa sedekat ini dengan kak renaldi?! Untung aja ni jantung buatan tuhan kalau buatan manusia udah mati kali gue" Gumam ratna dalam hatinya.
" Sini" seru kak renaldi
" Haahhh apa kak?" tanya ratna bingung. Tanpa menjelaskan kak renaldi langsung meraih tangan ratna yang terluka. Ratna sontak kaget saat kak renaldi memegang tangan nya. Tapi dia tahu niat kak renaldi hanyalah untuk mengobati luka nya.
" Kak.....ratna bisa sendiri" ujar ratna yang tak di gubris oleh ranaldi. Renaldi terus aja mengobati luka luka ratna dan menutup nya dengan perban.
" Wihhh kenapa jantung gue berdetak cepat begini....mudah mudahan ratna tidak mendengar nya kalau sempat dia mendengarnya mati gue...malu abis gue...." gumam renaldi dalam hati.
" Lain kali hati hati...kakak kesini hanya mau ngasi tugas rena yang ada didalam tas ini, besok dia tidak masuk" seru kak renaldi menyerahkan tas rena ke ratna.
__ADS_1
" Ehh i...iya kak...emang Rena kemana kak kok tugas nya diserahkan ke gue?" tanya ratna yang sengaja membuat kak renaldi biar lebih lama bersama dirinya.
" Lebih baik kamu tanya sendiri aja nanti kalau sudah jumpa orang nya, kalau gitu kakak permisi pulang dulu" jawab kak renaldi sekaligus keluar dari rumah ratna, meninggali ratna yang terdiam terbodoh.
Kak renaldi pun langsung masuk kedalam mobil dan meninggalkan rumah ratna.
" Issshh dasar, pria dingin.....pria anehh...ehhh aneh aneh tapi gue kok suka ya....hehhehheheh" gumam ratna kekeh sendiri setelah ditinggal kak renaldi. Ratna pun langsung menutup dan mengunci pintu rumah nya setelah kepergian kak renaldi dari rumah nya.
" Rena kenapa yaa....apa yang terjadi ama dia sampe - sampe ngk masuk sekolah, tumben amat....mmmm kayak nya besok aja deh gue nelp dia skrg da malam gue harus tidur kalau gue ngk tidur yang ada gue bakal telat lagi" seru ratna bicara sendiri dan segera masuk kedalam kamar nya.
Di sisi lain, renaldi yang sudah didalam mobil nya dan menjalankan mobilnya menuju rumah mengutuk jantung nya yang berdetak tak karuan saat dekat dengan ratna tadi.
" Apaan sih ni jantung, tumben amat berdetak kencang banget saat dekat dengan ratna tapi emang hari ni dia lebih cantik mungkin karena pakai baju biasa kali ya karena biasa nya gue kan lihat dia pakaian sekolah terus....ehhh apaan sih gue kok mikirin ratna terus sihh..." gumam joe dalam hati kesal.
Keesokan hari nya
Renata bangun dari tidur nya karena sunrise menyilaukan matanya dan mendapatkan mas abi sudah tidak ada. Renata pun keluar dari mobil tidak mencari mas abi dia malah berjalan menuju pantai menikmati angin sepoi-sepoi dan sunrise. Dari kejauhan mas abi telah melihat renata yang sedang menikmati sunrise lalu mas abi pun berjalan menuju renata.
" Maaf ya sayang" seru Mas Abi yang sekarang berdiri tepat disamping Renata.
" Maaf ya mas, Rena hanya takut kalau-kalau ada yang lihat, nanti dikira berbuat mesum lagi mas" ujar Renata
.
.
.
.
__ADS_1
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
ikuti terus ya kelanjutan nya guesss
jangan lupa tambahkan novel ini
__ADS_1
menjadi novel favorit kalian y
dan jangan lupa like and commet ya...